Alat Pemadam Api Ringan adalah peralatan yang digunakan untuk memadamkan atau mengendalikan kebakaran pada tingkat awal,
HARGA ALAT PEMADAM API DRY CHEMICAL POWDER

Pemadam api ringan dirancang untuk memberikan respons cepat dan efektif terhadap kebakaran yang masih dalam tahap kecil sebelum dapat berkembang menjadi kebakaran besar. Beberapa contoh alat pemadam api ringan meliputi: Fire Extinguisher (Alat Pemadam Api Berbentuk Tabung): Harga Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder 90%
Pemadam api yang paling umum digunakan dan mudah diakses. Biasanya terisi dengan bahan kimia atau gas yang dapat menghentikan rantai reaksi pembakaran dengan cepat. Harga alat pemadam api (APAR) bervariasi tergantung pada kapasitas, jenis media pemadam, dan merek. Berikut adalah beberapa contoh harga APAR dari berbagai sumber terutama api yang baru mulai berkembang.
Harap diingat bahwa harga-harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu dan mungkin berbeda tergantung pada penjual atau lokasi pembelian. Untuk mendapatkan informasi harga yang lebih akurat dan terkini, disarankan menghubungi distributor resmi atau toko alat pemadam api terpercaya di wilayah Anda. Jika Anda mencari alat pemadam api untuk kebutuhan tertentu, berikut beberapa tips dalam memilih APAR yang sesuai: Harga Alat Pemadam Api ABC Powder
1. Jenis Media Pemadam Api
- Powder (Serbuk Kimia Kering): Cocok untuk kebakaran kelas A (benda padat), B (cairan mudah terbakar), dan C (gas mudah terbakar).
- CO₂ (Karbon Dioksida): Digunakan untuk kebakaran kelas B dan C, serta efektif untuk alat elektronik karena tidak meninggalkan residu.
- Foam (Busa): Cocok untuk kebakaran kelas A dan B, sering digunakan di area dengan risiko kebakaran akibat minyak atau bahan cair lainnya.
- Halotron (Clean Agent): Aman untuk perangkat elektronik dan digunakan di ruang server atau laboratorium.
2. yang Sesuai
- 1-3 kg: Cocok untuk kendaraan dan rumah kecil.
- 6-9 kg: Digunakan untuk kantor, toko, atau tempat usaha.
- Lebih dari 9 kg: Direkomendasikan untuk gudang, pabrik, atau tempat dengan risiko kebakaran tinggi.
3. Pengecekan dan Perawatan
- Pastikan APAR memiliki sertifikasi resmi (SNI, NFPA, atau UL) agar kualitasnya terjamin.
- Cek tekanan dan segel keamanan setiap beberapa bulan untuk memastikan alat masih berfungsi dengan baik.
- Lakukan pengisian ulang (refill) setelah penggunaan atau sesuai masa kedaluwarsa yang direkomendasikan oleh produsen.
4. Rekomendasi APAR untuk Berbagai Kebutuhan
a. Untuk Rumah Tangga
- Jenis APAR: Powder 1-3 kg (serbaguna, cocok untuk berbagai jenis kebakaran di rumah).
- Harga: Mulai dari Rp200.000 - Rp500.000.
- Lokasi Penyimpanan: Dapur, ruang tamu, atau area dekat sumber listrik.
b. Untuk Kendaraan (Mobil & Motor)
- Jenis APAR: Powder 1 kg atau Halotron 1 kg (aman untuk kendaraan, tidak merusak mesin).
- Harga: Mulai dari Rp250.000 - Rp600.000.
- Lokasi Penyimpanan: Bawah jok mobil atau bagasi.
c. Untuk Perkantoran & Toko
- Jenis APAR: CO₂ atau Halotron 3-6 kg (aman untuk alat elektronik, server, dan area komersial).
- Harga: Mulai dari Rp800.000 - Rp2.000.000.
- Lokasi Penyimpanan: Dekat pintu keluar, ruang server, dan dekat titik listrik utama.
d. Untuk Gudang & Pabrik
- Jenis APAR: Foam atau CO₂ 6-9 kg (efektif untuk kebakaran bahan cair & listrik).
- Harga: Mulai dari Rp1.000.000 - Rp3.000.000.
- Lokasi Penyimpanan: Dekat area bahan bakar, panel listrik, atau titik rawan kebakaran.
5. Cara Menggunakan APAR dengan Benar (Metode PASS)
- P (Pull) – Tarik pin pengaman.
- A (Aim) – Arahkan nozzle ke sumber api.
- S (Squeeze) – Tekan tuas untuk menyemprotkan media pemadam.
- S (Sweep) – Gerakkan nozzle dari sisi ke sisi untuk memadamkan api secara merata.
7. Perawatan dan Masa Kedaluwarsa APAR Agar alat pemadam api tetap efektif saat dibutuhkan, lakukan perawatan rutin dengan langkah-langkah berikut:
a. Pengecekan Rutin (Setiap 1-3 Bulan)
✔ Cek indikator tekanan pada manometer APAR (jarum harus berada di zona hijau).
✔ Periksa segel & pin pengaman untuk memastikan APAR belum digunakan.
✔ Pastikan selang & nozzle bersih dan tidak tersumbat.
✔ Goyangkan APAR jenis powder untuk mencegah serbuk menggumpal.
b. Refill atau Isi Ulang APAR
- Powder & Foam: Setiap 5 tahun atau setelah digunakan.
- CO₂ & Halotron: Setiap 3-5 tahun, meskipun belum digunakan.
- Cek masa kedaluwarsa yang tertera pada tabung dan segera lakukan isi ulang jika masa berlaku habis.
c. Penyimpanan yang Benar Simpan di tempat yang mudah dijangkau, seperti dekat pintu keluar atau area rawan kebakaran Hindari suhu ekstrem & sinar matahari langsung, karena bisa memengaruhi tekanan dalam tabung. Berdasarkan standar tersebut, setiap gedung, kantor, pabrik, dan tempat usaha wajib memiliki APAR dengan jumlah dan yang sesuai dengan luas bangunan dan risiko kebakaran.
9. Saran Pembelian
✅ Pilih APAR sesuai kebutuhan (rumah, kendaraan, kantor, atau industri).
✅ Lakukan pengecekan rutin dan isi ulang APAR sesuai jadwal.
✅ Simpan APAR di tempat yang mudah dijangkau dalam kondisi darurat.
Jika Anda ingin membeli APAR, apakah ada merek atau tipe tertentu yang Anda cari? Saya bisa membantu memberikan rekomendasi terbaik sesuai anggaran dan kebutuhan Sepertinya Anda benar-benar ingin memahami alat pemadam api secara menyeluruh! Berikut beberapa hal tambahan yang mungkin berguna untuk Anda.
10. Jenis- Jenis Kebakaran & Media Pemadam yang Tepat Untuk memilih APAR yang paling efektif, Anda perlu memahami klasifikasi kebakaran berdasarkan bahan bakarnya: Jika Anda membeli APAR untuk rumah atau kantor, jenis Powder atau CO₂ biasanya paling fleksibel karena bisa menangani berbagai jenis kebakaran.
|
Kelas Kebakaran |
Penyebab Kebakaran |
Jenis APAR yang Direkomendasikan |
|---|---|---|
|
Benda padat mudah terbakar (kayu, kertas, kain, plastik) |
Foam, Water, Powder |
|
Cairan & gas mudah terbakar (bensin, minyak, alkohol) |
CO₂, Foam, Powder |
|
Peralatan listrik & elektronik (panel listrik, server, kabel) |
CO₂, Halotron |
|
Logam mudah terbakar (magnesium, aluminium, titanium) |
APAR Khusus Logam |
|
Minyak goreng, lemak hewani (kebakaran dapur) |
Wet Chemical (Kimia Basah) |
Cara Menyusun Tata Letak APAR yang Efektif Agar APAR mudah dijangkau saat darurat, berikut beberapa aturan umum dalam pemasangannya:
✔ Ketinggian pemasangan: 1 – 1,5 meter dari lantai.
✔ Jarak antar APAR: Tidak lebih dari 15 meter di dalam ruangan standar.
✔ Dekat dengan area risiko tinggi: Seperti dapur, ruang server, panel listrik, dan gudang bahan bakar.
✔ Jangan menghalangi akses APAR: Pastikan tidak tertutup oleh perabotan atau barang lainnya.
✅ Pilih APAR berdasarkan risiko kebakaran yang mungkin terjadi.
✅ Lakukan pengecekan rutin dan isi ulang secara berkala.
✅ Simpan APAR di tempat strategis agar mudah diakses dalam keadaan darurat.
5. Rekomendasi Merek APAR Terbaik
🔴 Vila Safe– APAR lokal dengan standar
🔵 Vila Safe– Produk premium dengan kualitas tinggi.
🟢 Vila Safe– Merek Eropa dengan standar
🟠 Vila Safe– Merek Jepang yang tahan lama.
🔵 Vila Safe– Pilihan profesional untuk industri dan kantor.
✅ Pilih jenis APAR sesuai kebutuhan (Powder, CO₂, Foam, Halotron, atau Wet Chemical).
✅ Gunakan APAR dengan metode PASS agar efektif saat darurat.
✅ Lakukan pengecekan & isi ulang untuk memastikan APAR selalu siap digunakan.
✅ Simpan APAR di lokasi strategis agar mudah dijangkau saat terjadi kebakaran.
Jika Anda butuh bantuan dalam memilih APAR terbaik untuk rumah, kantor, atau kendaraan, saya siap membantu! 🚒🔥Sepertinya Anda ingin memahami lebih dalam tentang Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Berikut tambahan informasi yang bisa membantu Anda dalam memilih dan merawat APAR dengan lebih baik.

7. Aturan & Regulasi tentang APAR di Indonesia Agar penggunaan APAR lebih efektif dan sesuai standar keamanan, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi Kewajiban bagi perusahaan dan bangunan publik:
- APAR wajib tersedia di setiap lantai dengan jarak maksimal 15 meter antar unit.
- Minimal 1 APAR per 200 m² luas bangunan.
- Pemeriksaan dan pemeliharaan rutin setiap bulan oleh petugas keamanan atau teknisi khusus.
Jika Anda memiliki bisnis atau gedung komersial, pastikan sudah memenuhi aturan ini untuk menghindari sanksi dan menjaga keselamatan. Agar lebih mudah memilih APAR, berikut beberapa contoh risiko kebakaran berdasarkan lokasi dan jenis APAR yang direkomendasikan:
8. Risiko Kebakaran & Pemilihan APAR yang Tepat
| LOKASI | POTENSI RISIKO KEBAKARAN | APAR YANG DISARANKAN |
|---|---|---|
| Rumah Tangga | Korsleting listrik, kompor gas, lilin | Powder 3 kg atau CO₂ 3 kg |
| Kendaraan (Mobil, Motor, Bus) | Mesin panas, bahan bakar bocor | Powder 1 kg atau Halotron 1 kg |
| Kantor & Ruang Server | Korsleting listrik, overheat perangkat | CO₂ 6 kg atau Halotron 3 kg |
| Gudang & Pabrik | Bahan mudah terbakar (kayu, kertas, kimia) | Foam 9 kg atau Powder 9 kg |
| Restoran & Dapur Komersial | Minyak goreng, kebocoran gas | Wet Chemical 6 kg atau Foam 6 kg |
9. Tanda-Tanda APAR Perlu Diganti atau Diisi Ulang
❌ Tekanan turun di bawah level hijau (cek pada manometer).
❌ Segel atau pin pengaman rusak (kemungkinan sudah pernah digunakan).
❌ Media pemadam menggumpal (terutama untuk APAR jenis powder).
❌ Tabung APAR berkarat atau bocor (risiko gagal saat digunakan).
❌ Masa kedaluwarsa sudah habis (cek label produsen, biasanya 5 tahun).
Solusi:
✔ Jika APAR sudah pernah digunakan, segera lakukan refill (isi ulang) di tempat servis resmi.
✔ Jika tabung sudah rusak atau bocor, lebih baik ganti dengan APAR baru.
10. Tips Menyimpan & Menempatkan APAR dengan Benar
🔴 Simpan di tempat yang mudah dijangkau (bukan di dalam lemari atau di belakang barang).
🔴Jauhkan dari sinar matahari langsung & suhu ekstrem untuk menjaga tekanan tetap stabil.
🔴Pasang APAR di dinding dengan tinggi 1-1,5 meter agar mudah diambil saat keadaan darurat.
🔴 Beri tanda atau petunjuk arah APAR agar semua orang bisa menemukannya dengan cepat.
11. Pelatihan Penggunaan APAR untuk Karyawan & Rumah Tangga
💡 Langkah-langkah pelatihan dasar:
✅ Kenali jenis APAR yang tersedia di lingkungan sekitar.
✅ Latihan menggunakan APAR dengan metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep).
✅ Simulasi kebakaran ringan agar semua orang siap menghadapi situasi darurat.
✅ Pelatihan berkala setiap 6-12 bulan sekali untuk memastikan semua orang tetap terampil.
12. Rekomendasi
- Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah perlindungan pertama dari kebakaran yang bisa menyelamatkan nyawa dan aset.
- Pilih APAR berdasarkan risiko kebakaran yang paling mungkin terjadi di lingkungan Anda.
- Lakukan pengecekan rutin & isi ulang sesuai jadwal agar APAR tetap berfungsi dengan baik.
- Tempatkan APAR di lokasi strategis agar mudah dijangkau dalam situasi darurat.
- Latih keluarga atau karyawan dalam penggunaan APAR agar siap menghadapi kebakaran.
Jika Anda ingin membeli APAR atau mencari tempat servis & isi ulang APAR terdekat, saya bisa membantu mencarikan informasi lebih lanjut! Sepertinya Anda ingin mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Berikut tambahan detail yang bisa membantu Anda dalam memilih, menggunakan, dan merawat APAR dengan lebih baik.
13. Simulasi Penggunaan APAR di Tempat Kerja & Rumah Selain mengetahui cara menggunakan APAR, penting untuk melakukan simulasi kebakaran ringan secara berkala agar semua orang siap dalam situasi darurat.
💡 Simulasi Dasar:
✅ Tetapkan area latihan yang aman dan bebas dari bahan mudah terbakar.
✅ Gunakan APAR yang sudah kedaluwarsa atau refill khusus untuk latihan.
✅ Praktikkan metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep) hingga semua orang terbiasa.
✅ Simulasikan rute evakuasi dan pastikan semua orang tahu di mana letak APAR.
✅ Ulangi latihan setiap 6 bulan sekali untuk memastikan kesiapan tim.
14. Perbandingan APAR Berdasarkan Efektivitas & Residu
Jika Anda masih bingung memilih APAR yang tepat, berikut tabel perbandingan berdasarkan efektivitas dan residu setelah pemakaian:
- Jika butuh APAR serbaguna & murah, pilih Powder.
- Jika butuh APAR tanpa residu untuk kantor atau ruang server, pilih CO₂ atau Halotron.
- Jika butuh APAR untuk dapur restoran, pilih Wet Chemical.
15. Cara Memilih APAR Berkualitas (Ciri-Ciri APAR Terbaik)
Saat membeli APAR, pastikan alat tersebut memenuhi standar kualitas & keamanan berikut:
✅ Tabung terbuat dari bahan anti karat dan kuat menahan tekanan tinggi.
✅ Ada label masa kedaluwarsa & petunjuk penggunaan yang jelas.
✅ Tersedia segel & pin pengaman untuk memastikan APAR belum digunakan.
✅ Memiliki manometer (indikator tekanan) untuk memastikan alat siap pakai.
📌 Tips Hemat:
- Bandingkan harga isi ulang di beberapa penyedia layanan sebelum memutuskan.
- Untuk perusahaan atau gedung besar, gunakan kontrak perawatan berkala dengan distributor APAR terpercaya.
- Pastikan isi ulang dilakukan oleh penyedia resmi untuk menghindari pengisian media pemadam palsu atau berkualitas rendah.
18 APAR yang Tepat untuk Anda
- APAR adalah investasi penting untuk perlindungan dari kebakaran.
- Pilih APAR sesuai dengan risiko kebakaran di lokasi Anda.
- Lakukan pengecekan & perawatan rutin agar APAR selalu siap digunakan.
- Tempatkan APAR di lokasi strategis & latih penghuni/karyawan dalam penggunaannya.
REKOMENDASI SINGKAT APAR BERDASARKAN KEBUTUHAN:
✔ Untuk rumah & kendaraan → APAR Powder 1-3 kg
✔ Untuk kantor & ruang server → APAR CO₂ atau Halotron 3-6 kg
✔ Untuk dapur restoran → APAR Wet Chemical 6 kg
✔ Untuk gudang & pabrik → APAR Foam atau Powder 9 kg
Apakah Anda ingin rekomendasi APAR terbaik berdasarkan anggaran Anda? Saya bisa membantu menemukan pilihan yang sesuai! Sepertinya Anda ingin mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Berikut tambahan detail yang bisa membantu Anda memahami lebih lanjut tentang pemilihan, perawatan, dan peraturan terkait APAR.
🏢 Kewajiban APAR untuk Gedung & Perusahaan
✔ APAR wajib tersedia di setiap lantai dengan jarak maksimal 15 meter antar unit.
✔ Minimal 1 APAR per 200 m² luas bangunan.
✔ APAR harus sesuai dengan kelas kebakaran yang berpotensi terjadi.
✔ Pemeriksaan dan pemeliharaan rutin setiap bulan oleh teknisi atau petugas keamanan.
20. Jenis Kelas Kebakaran dan APAR yang Sesuai Untuk memadamkan kebakaran secara efektif, Anda harus mengetahui kelas kebakaran dan memilih APAR yang sesuai.
| KELAS KEBAKARAN | PENYEBAB | APAR YANG DISARANKAN |
|---|---|---|
| Kelas A (Padat) | Kayu, kertas, kain, plastik | Powder, Foam |
| Kelas B (Cair) | Bensin, minyak, cat, alkohol | Foam, CO₂, Halotron |
| Kelas C (Listrik) | Korsleting listrik, peralatan elektronik | CO₂, Halotron |
| Kelas D (Logam) | Magnesium, natrium, aluminium | APAR khusus logam |
| Kelas K (Dapur) | Minyak goreng, lemak masakan | Wet Chemical |



