Tabung Pemadam Api Asi Ulang Sepertinya Anda ingin mengetahui tentang tabung pemadam api isi ulang. Berikut beberapa informasi penting mengenai hal ini:Tabung pemadam api isi ulang adalah alat pemadam kebakaran yang dapat
diisi kembali setelah digunakan atau setelah masa kadaluarsa bahan pemadamnya habis. Ini lebih ekonomis dibandingkan membeli tabung baru setiap kali isinya habis.

JENIS TABUNG PEMADAM API ISI ULANG
-
Dry Chemical Powder (DCP) – Serbuk kimia kering, efektif untuk kebakaran kelas A, B, dan C.
-
CO₂ (Karbon Dioksida) – Cocok untuk kebakaran listrik dan cairan mudah terbakar.
-
Foam (Busa AFFF) – Untuk kebakaran bahan cair seperti minyak dan bensin.
-
Water-Based – Untuk kebakaran kelas A (bahan padat seperti kayu dan kertas).
Kapan Harus Mengisi Ulang?
-
Setelah digunakan, meskipun hanya sedikit.
-
Jika tekanan dalam tabung berkurang (cek indikator tekanan).
-
Setelah masa berlaku bahan pemadam habis (biasanya 1–5 tahun tergantung jenisnya).
Di Mana Bisa Mengisi Ulang?
Banyak perusahaan atau jasa pemadam kebakaran yang menyediakan layanan isi ulang. Pastikan tempat isi ulang memiliki sertifikasi resmi agar kualitas bahan tetap terjamin.
Keuntungan Menggunakan Tabung Pemadam Api Isi Ulang
-
Lebih Hemat Biaya – Mengisi ulang lebih murah dibandingkan membeli tabung baru.
-
Ramah Lingkungan – Mengurangi limbah logam dari tabung bekas.
-
Selalu Siap Digunakan – Dengan perawatan rutin dan isi ulang tepat waktu, tabung selalu dalam kondisi optimal.
-
Memenuhi Standar Keamanan – Beberapa regulasi mewajibkan perusahaan memiliki alat pemadam yang siap pakai.
Proses Pengisian Ulang Tabung Pemadam Api
-
Pemeriksaan Awal – Teknisi akan mengecek kondisi tabung, katup, dan indikator tekanan.
-
Pengosongan Sisa Bahan – Jika masih ada isi, bahan lama akan dikeluarkan terlebih dahulu.
-
Pembersihan Tabung – Bagian dalam tabung dibersihkan agar tidak ada residu yang bisa mengganggu kinerja pemadam.
-
Pengisian Ulang – Tabung diisi dengan bahan pemadam sesuai jenisnya (DCP, CO₂, Foam, dll.).
-
Pengujian Tekanan – Tabung diuji untuk memastikan tekanan sudah sesuai standar.
-
Penyegelan dan Pelabelan – Setelah lolos uji, tabung disegel dan diberi label baru yang mencantumkan tanggal isi ulang dan tanggal kadaluarsa berikutnya.
Tips Memilih Jasa Isi Ulang Tabung Pemadam
✅ Pastikan bersertifikasi – Pilih penyedia layanan yang memiliki izin resmi.
✅ Cek kualitas bahan – Pastikan mereka menggunakan bahan berkualitas sesuai standar.
✅ Minta garansi – Beberapa penyedia jasa menawarkan garansi untuk memastikan tabung tetap dalam kondisi baik.
✅ Lihat ulasan pelanggan – Cek testimoni atau review untuk memastikan pelayanan mereka memuaskan.
PERAWATAN DAN PEMERIKSAAN TABUNG PEMADAM API
Agar tabung pemadam api tetap berfungsi dengan baik, lakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala:
1. Pemeriksaan Bulanan
🔹 Cek Indikator Tekanan – Pastikan jarum berada di zona hijau.
🔹 Periksa Segel dan Pin Keamanan – Pastikan tidak rusak atau hilang.
🔹 Pastikan Tidak Ada Kerusakan – Cek tabung dari karat, bocor, atau penyok.
🔹 Posisi dan Aksesibilitas – Pastikan tabung mudah dijangkau dalam keadaan darurat.
2. Perawatan Tahunan
✅ Lakukan Uji Tekanan (Hydrotest) – Direkomendasikan setiap 5 tahun untuk memastikan tabung masih kuat menahan tekanan.
✅ Bersihkan Nozzle dan Selang – Pastikan tidak ada sumbatan yang bisa menghambat penyemprotan.
✅ Cek Masa Kadaluarsa – Jika mendekati batas waktu, segera lakukan isi ulang.
Tanda-Tanda Tabung Pemadam Perlu Diganti atau Isi Ulang
⚠️ Tekanan berkurang meskipun tidak digunakan.
⚠️ Ada kerusakan fisik seperti karat, penyok, atau kebocoran.
⚠️ Bahan pemadam sudah kadaluarsa.
⚠️ Tabung terasa lebih ringan dari seharusnya.
Harga Isi Ulang Tabung Pemadam Api
Harga isi ulang bervariasi tergantung jenis dan kapasitas tabung:
💰 Dry Chemical Powder (DCP) 1 kg → Rp 50.000 – Rp 100.000
💰 CO₂ 2 kg → Rp 150.000 – Rp 250.000
💰 Foam 3 kg → Rp 200.000 – Rp 350.000
💰 Water-Based 6 kg → Rp 250.000 – Rp 400.000
1. Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk Alat Pemadam Api
Di Indonesia, alat pemadam api harus memenuhi standar SNI 03-3989-2000 yang mencakup:
✅ Kualitas dan jenis bahan pemadam yang digunakan
✅ Konstruksi tabung yang tahan tekanan
✅ Uji ketahanan terhadap suhu dan lingkungan ekstrem
✅ Mengisi ulang tabung pemadam api lebih ekonomis dan ramah lingkungan.
✅ Lakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan alat dalam kondisi baik.
✅ Gunakan metode PASS saat memadamkan api.
✅ Pastikan tempat isi ulang bersertifikat dan menggunakan bahan berkualitas.
Isi ulang pemadam api adalah proses mengisi kembali alat pemadam kebakaran (APAR) yang sudah digunakan atau mendekati masa kedaluwarsa agar tetap siap digunakan dalam keadaan darurat. Isi ulang ini dilakukan oleh penyedia jasa khusus yang memiliki peralatan dan bahan yang sesuai dengan jenis pemadam api yang digunakan.
Kapan APAR Perlu Diisi Ulang?
-
Setelah Digunakan – Sekalipun hanya sedikit, jika APAR sudah digunakan, perlu segera diisi ulang.
-
Masa Kedaluwarsa Habis – Biasanya setiap 1 tahun sekali untuk memastikan kualitas bahan pemadam tetap optimal.
-
Tekanan Turun – Cek manometer (jika ada). Jika jarum menunjuk ke zona merah, APAR perlu diisi ulang.
-
Segel Rusak atau Hilang – Jika segel pengaman rusak, APAR bisa mengalami kebocoran dan perlu dicek serta diisi ulang.
Jenis Media Pemadam Api dan Isi Ulangnya
-
APAR Powder (Serbuk Kimia Kering) – Umumnya berbahan dasar Monoammonium Phosphate.
-
APAR CO₂ (Karbon Dioksida) – Diisi ulang dengan gas CO₂ yang bertekanan tinggi.
-
APAR Foam (Busa) – Menggunakan cairan busa yang efektif untuk kebakaran berbasis minyak dan cairan mudah terbakar.
-
APAR Air Bertekanan – Menggunakan air dan bahan tambahan tertentu.
-
APAR Halotron / Clean Agent – Menggunakan gas Halon bebas residu.
Proses Isi Ulang APAR
-
Pemeriksaan kondisi tabung (cek kebocoran, karat, atau kerusakan lain).
-
Pengosongan media lama (jika masih ada sisa).
-
Pembersihan bagian dalam tabung.
-
Pengisian ulang dengan media pemadam yang sesuai.
-
Penutupan dan pemasangan segel baru.
-
Pengujian tekanan dan fungsionalitas.
-
Pemasangan label baru dengan tanggal isi ulang dan masa berlaku.
PENTINGNYA ISI ULANG APAR SECARA TERATUR
Mengisi ulang APAR bukan hanya sekadar formalitas, tetapi bagian dari prosedur keselamatan kerja untuk memastikan alat ini dapat berfungsi dengan baik saat dibutuhkan. Beberapa alasan utama isi ulang rutin antara lain:
✅ Mencegah kegagalan saat kebakaran terjadi
✅ Menjaga efektivitas media pemadam api
✅ Memenuhi standar keselamatan dan peraturan pemerintah
✅ Mencegah kerusakan tabung akibat korosi atau tekanan yang tidak stabil
PERBEDAAN ISI ULANG DAN HYDROTEST APAR
🔹 Isi Ulang APAR: Mengganti media pemadam dan memastikan tekanan sesuai standar. Dilakukan 1 tahun sekali atau setelah digunakan.
🔹 Hydrotest APAR: Pengujian ketahanan tabung terhadap tekanan tinggi untuk mendeteksi kebocoran atau kelemahan struktur. Dilakukan 5 tahun sekali atau jika ada indikasi kerusakan.
HARGA ISI ULANG APAR
TIPS MEMILIH TEMPAT ISI ULANG APAR
✔ Pilih penyedia jasa yang bersertifikat dan berpengalaman
✔ Pastikan mereka menggunakan media berkualitas sesuai standar
✔ Cek apakah mereka memberikan garansi dan segel baru setelah isi ulang
✔ Tanyakan apakah mereka melakukan pengujian tekanan dan kebocoran
CARA MERAWAT APAR SETELAH ISI ULANG
Agar APAR tetap dalam kondisi optimal setelah diisi ulang, penting untuk melakukan perawatan rutin. Berikut beberapa langkahnya:
🔹 Cek Manometer Secara Berkala
-
Jika jarum berada di zona hijau, tekanan masih normal.
-
Jika jarum berada di zona merah, segera lakukan pemeriksaan ulang atau isi ulang.
🔹 Pastikan APAR Tidak Terkena Sinar Matahari Langsung
-
Paparan sinar matahari dan panas berlebih dapat mempengaruhi tekanan tabung.
🔹 Bersihkan Tabung Secara Rutin
-
Lap permukaan tabung agar tidak terkena debu atau karat.
-
Hindari menyemprotkan air langsung ke tabung, terutama untuk APAR CO₂.
🔹 Periksa Segel dan Label Masa Berlaku
-
Pastikan segel masih utuh dan tidak rusak.
-
Cek tanggal isi ulang terakhir untuk memastikan masih dalam masa berlaku.
🔹 Letakkan APAR di Tempat yang Mudah Diakses
-
Jangan menempatkan APAR di sudut yang sulit dijangkau.
-
Pasang tanda atau stiker lokasi APAR agar mudah ditemukan saat darurat.
KAPAN HARUS MENGGANTI APAR, BUKAN HANYA ISI ULANG?
Meskipun isi ulang bisa memperpanjang usia pakai APAR, ada beberapa kondisi di mana penggantian APAR baru lebih disarankan:
1️⃣ Tabung Berkarat atau Bocor – Jika terdapat karat parah atau kebocoran, APAR tidak aman digunakan.
2️⃣ Masa Pakai Sudah Melebihi 10 Tahun – Sebaiknya ganti APAR baru setelah 10 tahun meskipun masih berfungsi.
3️⃣ APAR Tidak Lolos Hydrotest – Jika tabung gagal dalam pengujian tekanan, harus diganti.
4️⃣ Komponen Rusak – Jika pegangan, tuas, atau manometer mengalami kerusakan yang tidak bisa diperbaiki.
5️⃣ Jenis Media Tidak Lagi Sesuai – Jika risiko kebakaran di lokasi berubah, pertimbangkan mengganti dengan jenis APAR yang lebih sesuai.
TANDA-TANDA APAR TIDAK LAYAK PAKAI
✅ Manometer di zona merah
✅ Tabung penyok atau retak
✅ Tidak keluar media saat diuji semprot
✅ Segel hilang atau rusak tanpa alasan jelas
✅ Timbul suara gas bocor dari tabung
Jika menemukan tanda-tanda ini, segera lakukan pemeriksaan atau ganti APAR dengan yang baru.
JASA PENGECEKAN DAN KONSULTASI APAR
Selain isi ulang, beberapa penyedia jasa juga menawarkan layanan berikut:
🔍 Pengecekan Rutin – Inspeksi APAR sesuai standar SNI dan NFPA
🛠 Perbaikan – Servis komponen APAR yang rusak
💨 Hydrotest – Pengujian tekanan tabung
📋 Pelatihan Penggunaan APAR – Edukasi cara penggunaan untuk karyawan/tim
Jika Anda ingin daftar spesifik untuk kota tertentu, saya bisa mencari informasi terbaru untuk Anda. Silakan sebutkan lokasi yang Anda butuhkan! 😊🔥
Berikut adalah beberapa penyedia jasa isi ulang Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Jakarta yang dapat Anda pertimbangkan:
Jakarta Selatan, Indonesia Menyediakan layanan isi ulang APAR on-site dengan teknisi profesional dan peralatan memadai. Media pemadam berkualitas dan proses sesuai standar.
Jakarta Pusat, Indonesia Menawarkan layanan isi ulang APAR yang dapat ditunggu dengan harga terjangkau, serta promo aplikasi APAR gratis dan garansi 5 tahun.
Jakarta, Indonesia Menyediakan jasa isi ulang APAR on-site service dengan harga hemat dan praktis, didukung oleh teknisi berpengalaman dan media berkualitas.
Jakarta, Indonesia Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, GuardALL dipercaya oleh banyak instansi sebagai tempat isi ulang APAR terbaik di Jakarta.
Jakarta, Indonesia Menyediakan jasa isi ulang APAR dengan harga terjangkau, garansi tekanan tabung 2 tahun, dan media berkualitas dengan masa expired hingga 2 tahun.
Sebelum memilih penyedia jasa, pastikan untuk memeriksa reputasi dan ulasan pelanggan, serta memastikan bahwa layanan yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan Anda.
JENIS DAN FUNGSI ISI ULANG PEMADAM API (APAR) BERDASARKAN MEDIA
1. Dry Chemical Powder
✅ Fungsi: Digunakan untuk kebakaran kelas A (benda padat), B (cairan mudah terbakar), dan C (gas).
✅ Cocok untuk: Perkantoran, gudang, SPBU, rumah tangga, industri.
✅ Penempatan: Area dengan risiko kebakaran tinggi, seperti ruang mesin, dapur, atau bengkel.
2. Foam (Busa AFFF - Aqueous Film Forming Foam)
✅ Fungsi: Digunakan untuk kebakaran kelas A dan B, terutama kebakaran berbasis minyak dan bahan bakar.
✅ Cocok untuk: SPBU, bandara, pabrik kimia, kapal, restoran.
✅ Penempatan: Dekat area penyimpanan bahan bakar, restoran, dan fasilitas industri.
3. CO₂ (Karbon Dioksida)
✅ Fungsi: Efektif untuk kebakaran kelas B dan C, ideal untuk peralatan listrik karena tidak meninggalkan residu.
✅ Cocok untuk: Data center, server room, laboratorium, ruang kontrol listrik.
✅ Penempatan: Dekat panel listrik, ruang server, dan area dengan alat elektronik sensitif.
4. Halon Free (AFF 36 – Clean Agent)
✅ Fungsi: Alternatif ramah lingkungan untuk gas Halon, efektif untuk kebakaran kelas A, B, dan C.
✅ Cocok untuk: Perkantoran, museum, perpustakaan, pusat data.
✅ Penempatan: Area dengan barang berharga yang tidak boleh terkena residu pemadam, seperti ruang arsip atau laboratorium.
PENEMPATAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) YANG TEPAT
Agar APAR dapat digunakan dengan cepat saat terjadi kebakaran, perlu ditempatkan di lokasi strategis. Berikut panduan penempatan APAR berdasarkan jenis dan fungsinya:
1. APAR Dry Chemical Powder
🛠 Penempatan:
-
Dekat panel listrik dan mesin produksi
-
Gudang penyimpanan bahan baku
-
Ruang server dan area kerja perkantoran
-
Area parkir dan bengkel
2. APAR Foam (AFFF - Aqueous Film Forming Foam)
🚛 Penempatan:
-
SPBU dan tempat penyimpanan bahan bakar
-
Pabrik kimia atau industri dengan cairan mudah terbakar
-
Dapur komersial dan restoran
-
Hangar pesawat dan kapal
3. APAR CO₂ (Karbon Dioksida)
💻 Penempatan:
-
Ruang server dan data center
-
Laboratorium dan ruang kontrol elektronik
-
Pabrik elektronik dan industri percetakan
-
Bank dan fasilitas dengan peralatan listrik sensitif
4. APAR Halon Free (Clean Agent AFF 36)
📂 Penempatan:
-
Museum dan ruang arsip
-
Perpustakaan dan galeri seni
-
Ruang penyimpanan dokumen penting
-
Laboratorium farmasi dan rumah sakit
JARAK IDEAL PENEMPATAN APAR
-
Setiap 15 meter harus ada satu unit APAR
-
Diletakkan pada ketinggian 1 – 1,25 meter dari lantai
-
Dekat dengan jalur evakuasi dan pintu keluar
-
Mudah terlihat dan tidak terhalang barang






