Harga Refill Alat Pemadam Api

Harga Isi Ulang APAR 2025

Sebaiknya Anda menghubungi penyedia jasa isi ulang APAR terdekat untuk mendapatkan informasi harga yang lebih akurat. selalu perhatikan kualitas dari jasa isi ulang APAR,

dan pastikan tempat pengisian ulang APAR memiliki sertifikasi yang sesuai. Harga isi ulang pemadam api (APAR) bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti 

 

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA ISI ULANG APAR:

  • Jenis Media Pemadam:
    • Serbuk kimia kering (dry chemical powder): Umumnya lebih ekonomis.
    • Karbon dioksida (CO2): Lebih mahal karena prosesnya yang khusus.
    • Busa (foam): Harganya bervariasi tergantung jenis busa.
    • Gas clean agent: Biasanya yang paling mahal, karena teknologi dan bahan khususnya.
  • Ukuran Tabung APAR: Semakin besar kapasitas tabung, semakin banyak media yang dibutuhkan, sehingga harga isi ulang lebih tinggi.
  • Kondisi Tabung: Jika tabung mengalami kerusakan atau perlu perbaikan, akan ada biaya tambahan.
  • Penyedia Jasa: Setiap penyedia jasa memiliki tarif yang berbeda-beda.
  • Lokasi: Harga di kota besar mungkin berbeda dengan di daerah.
  • Sertifikasi: Penyedia jasa yang memiliki sertifikasi biasanya menawarkan harga yang sedikit lebih tinggi, tetapi menjamin kualitas.

 

HAL- HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SAAT ISI ULANG APAR:

  • Masa Kedaluwarsa: Periksa masa kedaluwarsa media pemadam dan tabung APAR.

  • Sertifikasi Penyedia Jasa: Pastikan penyedia jasa memiliki sertifikasi dari instansi yang berwenang.

  • Garansi: Tanyakan mengenai garansi setelah isi ulang.

  • Pemeriksaan Tabung: Pastikan tabung APAR diperiksa secara menyeluruh sebelum dan sesudah isi ulang.

  • Jenis Media yang Sesuai: Pastikan media pemadam yang digunakan sesuai dengan jenis risiko kebakaran di tempat Anda.

Tips Memilih Penyedia Jasa Isi Ulang APAR:

  • Cari penyedia jasa yang memiliki reputasi baik dan pengalaman.

  • Bandingkan harga dan layanan dari beberapa penyedia jasa.

  • Pastikan penyedia jasa memiliki peralatan dan teknisi yang memadai.

  • Minta referensi dari pelanggan lain.

Dengan memperhatikan faktor-faktor di atas, Anda dapat memastikan bahwa APAR Anda selalu dalam kondisi siap pakai dan mendapatkan layanan isi ulang yang berkualitas.

1. FREKUENSI ISI ULANG APAR:

  • Secara Berkala: APAR sebaiknya diisi ulang secara berkala, meskipun belum digunakan. Frekuensi ini tergantung pada jenis media pemadam dan rekomendasi pabrikan. Umumnya, APAR serbuk kimia kering perlu diisi ulang setiap 1-2 tahun, sedangkan APAR CO2 setiap 3-5 tahun.

  • Setelah Digunakan: Wajib hukumnya untuk mengisi ulang APAR setelah digunakan, bahkan jika hanya digunakan sedikit.

  • Pemeriksaan Rutin: Lakukan pemeriksaan rutin secara visual untuk memastikan tekanan tabung dalam kondisi normal dan tidak ada kerusakan.

2. PROSES ISI ULANG APAR:

  • Pemeriksaan Awal: Penyedia jasa akan memeriksa kondisi tabung, katup, selang, dan komponen lainnya.

  • Pengosongan Media: Media pemadam yang lama akan dikosongkan dengan aman.

  • Pembersihan Tabung: Tabung akan dibersihkan dari sisa-sisa media lama dan kotoran.

  • Pengisian Media Baru: Media pemadam yang baru akan diisi sesuai dengan jenis dan kapasitas APAR.

  • Pemeriksaan Tekanan: tekanan tabung akan diperiksa untuk memastikan sesuai dengan standar.

  • Uji Kebocoran: Tabung akan diuji untuk memastikan tidak ada kebocoran.

  • Pemasangan Segel dan Label: APAR yang telah diisi ulang akan disegel dan diberi label yang menunjukkan tanggal isi ulang dan masa kedaluwarsa.

4. PENTINGNYA PEMELIHARAAN APAR:

  • Keamanan: APAR yang berfungsi dengan baik sangat penting untuk keselamatan jiwa dan harta benda.

  • Kepatuhan: Pemeliharaan APAR yang rutin adalah bagian dari kepatuhan terhadap peraturan keselamatan kebakaran.

  • Efektivitas: APAR yang terawat dengan baik akan lebih efektif dalam memadamkan kebakaran.

Dengan memahami aspek-aspek ini, Anda dapat memastikan bahwa APAR di tempat Anda selalu dalam kondisi prima dan siap digunakan saat dibutuhkan.

Tentu, mari kita lanjutkan pembahasan mengenai isi ulang APAR dengan fokus pada aspek regulasi dan praktik terbaik:

REGULASI DAN STANDAR:

  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker):

    • Permenaker mengatur tentang persyaratan dan prosedur pemeliharaan APAR, termasuk frekuensi isi ulang dan standar kualitas.

    • Peraturan ini penting untuk memastikan bahwa APAR yang digunakan di tempat kerja memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.

  • Standar Nasional Indonesia (SNI):

    • SNI memberikan panduan teknis mengenai spesifikasi, pengujian, dan pemeliharaan APAR.

    • Penyedia jasa isi ulang APAR yang terpercaya akan mengikuti standar SNI untuk menjamin kualitas layanan mereka.

  • NFPA (National Fire Protection Association):

    • Meskipun merupakan standar internasional, NFPA seringkali dijadikan acuan dalam praktik pemadam kebakaran di Indonesia.

PRAKTIK TERBAIK DALAM ISI ULANG APAR:

  • Pemeriksaan Tabung Secara Menyeluruh:

    • Sebelum isi ulang, tabung APAR harus diperiksa secara visual dan teknis untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik, seperti karat, penyok, atau retak.

    • Pemeriksaan juga meliputi kondisi katup, selang, dan komponen lainnya.

  • Pengosongan dan Pembersihan Tabung:

    • Media pemadam yang lama harus dikosongkan secara menyeluruh dan tabung dibersihkan dari residu.

    • Ini penting untuk mencegah kontaminasi media pemadam yang baru dan memastikan kinerja APAR yang optimal.

  • Pengisian Media Pemadam yang Sesuai:

    • Media pemadam yang digunakan harus sesuai dengan jenis APAR dan risiko kebakaran di tempat tersebut.

    • Penyedia jasa isi ulang harus memiliki sertifikasi dan peralatan yang memadai untuk menangani berbagai jenis media pemadam.

  • Pengujian Tekanan dan Kebocoran:

    • Setelah pengisian, tekanan tabung harus diuji untuk memastikan berada dalam rentang yang ditetapkan.

    • Uji kebocoran juga penting untuk memastikan tidak ada kebocoran gas atau media pemadam.

  • Pemberian Label dan Segel:

    • APAR yang telah diisi ulang harus diberi label yang jelas mengenai tanggal isi ulang, jenis media pemadam, dan masa kedaluwarsa.

    • Segel juga harus dipasang untuk mencegah manipulasi.

  • Dokumentasi:

    • Penyedia jasa isi ulang yang profesional akan menyediakan dokumentasi lengkap mengenai proses isi ulang, termasuk hasil pengujian dan sertifikasi.

 

PENTINGNYA MEMILIH PENYEDIA JASA YANG TEPAT:

  • Pastikan penyedia jasa memiliki sertifikasi dan izin yang diperlukan.

  • Periksa reputasi dan pengalaman penyedia jasa.

  • Minta referensi dari pelanggan lain.

  • Pastikan penyedia jasa memiliki peralatan dan teknisi yang kompeten.

Dengan mengikuti praktik terbaik dan memilih penyedia jasa yang terpercaya, Anda dapat memastikan bahwa APAR Anda selalu dalam kondisi siap pakai dan efektif dalam melindungi Anda dari bahaya kebakaran.

Tentu, mari kita perdalam pembahasan isi ulang APAR dengan fokus pada aspek penting lainnya:

1. JENIS-JENIS MEDIA PEMADAM DAN PENGGUNAANNYA:

  • Serbuk Kimia Kering (Dry Chemical Powder):

    • Efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A (benda padat), B (cairan mudah terbakar), dan C (listrik).

    • Sangat populer karena serbaguna dan relatif murah.

  • Karbon Dioksida (CO2):

    • Cocok untuk kebakaran kelas B dan C.

    • Tidak meninggalkan residu, sehingga ideal untuk ruangan dengan peralatan elektronik sensitif.

    • Kurang efektif untuk kebakaran kelas A.

  • Busa (Foam):

    • Efektif untuk kebakaran kelas A dan B.

    • Membentuk lapisan busa yang menutupi permukaan bahan bakar, mencegah kontak dengan oksigen.

  • Gas Clean Agent:

    • Cocok untuk kebakaran kelas A, B, dan C.

    • Tidak merusak peralatan elektronik dan tidak meninggalkan residu.

    • Lebih ramah lingkungan dibandingkan beberapa jenis media pemadam lainnya.

    • Lebih mahal dibandingkan media lain.

2. PEMERIKSAAN DAN PEMELIHARAAN RUTIN:

  • Pemeriksaan Visual:

    • Periksa tekanan tabung, kondisi selang, dan nozzle secara berkala.

    • Pastikan tidak ada kerusakan fisik pada tabung.

    • Periksa segel dan label.

  • Pemeriksaan Tekanan:

    • Pastikan jarum tekanan berada dalam rentang hijau.

    • Jika tekanan terlalu rendah atau terlalu tinggi, APAR perlu diperiksa oleh teknisi.

  • Pemeriksaan Berkala oleh Teknisi:

    • Lakukan pemeriksaan berkala oleh teknisi yang kompeten untuk memastikan APAR dalam kondisi prima.

    • Pemeriksaan ini meliputi pengujian tekanan, uji kebocoran, dan pemeriksaan komponen internal.

3. LOKASI PENEMPATAN APAR:

  • Mudah Diakses:

    • Tempatkan APAR di lokasi yang mudah diakses dan terlihat jelas.

    • Hindari menempatkan APAR di tempat yang terhalang atau sulit dijangkau.

  • Dekat dengan Risiko Kebakaran:

    • Tempatkan APAR di dekat area dengan risiko kebakaran tinggi, seperti dapur, ruang server, atau ruang penyimpanan bahan mudah terbakar.

  • Penandaan yang Jelas:

    • Gunakan penandaan yang jelas untuk menunjukkan lokasi APAR.

4. PELATIHAN PENGGUNAAN APAR:

  • Pelatihan Karyawan:

    • Pastikan semua karyawan dilatih tentang cara menggunakan APAR dengan benar.

    • Pelatihan meliputi pengenalan jenis-jenis APAR, cara pengoperasian, dan tindakan keselamatan.

  • Simulasi Kebakaran:

    • Lakukan simulasi kebakaran secara berkala untuk melatih karyawan dalam penggunaan APAR.

5. DAMPAK LINGKUNGAN DARI MEDIA PEMADAM:

  • Pertimbangan Lingkungan:

    • Beberapa media pemadam dapat memiliki dampak negatif pada lingkungan, seperti potensi penipisan ozon atau kontaminasi tanah dan air.

    • Penting untuk memilih media pemadam yang lebih ramah lingkungan jika memungkinkan.

  • Pengelolaan Limbah:

    • Media pemadam yang kedaluwarsa atau sisa dari isi ulang harus dikelola dengan benar sesuai dengan peraturan lingkungan.

    • Penyedia jasa isi ulang yang bertanggung jawab akan memiliki prosedur untuk pengelolaan limbah yang aman.

6. TEKNOLOGI TERBARU DALAM APAR:

  • APAR Pintar:

    • Beberapa APAR dilengkapi dengan sensor dan teknologi IoT yang memungkinkan pemantauan jarak jauh dan pemberitahuan otomatis jika terjadi masalah.

    • Teknologi ini dapat meningkatkan efektivitas pemeliharaan dan respons terhadap kebakaran.

  • Media Pemadam yang Lebih Efisien:

    • Penelitian terus dilakukan untuk mengembangkan media pemadam yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

    • Media pemadam berbasis air dengan aditif khusus, misalnya, semakin populer karena efektivitasnya dalam memadamkan berbagai jenis kebakaran.

7. Audit dan Inspeksi Keselamatan Kebakaran:

  • Pemeriksaan Rutin:

    • Audit dan inspeksi keselamatan kebakaran rutin penting untuk memastikan bahwa APAR ditempatkan dengan benar, dalam kondisi baik, dan sesuai dengan risiko kebakaran.

    • Inspeksi ini juga mencakup pemeriksaan sistem pemadam kebakaran lainnya, seperti sprinkler dan hidran.

  • Dokumentasi:

    • Dokumentasikan semua pemeriksaan, pemeliharaan, dan isi ulang APAR.

    • Dokumentasi ini penting untuk kepatuhan terhadap peraturan dan untuk melacak riwayat pemeliharaan APAR.

8. Tanggung Jawab Hukum:

  • Kepatuhan Terhadap Peraturan:

    • Pemilik atau pengelola bangunan bertanggung jawab secara hukum untuk memastikan bahwa APAR dipelihara dan diisi ulang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    • Kegagalan untuk mematuhi peraturan dapat mengakibatkan sanksi hukum dan tanggung jawab atas kerugian akibat kebakaran.

  • Asuransi:

    • Perusahaan asuransi seringkali mensyaratkan bahwa APAR dipelihara dan diisi ulang secara teratur sebagai bagian dari persyaratan polis.

9. Pelatihan Penggunaan APAR yang Mendalam:

  • Simulasi Kebakaran yang Realistis:

    • Pelatihan harus mencakup simulasi kebakaran yang realistis, menggunakan peralatan dan bahan yang aman.

    • Ini akan membantu peserta untuk mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri dalam menggunakan APAR.

  • Penggunaan APAR dalam Berbagai Skenario:

    • Pelatihan harus mencakup penggunaan APAR dalam berbagai skenario kebakaran, termasuk kebakaran kecil, kebakaran besar, dan kebakaran yang melibatkan berbagai jenis bahan bakar.

  • Pemeliharaan APAR oleh Pengguna:

    • Peserta pelatihan juga harus diajarkan tentang cara melakukan pemeriksaan visual dan pemeliharaan dasar APAR.

10. Integrasi APAR dengan Sistem Pemadam Kebakaran Lainnya:

  • Sistem Sprinkler dan Hidran:

    • APAR harus diintegrasikan dengan sistem pemadam kebakaran lainnya, seperti sprinkler dan hidran, untuk menciptakan sistem pemadam kebakaran yang komprehensif.

    • Integrasi ini akan memastikan bahwa semua sumber daya pemadam kebakaran digunakan secara efektif dalam keadaan darurat.

  • Sistem Alarm Kebakaran:

    • APAR juga harus diintegrasikan dengan sistem alarm kebakaran untuk memberikan peringatan dini tentang kebakaran dan memungkinkan respons yang cepat.

11. Aspek Ergonomi dalam Penempatan dan Penggunaan APAR:

  • Aksesibilitas:

    • APAR harus ditempatkan di lokasi yang mudah diakses oleh semua orang, termasuk orang dengan disabilitas.

    • Penempatan harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti tinggi penempatan, jarak dari pintu, dan lebar lorong.

  • Kemudahan Penggunaan:

    • APAR harus dirancang agar mudah digunakan oleh orang-orang dari berbagai ukuran dan kekuatan.

    • Tuas dan pegangan harus mudah dioperasikan, dan petunjuk penggunaan harus jelas dan ringkas.

12. Perkembangan Standar dan Teknologi APAR:

  • Standar Internasional:

    • Ikuti perkembangan standar internasional terbaru, seperti NFPA dan ISO, untuk memastikan bahwa APAR Anda memenuhi standar keselamatan tertinggi.

  • Inovasi Teknologi:

    • Pantau inovasi teknologi dalam bidang APAR, seperti media pemadam baru, sensor cerdas, dan sistem pemantauan jarak jauh.

13. Manajemen Risiko Kebakaran yang Komprehensif:

  • Identifikasi Risiko:

    • Lakukan identifikasi risiko kebakaran secara menyeluruh di semua area bangunan atau tempat kerja.

    • Identifikasi jenis-jenis bahan mudah terbakar, sumber-sumber penyalaan, dan potensi bahaya kebakaran lainnya.

  • Penilaian Risiko:

    • Lakukan penilaian risiko untuk menentukan tingkat keparahan dan kemungkinan terjadinya kebakaran.

    • Gunakan hasil penilaian risiko untuk menentukan jenis dan jumlah APAR yang diperlukan.

  • Pengendalian Risiko:

    • Terapkan langkah-langkah pengendalian risiko untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran, seperti penyimpanan bahan mudah terbakar yang aman, pemeliharaan peralatan listrik yang rutin, dan pelatihan pencegahan kebakaran.

  • Perencanaan Tanggap Darurat:

    • Kembangkan rencana tanggap darurat kebakaran yang jelas dan komprehensif.

    • Rencana ini harus mencakup prosedur evakuasi, penggunaan APAR, dan koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.

14. Peran Teknologi dalam Pemantauan APAR:

  • Sistem Pemantauan Jarak Jauh:

    • Gunakan sistem pemantauan jarak jauh untuk memantau kondisi APAR secara real-time.

    • Sistem ini dapat memberikan peringatan otomatis jika tekanan tabung rendah, APAR hilang, atau terjadi masalah lainnya.

  • Aplikasi Seluler:

    • Gunakan aplikasi seluler untuk mencatat riwayat pemeliharaan APAR, menjadwalkan inspeksi, dan mengakses informasi penting lainnya.

15. Pentingnya Edukasi dan Kesadaran Masyarakat:

  • Kampanye Keselamatan Kebakaran:

    • Lakukan kampanye keselamatan kebakaran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran dan pentingnya pencegahan kebakaran.

    • Kampanye ini dapat mencakup pelatihan penggunaan APAR, simulasi kebakaran, dan penyebaran informasi melalui media sosial dan saluran komunikasi lainnya.

  • Pelatihan untuk Anak-Anak:

    • Ajarkan anak-anak tentang bahaya kebakaran dan cara-cara untuk mencegah kebakaran.

    • Ajarkan mereka tentang cara memanggil petugas pemadam kebakaran dan cara evakuasi yang aman.

16. Audit dan Sertifikasi APAR oleh Pihak Ketiga:

  • Audit Independen:

    • Lakukan audit independen oleh pihak ketiga untuk memastikan bahwa program pemadam kebakaran Anda memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

    • Audit ini dapat membantu mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan.

  • Sertifikasi:

    • Dapatkan sertifikasi APAR dari lembaga sertifikasi yang terakreditasi.

    • Sertifikasi ini menunjukkan bahwa APAR Anda telah diuji dan memenuhi standar kualitas dan keselamatan yang ditetapkan.

Dengan memperhatikan aspek-aspek ini, Anda dapat memastikan bahwa program pemadam kebakaran Anda komprehensif, efektif, dan berkelanjutan.

Harga isi ulang Alat Pemadam Api Ringan (APAR) per kg bervariasi tergantung pada jenis media pemadamnya. Berikut adalah perkiraan harga berdasarkan informasi dari beberapa sumber:

  • Serbuk Kimia Kering (Dry Chemical Powder):

    • Harga mulai dari sekitar Rp 29.925 hingga Rp 39.000 per kg.

  • Karbon Dioksida (CO2):

    • Harga mulai dari sekitar Rp 25.000 hingga Rp 45.000 per kg.

  • Busa (Foam):

    • Harga cukup bervariasi tergantung jenis busa (AFFF Foam 3% atau 6%), mulai dari sekitar Rp 43.575 hingga Rp 60.025 per kg.

  • Gas Clean Agent (Liquid Gas):

    • Harga paling mahal, mulai dari sekitar Rp 416.000 hingga Rp 480.000 per kg.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga:

  • Jenis media pemadam

  • Kualitas media pemadam

  • Penyedia jasa isi ulang

  • Lokasi penyedia jasa

  • Kondisi tabung APAR

Catatan Penting:

  • Harga di atas adalah perkiraan dan dapat berubah sewaktu-waktu.

  • Pastikan untuk memilih penyedia jasa isi ulang APAR yang terpercaya dan memiliki sertifikasi.

  • Pastikan penyedia jasa memberikan garansi setelah melakukan pengisian ulang.

Untuk mendapatkan informasi harga yang lebih akurat, disarankan untuk:

  • Menghubungi langsung penyedia jasa isi ulang APAR di wilayah Anda.

  • Meminta penawaran harga dari beberapa penyedia jasa untuk perbandingan.

  • Memastikan media yang diisikan ulang memiliki sertifikat resmi.


 

Harga Refill Pemadam Api 3 kg ​Harga isi ulang (refill) tabung pemadam api ringan (APAR) 3 kg di Jakarta bervariasi tergantung pada jenis media pemadam yang digunakan dan penyedia layanan.

Berikut adalah beberapa informasi harga yang dapat dijadikan referensi:​

JENIS MEDIA

HARGA PER KG

TOTAL HARGA UNTUK 3 KG

Harga Refill Alat Pemadam Api 3 kg Powder

Rp 29.925

Rp 179.550

Harga Refill Alat Pemadam Api 3 kg CO₂

Rp 44.975

Rp 239.850

Harga Refill Alat Pemadam Api 3 kg AFFF Foam

Rp 43.575

Rp 231.450

Harga Refill Alat Pemadam Api 3 kg Liquid Gas

Rp 473.025

Rp 2.838.150

Harga Refill Alat Pemadam Api 3 kgPowder

Rp 42.500

Rp 255.000

Harga Refill Alat Pemadam Api 3 kg Foam

Rp 29.137

Rp 175.000

 

Harap diperhatikan bahwa harga di atas belum termasuk PPN 11% dan dapat berubah sewaktu-waktu. Disarankan untuk menghubungi langsung penyedia layanan terkait untuk mendapatkan informasi terkini dan memastikan ketersediaan layanan di area Anda.​

1. Jenis Media Pemadam Api

  • Powder (Dry Chemical Powder): Cocok untuk kebakaran kelas A (benda padat), B (cairan), dan C (gas).

  • CO₂ (Carbon Dioxide): Efektif untuk kebakaran listrik dan area tertutup.

  • Foam (AFFF - Aqueous Film Forming Foam): Digunakan untuk kebakaran akibat minyak dan bahan mudah terbakar lainnya.

  • Liquid Gas (Clean Agent Gas): Aman untuk peralatan elektronik dan tidak meninggalkan residu.

2. Faktor yang Mempengaruhi Harga Refill

  • Jenis media pemadam – Setiap jenis memiliki harga berbeda, dengan liquid gas sebagai yang paling mahal.

  • Kualitas isi ulang – Pastikan menggunakan bahan berkualitas agar efektivitas pemadam tetap terjaga.

  • Lokasi layanan – Biaya bisa bervariasi tergantung daerah dan penyedia jasa.

  • Sertifikasi dan standar – Pastikan layanan refill memiliki sertifikasi resmi untuk menjamin keamanan.

3. Rekomendasi Tempat Refill APAR

Jika Anda ingin mencari penyedia refill di area tertentu, 

Sebelum dan setelah mengisi ulang pemadam api, pastikan kualitasnya dengan langkah berikut:

Cek Segel & Label Refill – Pastikan APAR memiliki segel baru dan label pengisian ulang terbaru dari penyedia jasa.
Periksa Berat Tabung – Bandingkan berat sebelum dan sesudah isi ulang untuk memastikan volume media pemadam sudah sesuai.
Lihat Kondisi Valve & Selang – Pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada valve dan selang.
Tekanan APAR – Jika APAR memiliki pressure gauge (indikator tekanan), pastikan jarumnya berada di area hijau.
Tes Semprot (Opsional) – Beberapa penyedia refill menawarkan uji coba semprot untuk memastikan APAR berfungsi dengan baik.

5. Waktu Ideal untuk Refill APAR

🔹 Setiap 1 tahun sekali untuk memastikan efektivitas bahan pemadam.
🔹 Setelah digunakan, meskipun hanya sedikit, segera lakukan isi ulang.
🔹 Jika tekanan berkurang, meskipun belum digunakan, segera periksa dan isi ulang.
🔹Jika ada perubahan warna atau bau (pada media tertentu seperti foam atau liquid gas), segera lakukan pengecekan.

3. Biaya Tambahan yang Mungkin Dibutuhkan

💰 Biaya servis & perawatan – Beberapa penyedia jasa menawarkan paket servis lengkap dengan biaya tambahan.
💰 Penggantian sparepart – Jika valve, selang, atau bagian lain rusak, mungkin ada biaya tambahan untuk penggantian.
💰 Pengiriman atau jasa antar-jemput – Jika Anda tidak bisa datang ke tempat refill, beberapa penyedia menawarkan layanan antar-jemput APAR.

8. Tips Memilih Penyedia Jasa Refill APAR

Agar mendapatkan layanan isi ulang yang berkualitas dan sesuai standar, pertimbangkan hal berikut:

Cek Legalitas & Sertifikasi – Pastikan penyedia jasa memiliki izin resmi dan sertifikasi dari lembaga terkait, seperti Dinas Pemadam Kebakaran atau SNI.
Bandingkan Harga – Jangan hanya tergiur harga murah. Pastikan harga sesuai dengan kualitas bahan pemadam yang digunakan.
Baca Review & Testimoni – Cek ulasan pelanggan sebelumnya untuk mengetahui pengalaman mereka dengan penyedia jasa tersebut.
Pastikan Garansi Layanan – Penyedia terpercaya biasanya memberikan garansi jika terjadi masalah setelah refill.
Pilih yang Menawarkan Layanan Lengkap – Beberapa tempat refill juga menyediakan inspeksi, perbaikan, hingga penggantian komponen APAR jika diperlukan.

9. Cara Memesan Jasa Refill APAR

📞 Hubungi penyedia layanan – Bisa melalui telepon, WhatsApp, atau website resmi mereka.
📍 Datangi langsung tempat refill – Jika memungkinkan, bawa tabung ke lokasi untuk menghemat biaya transportasi.
🚚 Gunakan layanan antar-jemput – Beberapa penyedia menawarkan pengambilan dan pengantaran tabung setelah refill.
📄 Pastikan mendapatkan bukti refill – Minta nota atau sertifikat isi ulang untuk memastikan legalitas dan garansi layanan.

11. Perawatan APAR Setelah Refill

Agar tabung pemadam api tetap dalam kondisi optimal setelah diisi ulang, lakukan perawatan rutin berikut:

🔹 Pemeriksaan Bulanan

  • Cek segel keamanan dan pastikan tidak ada kerusakan.

  • Pastikan jarum pada pressure gauge masih di zona hijau.

  • Bersihkan tabung dari debu atau kotoran yang bisa mengurangi umur pemakaian.

🔹 Penyimpanan yang Benar

  • Simpan di tempat yang mudah dijangkau dan tidak terhalang benda lain.

  • Hindari tempat yang terlalu panas atau lembap untuk mencegah korosi.

  • Gunakan bracket atau gantungan untuk menjaga tabung tetap stabil.

🔹 Pengecekan Tekanan Setiap 3 Bulan

  • Meskipun tidak digunakan, tekanan dalam tabung bisa berkurang seiring waktu.

  • Jika tekanan berkurang, segera lakukan isi ulang ulang.

🔹 Uji Coba Berkala

  • Lakukan uji coba semprot setidaknya setahun sekali untuk memastikan kelayakan fungsi.

  • Jika APAR tidak mengeluarkan media pemadam dengan baik, segera perbaiki atau isi ulang.

12. Umur Pakai Tabung APAR

Meskipun diisi ulang secara rutin, tabung APAR memiliki umur pakai terbatas:

Tabung APAR Powder & Foam: 5-10 tahun
Tabung APAR CO₂ & Clean Agent: 10-15 tahun
Penggantian setelah 5 tahun – Beberapa perusahaan menetapkan kebijakan untuk mengganti APAR setiap 5 tahun demi keamanan.

13. Apa yang Harus Dilakukan Jika APAR Tidak Berfungsi?

Jika tabung pemadam api tidak bisa digunakan meskipun sudah diisi ulang, segera lakukan langkah berikut:

1️⃣ Cek tekanan pada gauge – Jika jarum berada di zona merah, kemungkinan terjadi kebocoran atau kehilangan tekanan.
2️⃣ Periksa kondisi valve dan selang – Pastikan tidak ada penyumbatan atau kebocoran.
3️⃣ Coba goyangkan tabung – Pada jenis powder, media pemadam bisa menggumpal jika tidak sering diperiksa.
4️⃣ Segera bawa ke penyedia jasa refill – Jika APAR tetap tidak berfungsi, lakukan perbaikan atau penggantian unit.

Jika Anda butuh rekomendasi tempat refill atau layanan inspeksi APAR, beri tahu saya lokasi Anda supaya saya bisa mencarikan tempat terbaik! 🚒🔥 Sepertinya saya sudah memberikan semua informasi terkait refill pemadam api 3 kg, termasuk jenis media, harga, cara memilih penyedia refill, perawatan APAR, hingga solusi jika APAR tidak berfungsi.

Related Articles

Harga Refill Alat Pemadam Api Foam

Harga Refill Alat Pemadam Api Halon Free AF- 31

Harga Refill Alat Pemadam Api Murah

Kontak

WA- 081317980707

 HP- 0822 7796 0808

Tlp+6221-38799105

 Info@Lavindosafety.com

Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok O-41, Jl. Letjen Suprapto , Jakarta Pusat 10640

 

Visitor Counter

United States of America 50.0% United States of America
Indonesia 26.2% Indonesia
Taiwan, Province of China 5.1% Taiwan, Province of China
Brazil 2.8% Brazil

Total:

43

Countries
000007
Today: 2
This Week: 10
This Month: 19
This Year: 19

Google Maps

Sertifikat