Harga alat pemadam api (APAR) bervariasi tergantung pada jenis, kapasitas, dan merek. Berikut adalah beberapa contoh harga APAR

berbeda tergantung pada distributor atau penjual. Disarankan untuk memeriksa harga terkini dan memastikan spesifikasi produk sesuai dengan kebutuhan Anda sebelum melakukan pembelian.beda juga rekomendasi alat pemadam yang cocok! Oke! Berikut beberapa hal penting yang bisa kamu pertimbangkan sebelum membeli alat pemadam api (APAR): Kalau kamu butuh info lebih lanjut, bisa kasih tahu spesifikasi atau kebutuhan khususnya? Misalnya, buat rumah, kantor, kendaraan, atau area industri? Soalnya beda tempat, Harga Alat Pemadam Api Murah

1. JENIS-JENIS APAR DAN KEGUNAANNYA
🔹 APAR Powder (Serbuk Kimia Kering - ABC) Sepertinya yang Anda maksud adalah "APAR Powder (Serbuk Kimia Kering - ABC)." Ini adalah jenis bubuk kimia kering yang digunakan dalam alat pemadam kebakaran. Bubuk ini umumnya dikenal sebagai bubuk ABC, di mana "A" berarti bahan padat (seperti kayu atau kertas), "B" berarti cairan yang mudah terbakar, dan "C" berarti kebakaran listrik. Bubuk ini terbuat dari campuran monoamonium fosfat dan bahan kimia lainnya, yang bekerja secara efektif untuk memadamkan api dengan menghentikan reaksi kimia pembakaran. Harga Alat Pemadam Api Serbuk Kimia Tahan Korosi
Apakah ada hal spesifik yang ingin Anda ketahui tentang APAR Powder? Atau apakah Anda memerlukan detail tentang cara kerja, penggunaan, atau panduan keselamatannya?
- Cocok untuk kebakaran kelas A (benda padat), B (cairan mudah terbakar), dan C (gas).
- Banyak digunakan di rumah, kantor, kendaraan, dan industri umum.
- Contoh: APAR Dry Chemical Powder 3 kg (~Rp300.000 - Rp600.000).
🔹 APAR CO₂ (Karbon Dioksida - BC)
APAR CO₂ (Alat Pemadam Api Ringan Karbon Dioksida - BC) adalah jenis pemadam api yang menggunakan gas karbon dioksida (CO₂) sebagai media pemadam. APAR jenis ini efektif untuk kebakaran kelas B dan C, yaitu:
- Kelas B: Kebakaran yang disebabkan oleh cairan yang mudah terbakar seperti bensin, minyak, alkohol, cat.
- Kelas C: Kebakaran yang melibatkan peralatan listrik bertegangan.
Karakteristik APAR CO₂:
- Bentuk media: Gas CO₂ bertekanan tinggi, disimpan dalam bentuk cair dalam tabung.
- Mekanisme kerja: CO₂ menyelimuti area kebakaran dan menggantikan oksigen, sehingga api padam karena kekurangan oksigen.
- Tidak meninggalkan residu: Tidak merusak perangkat elektronik, cocok digunakan di ruang server, ruang panel listrik, atau laboratorium.
- Tidak konduktif: Aman untuk kebakaran akibat korsleting listrik.
- Berbunyi keras dan mengeluarkan asap putih saat digunakan, karena perbedaan tekanan dan suhu.
Kelebihan:
- Tidak meninggalkan sisa (clean agent).
- Efektif untuk kebakaran akibat listrik.
- Cepat menurunkan suhu di area kebakaran kecil.
Kekurangan:
- Tidak cocok untuk ruang terbuka (CO₂ bisa cepat menguap).
- Tidak cocok untuk kebakaran kelas A (benda padat seperti kertas, kayu).
- Dapat menyebabkan sesak napas jika digunakan di ruang tertutup tanpa ventilasi.
- Cocok untuk kebakaran kelas B (cairan mudah terbakar) dan C (gas).
- Aman untuk perangkat elektronik karena tidak meninggalkan residu.
- Banyak dipakai di server room, ruang listrik, dan laboratorium.
- Contoh: APAR CO₂ 3,2 kg (~Rp1.000.000 - Rp1.500.000).
🔹 APAR Foam (Busa - AFFF) APAR Foam (Busa - AFFF) refers to a type of fire extinguisher that uses AFFF (Aqueous Film Forming Foam), commonly known as busa in Bahasa Indonesia, to suppress fires. Here's a breakdown:
🔥 What is AFFF (Aqueous Film Forming Foam)?
- AFFF is a foam-based fire extinguishing agent that forms a film on the surface of flammable liquids.
- It rapidly spreads across burning fuels, cutting off oxygen and cooling the fire.
- Used to suppress Class B fires (flammable liquids like gasoline, diesel, oils).
✅ Key Features of APAR Foam (AFFF):
- Effective against hydrocarbon fires (petrol, diesel, etc.).
- Creates a blanket of foam that prevents re-ignition.
- Contains water and surfactants (and sometimes fluorinated compounds).
- Often used in airports, oil facilities, warehouses, and fuel storage areas.
🔥 Classes of Fire it Fights:
- Class B: Flammable liquids.
- Class A: Limited effectiveness on solids (wood, paper) due to water content.
⚠️ Not Suitable For:
- Electrical fires (Class C): Because AFFF conducts electricity.
- Cooking oil fires (Class K/F): May splash and spread the burning liquid.
- Cocok untuk kebakaran kelas A (benda padat) dan B (cairan mudah terbakar).
- Digunakan di SPBU, gudang bahan bakar, dan area industri minyak.
- Contoh: APAR Foam 9 liter (~Rp900.000 - Rp1.500.000).
🔹 APAR Halotron / Clean Agent APAR Halotron/Clean Agent" mengacu pada jenis alat pemadam api yang menggunakan Halotron, yaitu alat pemadam api jenis clean agent. Berikut penjelasannya:
🔥 Apa itu APAR?
APAR adalah singkatan dari Light Fire Extinguisher, yang dalam bahasa Indonesia berarti Alat Pemadam Api Ringan.
🧯 Apa itu Halotron?
Halotron adalah agen pemadam api gas bersih. Ini adalah hidroklorofluorokarbon (HCFC)—khususnya, Halotron I adalah HCFC-123. Ini digunakan sebagai pengganti Halon 1211, yang dihapuskan karena masalah penipisan ozon.
✅ Keunggulan Alat Pemadam Halotron/Clean Agent: Tidak meninggalkan residu—ideal untuk peralatan elektronik, ruang server, dan peralatan sensitif. Non-konduktif—aman untuk kebakaran listrik (Kelas C).
Efektif pada:
- Kebakaran Kelas A (bahan mudah terbakar seperti kertas, kayu)
- Kebakaran Kelas B (cairan yang mudah terbakar)
- Kebakaran Kelas C (listrik peralatan)
- Lebih aman bagi lingkungan daripada Halon (potensi penipisan ozon rendah).
⚠️ Pertimbangan: Lebih mahal daripada alat pemadam kimia kering biasa. Memerlukan personel terlatih untuk mengoperasikannya dengan benar.
- Cocok untuk semua kelas kebakaran (A, B, C) dan aman untuk perangkat elektronik.
- Digunakan di perkantoran, ruang server, dan pesawat.
- Contoh: APAR Halotron 2 kg (~Rp1.000.000 - Rp2.000.000).
2. Kapasitas APAR yang Dibutuhkan
- 1-3 kg → Mobil, motor, ruangan kecil.
- 3-6 kg → Kantor, rumah, apartemen.
- 9 kg ke atas → Gudang, pabrik, area industri besar.
3. Harga Isi Ulang APAR
- Serbuk (Dry Powder) → Rp50.000 - Rp200.000.
- CO₂ → Rp150.000 - Rp500.000.
- Foam → Rp100.000 - Rp300.000.
- Halotron → Rp500.000 - Rp2.000.000.
4. Tips Membeli APAR
✅ Cek tanggal kedaluwarsa dan tekanan tabung.
✅ Beli dari distributor resmi untuk garansi & sertifikat.
✅ Periksa perlengkapan tambahan seperti braket untuk pemasangan di dinding atau kendaraan.
5. Cara Menggunakan APAR dengan Metode PASS
🔹 Pull → Tarik pin pengaman.
🔹 Aim → Arahkan nozzle ke sumber api.
🔹 Squeeze → Tekan tuas untuk menyemprotkan bahan pemadam.
🔹 Sweep → Gerakkan nozzle dari sisi ke sisi untuk memadamkan api secara merata.
⚠️ Tips Tambahan:
- Jangan panik! Pastikan kamu berada di posisi yang aman sebelum menggunakan APAR.
- Berdirilah sekitar 1-2 meter dari sumber api.
- Jika api terlalu besar dan tidak bisa dikendalikan, segera evakuasi dan hubungi pemadam kebakaran.
6. Perawatan dan Pemeriksaan Rutin APAR Agar selalu siap digunakan, APAR perlu diperiksa dan dirawat secara berkala:
✅ Pengecekan Bulanan
- Pastikan jarum indikator tekanan masih di zona hijau (tidak terlalu tinggi/rendah).
- Periksa segel dan pin pengaman, jangan sampai rusak atau hilang.
- Pastikan APAR tidak bocor atau berkarat.
✅ Pengecekan Tahunan
- Lakukan servis dan isi ulang jika bahan pemadam sudah kedaluwarsa.
- Untuk APAR CO₂, timbang tabung untuk memastikan tidak ada kebocoran gas.
✅ Masa Kedaluwarsa
- APAR umumnya bertahan 3-5 tahun sebelum harus diisi ulang atau diganti.
- Pastikan selalu membeli APAR baru jika tabung sudah melewati umur maksimal.
7. Rekomendasi Tempat Meletakkan APAR harus mudah diakses dan terlihat jelas. Berikut beberapa lokasi yang disarankan:
🏠 Di Rumah
- Dekat dapur (tapi jangan terlalu dekat dengan kompor).
- Dekat pintu keluar atau tangga darurat.
- Garasi atau area parkir kendaraan.
🏢 Di Kantor/Pabrik
- Di dekat pintu keluar darurat.
- Dekat panel listrik atau ruang server.
- Gudang atau tempat penyimpanan bahan bakar.
🚗 Di Kendaraan
- Di bawah kursi pengemudi atau di bagasi.
- Gunakan braket khusus agar APAR tidak bergeser saat kendaraan bergerak.
8. Regulasi & Kewajiban Memiliki APAR Di Indonesia, beberapa regulasi mewajibkan penggunaan APAR di tempat tertentu:
- Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER-04/MEN/1980 → Setiap tempat kerja wajib memiliki APAR.
- Peraturan Kepolisian (Permenhub No. PM 74 Tahun 2021) → Mobil angkutan umum dan kendaraan tertentu wajib memiliki APAR.
9. Jenis-Jenis Kebakaran dan APAR yang Tepat Sebelum memilih APAR, penting untuk tahu kelas kebakaran agar alat yang digunakan efektif.
| KELAS | JENIS KEBAKARAN | APAR YANG COCOK |
|---|---|---|
| 🔥 Kelas A | Benda padat (kayu, kertas, kain, plastik) | Foam, Air, Powder ABC |
| 🔥 Kelas B | Cairan mudah terbakar (bensin, minyak, thinner) | Foam, Powder ABC, CO₂ |
| 🔥 Kelas C | Gas mudah terbakar (LPG, CNG, metana) | Powder ABC, CO₂ |
| 🔥 Kelas D | Logam mudah terbakar (magnesium, aluminium) | APAR khusus logam (Metal Fire Extinguisher) |
| 🔥 Kelas K (F) | Minyak goreng, lemak masak (restoran, dapur) | Wet Chemical (Khusus dapur) |
PENTING!
- Jangan gunakan APAR berbasis air pada kebakaran listrik atau minyak, karena bisa menyebabkan sengatan listrik atau memperparah api!
- Untuk kebakaran di restoran atau dapur, gunakan APAR Wet Chemical yang dirancang khusus untuk memadamkan minyak panas.
- 10. Perbedaan APAR Portable vs. APAR Wheeled

Selain APAR biasa yang bisa diangkat dengan tangan (portable), ada juga APAR beroda (wheeled) untuk area industri atau gudang besar.
🔹 APAR Portable (1 kg - 9 kg)
✔️ Mudah dibawa dan digunakan.
✔️ Cocok untuk rumah, kantor, mobil, dan toko kecil.
🔹 APAR Wheeled (25 kg - 100 kg)
✔️ Cocok untuk area industri, gudang, dan SPBU.
✔️ Kapasitas lebih besar, bisa menangani kebakaran lebih luas.
✔️ Dilengkapi roda untuk mobilitas lebih mudah.
12. Cara Memasang dan Menyimpan APAR dengan Benar
🔹 Tinggi pemasangan → Idealnya 120 - 150 cm dari lantai agar mudah dijangkau.
🔹 Jangan simpan di tempat lembab atau terkena sinar matahari langsung → Bisa menyebabkan karat atau menurunkan tekanan APAR.
🔹 Gunakan braket atau gantungan khusus → Agar tidak mudah jatuh atau terguling.
13. Kesalahan Umum Saat Menggunakan APAR
⚠️ Menggunakan APAR dengan arah yang salah → Selalu arahkan ke dasar api, bukan ke lidah apinya.
⚠️ Melepas pin pengaman terlalu awal → Jangan sampai bahan pemadam terbuang sebelum diarahkan ke api.
⚠️ Terlalu dekat dengan sumber api → Bisa terkena panas atau ledakan. Jaga jarak sekitar 1-2 meter.
⚠️ Tidak mengecek APAR secara berkala → Banyak orang lupa perawatan APAR hingga saat dibutuhkan, isinya sudah habis atau tekanan turun.
9. Jenis Kebakaran dan Pemadam yang Tepat Setiap jenis kebakaran memiliki bahan pemadam yang paling efektif. Berikut panduan ringkasnya:
| KELAS KEBAKARAN | PENYEBAB | JENIS APAR YANG COCOK |
|---|---|---|
| Kelas A 🔥 | Kertas, kayu, kain, plastik | Powder, Foam, Air |
| Kelas B 🔥 | Bensin, minyak, alkohol | Foam, CO₂, Halotron |
| Kelas C ⚡ | Listrik, kabel, peralatan elektronik | CO₂, Halotron |
| Kelas D 🔩 | Logam mudah terbakar (magnesium, aluminium) | Dry Powder khusus |
| Kelas K 🍳 | Minyak goreng, lemak hewani | Wet Chemical |
10. APAR untuk Kendaraan & Kebutuhan Khusus
🔹 Mobil Pribadi: Disarankan APAR 1-2 kg (Dry Powder atau CO₂).
🔹 Truk & Bus: APAR 3-5 kg, sesuai regulasi.
🔹 Motor: APAR mini 1 kg bisa disimpan di bagasi atau boks samping.
🔹 Restoran & Dapur: Gunakan Wet Chemical untuk menangani kebakaran akibat minyak goreng.
🔹 Pabrik & Gudang: Kombinasi Foam, Dry Powder, dan CO₂ sesuai dengan risiko kebakaran di area tersebut.
11. DISTRIBUTOR & TEMPAT MEMBELI APAR Kalau kamu butuh referensi tempat beli APAR berkualitas, ada beberapa pilihan:
✅ Online Marketplaces → Tokopedia, Shopee, Blibli, Lazada.
✅ Distributor Resmi → Cek merek seperti Viking, Chubb, Servvo, dan Yamato.
✅ Toko Safety & Fire Equipment → Biasanya ada di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dll.
📍 Kalau mau rekomendasi spesifik sesuai lokasi kamu, bisa kasih tahu di mana kamu berada?
12. Tanya Jawab Seputar APAR
❓ Berapa lama APAR bisa bertahan?
📌 Rata-rata 3-5 tahun sebelum harus diisi ulang.
❓ Apakah APAR bisa meledak?
📌 Jarang terjadi, tapi bisa kalau disimpan di tempat terlalu panas (>50°C) atau tabungnya berkarat.
❓ Berapa kali APAR bisa digunakan?
📌 Sekali pakai kalau isinya habis. Tapi kalau masih ada sisa, bisa digunakan lagi (pastikan tekanan normal).
❓ Apakah APAR harus disertifikasi?
📌 Ya, terutama di gedung-gedung komersial dan kendaraan angkutan umum.
Vila Safe
Itu dia semua info lengkap tentang alat pemadam api! Kalau ada pertanyaan lain atau butuh rekomendasi spesifik, tinggal tanya aja!




