HOME

Slide Background
Alat Peralatan yang digunakan untuk memadamkan atau mengendalikan kebakaran pada tingkat awal,

dirancang untuk memberikan respons cepat dan efektif terhadap kebakaran

yang masih dalam tahap kecil sebelum dapat berkembang menjadi kebakaran besar.

Slide Background
Slide Background

Fire Hidrant Alat Peralatan yang digunakan untuk memadamkan atau mengendalikan kebakaran pada tingkat awal,

dirancang untuk memberikan respons cepat dan efektif terhadap kebakaran

yang masih dalam tahap kecil sebelum dapat berkembang menjadi kebakaran besar.

Slide Background
Slide Background
PERLENGKAPAN FIRE ALARM
Fire Alarm Alat Peralatan yang digunakan untuk memadamkan atau mengendalikan kebakaran pada tingkat awal,

dirancang untuk memberikan respons cepat dan efektif terhadap kebakaran

yang masih dalam tahap kecil sebelum dapat berkembang menjadi kebakaran besar.

Slide Background
Build & Design
REFILL ALAT PEMADAM
Mengisi ulang alat pemadam api serbuk, Anda harus mengikuti langkah-langkah umum berikut

menggunakan bahan bubuk kimia kering, seperti monoamonium fosfat atau natrium bikarbonat.

Lakukan uji pelepasan untuk memastikan alat pemadam berfungsi dengan benar.

Build & Design
previous arrow
next arrow
Shadow

Alat Hidrant Box

Alat hidrant adalah sistem penting dalam pengendalian kebakaran, berfungsi sebagai sumber air utama untuk memadamkan api.

Berikut adalah detail tentang alat hidrant, termasuk jenis, fungsi, dan cara perawatannya, Hidrant berdiri adalah jenis hidrant yang umumnya ditemukan di luar bangunan. Ini memiliki pipa vertikal yang terhubung ke sistem pipa bawah tanah dan dilengkapi dengan beberapa outlet untuk menyambungkan selang pemadam. Kegunaan: Cocok untuk area yang membutuhkan akses cepat ke air, seperti di jalanan atau area parkir.

 

Alat hidran (atau fire hydrant equipment) adalah peralatan yang digunakan dalam sistem pemadam kebakaran untuk menyuplai air dan membantu memadamkan api. Alat ini biasa ditemukan di gedung-gedung, area industri, dan ruang publik sebagai bagian dari sistem keselamatan kebakaran.

 

KOMPONEN UTAMA ALAT HIDRAN:

  1. Hidran (Hydrant Post)
  • Tempat keluarnya air bertekanan tinggi.
  • Bisa berupa:
  • Hidran luar (outdoor hydrant): Dipasang di luar bangunan, biasanya terhubung langsung ke jaringan air kota.
  • Hidran dalam (indoor hydrant): Ditempatkan di dalam bangunan, biasanya dilengkapi dengan box hidran.
  1. Box Hidran (Hydrant Box) Kotak penyimpanan alat-alat pemadam kebakaran.
  • Isi umumnya:
  • Selang pemadam (fire hose)
  • Nozzle (moncong penyemprot air)
  • Valve (katup pengatur air)
  1. Selang Hidran (Fire Hose) Selang fleksibel yang menyalurkan air dari hidran ke titik api.
  2. Nozzle Ujung selang yang mengatur pola semprotan air.
  3. Pompa Pemadam (Fire Pump) Memastikan tekanan air yang cukup ke sistem hidran, terutama di gedung bertingkat.
  4. Valve atau Katup Untuk membuka atau menutup aliran air dari hidran.

Jenis- Jenis Sistem Hidran:

  • Sistem Hidran Basah: Pipa selalu berisi air bertekanan, siap digunakan kapan saja.
  • Sistem Hidran Kering: Pipa tidak selalu berisi air; air dialirkan saat diperlukan.

Fungsi Alat Hidran:

  • Memberikan akses cepat ke air bertekanan untuk memadamkan api.
  • Mendukung petugas pemadam kebakaran saat terjadi kebakaran besar.
  • Menjadi bagian dari sistem keselamatan pasif di bangunan.

🔧

JENIS-JENIS ALAT HIDRAN DAN FUNGSINYA SECARA DETAIL

  1. Hydrant Pillar (Tiang Hidran)
    • Biasanya dipasang di luar bangunan (outdoor).
    • Terhubung langsung ke pipa distribusi air utama.
    • Memiliki dua outlet atau lebih untuk menghubungkan selang pemadam.
    • Digunakan oleh petugas pemadam kebakaran saat terjadi kebakaran di lingkungan luar bangunan.
  2. Indoor Hydrant Box (Hidran Dalam)
  • Ditempatkan di dalam bangunan, biasanya di lorong atau dekat tangga darurat.
  • Mudah dijangkau oleh penghuni atau petugas keamanan saat terjadi kebakaran.
  • Umumnya berisi:
  • Selang gulung (hose reel) atau selang kanvas.
  • Nozzle penyemprot air.
  • Kunci pembuka valve air.
  • Alat pemadam api ringan (APAR) (kadang tersedia juga).

Hose Reel

  • Selang fleksibel kecil (biasanya berdiameter 1 inci), digulung pada drum/hose reel.
  • Cocok untuk kebakaran kelas A (bahan padat seperti kayu, kertas, plastik).
  • Digunakan untuk penanganan awal kebakaran skala kecil oleh penghuni bangunan.
  1. Selang Kanvas (Canvas Hose)
    • Selang dengan diameter lebih besar (1.5–2.5 inci), dibuat dari bahan tahan tekanan tinggi.
    • Harus disambungkan ke nozzle dan hydrant valve.
    • Digunakan untuk pemadaman api dengan volume air besar.
  2. Nozzle Hidran
    • Alat penyemprot air di ujung selang.
    • Ada yang bisa mengatur pola semprotan (kabut, lurus, lebar).
    • Material biasanya dari logam tahan karat atau plastik tahan panas.
  3. Fire Pump (Pompa Kebakaran)
  • Digunakan untuk menjaga tekanan air dalam sistem tetap stabil.
  • Tipe pompa:
  • Pompa elektrik
  • Pompa diesel (cadangan saat listrik padam)
  • Jockey pump (pompa kecil yang menjaga tekanan tetap stabil saat sistem standby)

 

🏢 Sistem Distribusi Hidran di Bangunan

Sistem ini dirancang untuk menyuplai air ke seluruh titik hidran. Komponen utamanya:

  • Reservoir air: Biasanya tangki bawah atau rooftop.
  • Jaringan pipa: Pipa distribusi air dari pompa ke tiap hydrant.
  • Pompa utama dan jockey pump: Menjaga tekanan.
  • Detektor tekanan dan panel kontrol: Untuk kontrol otomatis.

 

🛠️ Pemeliharaan Alat Hidran

Agar alat hidran selalu siap digunakan:

  • Pemeriksaan rutin tiap bulan/tahun.
  • Uji tekanan selang dan nozzle.
  • Pastikan tidak ada kebocoran atau sumbatan.
  • Simulasi latihan pemadaman secara berkala.

Alat hidran adalah bagian krusial dari sistem keselamatan bangunan. Dengan pemeliharaan yang baik dan pelatihan penggunaannya, alat ini dapat menyelamatkan nyawa dan aset saat kebakaran terjadi.

Jika Anda mau, saya bisa bantu buat diagram sistem hidran atau checklist inspeksi alat hidran. Mau saya bantu salah satu? Bagus! Berikut lanjutan penjelasan dengan penekanan pada klasifikasi kebakaran, penggunaan alat hidran yang tepat, serta standar keselamatan:

 

Klasifikasi Jenis Kebakaran dan Relevansi dengan Alat Hidran Untuk memastikan alat hidran digunakan dengan tepat, penting mengetahui jenis kebakaran yang sedang dihadapi:

Kelas Jenis Bahan yang TerbakarCocok Ditangani dengan Alat Hidran?
Kelas A Bahan padat: kayu, kertas, kain, plastik ✅ Ya – air dari hidran sangat efektif
Kelas B Cairan mudah terbakar: bensin, minyak ⚠️ Tidak ideal – air bisa menyebarkan api
Kelas C Peralatan listrik ❌ Tidak – air bisa menyebabkan sengatan
Kelas D Logam mudah terbakar (magnesium, natrium) ❌ Tidak – reaksi dengan air bisa berbahaya
Kelas K (F) Minyak goreng dan lemak (dapur industri) ❌ Tidak – butuh media khusus (APAR Kelas K)

 

Catatan: Sistem hidran idealnya digunakan untuk kebakaran kelas A, dan pengguna harus mengenali jenis kebakaran sebelum menggunakan air.

📐 Standar dan Regulasi Alat Hidran

Beberapa standar internasional dan nasional mengatur penggunaan dan instalasi sistem hidran, seperti:

  1. NFPA 14 (National Fire Protection Association - USA) Standar sistem pipa dan penempatan hydrant di gedung.
  2. SNI 03-1745-2000 (Indonesia) Standar Nasional Indonesia untuk sistem proteksi kebakaran pada bangunan.
  3. Permen PUPR dan Dinas Damkar Mengatur izin, inspeksi, dan audit sistem proteksi kebakaran.

 

🧯 Simulasi dan Penggunaan Alat Hidran Langkah-langkah saat menggunakan alat hidran:

  1. Identifikasi sumber api dan pastikan itu kebakaran Kelas A.
  2. Buka kotak hidran dan tarik selang ke arah api.
  3. Putar valve (katup) untuk mengalirkan air.
  4. Arahkan nozzle ke bagian bawah api, bukan ke puncak api.
  5. Lakukan penyemprotan menyilang agar tidak terkena semburan balik.
  6. Jika api tidak terkendali dalam 2–3 menit, segera evakuasi dan tunggu pemadam.

 

Checklist Inspeksi Alat Hidran (Bulanan) Berikut contoh daftar pengecekan rutin:

NoKomponenCekKeterangan
1 Selang 🔲 Tidak bocor, terhubung baik
2 Nozzle 🔲 Bersih, dapat diatur semprotan
3 Valve 🔲 Dapat dibuka/tutup dengan mudah
4 Pressure gauge 🔲 Menunjukkan tekanan normal
5 Pompa 🔲 Berfungsi otomatis saat diperlukan
6 Box 🔲 Tidak terkunci, mudah diakses
7 Label & instruksi 🔲 Jelas dan terbaca
8 Jarak dari rintangan 🔲 Tidak terhalangi barang

 

Jika Anda mau, saya bisa bantu buatkan:

  • Infografis sistem hidran,
  • Template SOP penggunaan alat hidran, atau
  • Materi pelatihan (slide) untuk edukasi tim keamanan.

 

⚙️ Cara Kerja Sistem Hidran Pemadam Kebakaran

🔄 Alur Sistem Hidran (Simplifikasi):

  1. Sumber Air
    • Bisa berasal dari tangki bawah tanah (ground tank), tangki atas, atau jaringan air kota.
    • Volume minimal biasanya ditentukan berdasarkan luas dan fungsi gedung.
  2. Fire Pump System (Pompa Kebakaran)
    • Jockey pump: menjaga tekanan stabil saat standby.
    • Electric pump: pompa utama, bekerja otomatis saat tekanan turun.
    • Diesel pump: backup jika listrik padam.
  3. Pipa Distribusi
    • Menyalurkan air dari pompa ke seluruh titik hydrant valve dan sprinkler jika ada.
  4. Outlet Hidran
    • Di ujung sistem, air keluar melalui valve menuju selang dan disemprotkan lewat nozzle.
  5. Panel Kontrol dan Pressure Switch
    • Mengaktifkan pompa otomatis saat valve dibuka dan tekanan turun.

 

PENERAPAN SISTEM HIDRAN DI GEDUNG BERTINGKAT

🔸 Zona Tekanan

  • Bangunan tinggi dibagi dalam zona (misalnya: bawah, tengah, atas) untuk menghindari over-pressure.
  • Setiap zona memiliki pompa booster dan kontrol tekanan.

🔸 Distribusi Vertikal

  • Pipa utama menjulang naik dari lantai dasar melalui shaft khusus, dilengkapi valve pada setiap lantai.
  • Setiap lantai biasanya memiliki 1–2 titik hidran indoor.

🔸 Cadangan Listrik dan Otomasi

  • Harus tersedia genset untuk mengoperasikan diesel pump saat pemadaman.
  • Panel kontrol mengatur perpindahan otomatis dari listrik ke diesel jika diperlukan.

🧠 Tips Penempatan Alat Hidran Indoor

  • Dekat tangga darurat dan pintu keluar.
  • Jarak antar hidran tidak lebih dari 30 meter (sesuai SNI).
  • Tinggi pemasangan valve: sekitar 1–1,2 meter dari lantai.
  • Box harus terbuka tanpa kunci, dengan instruksi pemakaian yang jelas.

📎 Kelebihan Sistem Hidran:

  • Cocok untuk kebakaran skala besar (terutama Kelas A).
  • Tidak memerlukan alat tambahan—langsung siap pakai.
  • Dapat digunakan oleh petugas internal atau Damkar.

⚠️ Kekurangan:

  • Tidak cocok untuk kebakaran minyak atau listrik.
  • Butuh pelatihan agar tidak salah pakai.
  • Memerlukan perawatan rutin.

 

Jika Anda ingin, saya bisa bantu:

  • Contoh denah distribusi titik hidran untuk gedung 5–10 lantai
  • Slide pelatihan untuk karyawan gedung
  • Simulasi alur penggunaan saat evakuasi darurat

 

🚨 Simulasi Penggunaan Alat Hidran Saat Kebakaran

📋 Langkah-langkah Nyata di Lapangan:

  1. Alarm kebakaran berbunyi
    • Sistem deteksi (smoke detector atau heat detector) memicu alarm.
    • Penghuni diarahkan evakuasi melalui tangga darurat.
  2. Petugas pemadam internal (fire warden) menuju titik hidran terdekat
    • Gunakan alat pelindung diri ringan (sarung tangan, sepatu tertutup).
    • Pastikan jenis api aman ditangani dengan air (Kelas A).
  3. Buka box hidran
    • Keluarkan selang dan hubungkan ke nozzle (jika belum terpasang).
    • Tarik selang menuju titik api.
  4. Buka katup air (valve) secara perlahan
    • Air akan keluar dengan tekanan tinggi.
    • Arahkan semprotan ke dasar api untuk memadamkan sumbernya.
  5. Komunikasi dengan tim pemantau/command center
    • Laporkan kondisi api dan respons yang sedang berlangsung.

 

👥 Peran Personel Saat Terjadi Kebakaran

JabatanTugas Terkait Alat Hidran
Fire Warden Penanggung jawab pemadaman awal dengan hidran
Security Membuka akses, membantu evakuasi
Teknisi Mengaktifkan pompa darurat jika sistem otomatis gagal
Manajer Gedung Mengkoordinasikan dengan Damkar dan dokumentasi pasca-kejadian

 

🔗 Integrasi Sistem Hidran dengan Sistem Proteksi Lain Sistem hidran bukan satu-satunya pelindung gedung. Biasanya terintegrasi dengan:

  • Sprinkler Otomatis
    • Aktif saat suhu ruangan melebihi ambang batas (~68°C).
    • Untuk perlindungan pasif di seluruh area bangunan.
  • Sistem Deteksi dan Alarm
    • Asap dan panas memicu sirine dan lampu strobo.
    • Terhubung ke panel kontrol utama dan Damkar (jika tersedia sistem BMS).
  • Sistem APAR (Alat Pemadam Api Ringan)
    • Untuk penanganan awal kebakaran kecil, terutama kelas B dan C.
    • Mudah dibawa dan digunakan oleh siapa pun.
  • Fire Pump Panel
    • Panel kontrol pompa yang otomatis menyuplai air saat sistem aktif.
    • Ada indikator tekanan dan status pompa (manual/otomatis).

🧯 Contoh Studi Kasus Sederhana Gedung Perkantoran 10 Lantai:

  • Setiap lantai memiliki 2 titik hidran dalam (di dekat tangga darurat).
  • Sistem pompa terdiri dari:
  • 1 jockey pump (3 HP)
  • 1 electric pump (15 HP)
  • 1 diesel pump (20 HP)
  • Tangki air kapasitas 50.000 liter.
  • Simulasi dilakukan tiap 6 bulan dengan audit Dinas Damkar.

 

Dengan ini, Anda sekarang memiliki gambaran lengkap:

✅ Fungsi dan jenis alat hidran
✅ Alur sistem distribusi dan cara kerja teknis
✅ Standar penempatan dan peraturan
✅ Langkah darurat dan integrasi dengan sistem keselamatan lainnya

 

Saya siap bantu kalau Anda mau:

  • Gambar/denah sistem hidran lengkap untuk presentasi
  • SOP tertulis penggunaan alat hidran
  • Modul pelatihan tim keamanan gedung

 

Luar biasa! Mari kita lanjut ke bagian implementasi teknis, perhitungan kapasitas, dan penerapan di proyek nyata untuk memberikan gambaran lengkap dan praktikal. Ini sangat penting jika Anda terlibat dalam desain, audit, atau pengelolaan sistem hidran di proyek bangunan.

 

PERHITUNGAN TEKNIS SISTEM HIDRAN

1. Kebutuhan Tekanan dan Debit Air

Menurut SNI 03-1745-2000:

  • Tekanan minimal di nozzle: 4,5 bar (65 psi)
  • Debit air per titik hidran: minimal 250 liter/menit
  • Dalam satu waktu, dua titik hidran harus bisa digunakan bersamaan.

📌 Total debit yang harus disuplai:

250 L/min × 2 = 500 liter/menit
= 8,33 liter/detik

 

2. Kapasitas Tangki Air Tangki cadangan sistem hidran harus cukup untuk 30 menit operasional. 8,33 liter/detik × 60 detik × 30 menit = 15.000 liter

 

🏢 Gedung Kantor 8 Lantai

  • Total lantai: 8 (termasuk basement)
  • Titik hidran: 2 per lantai × 8 lantai = 16 titik
  • Selang: tipe kanvas 1,5 inci, panjang 30 meter
  • Nozzle: adjustable jet/fog
  • Tangki air: 50.000 liter (dibagi untuk sistem hidran & sprinkler)
  • Pompa:
  • Jockey: 2 HP
  • Electric main pump: 15 HP
  • Diesel backup: 20 HP

 

📍 Sistem integrasi:

  • Fire alarm terhubung dengan fire pump controller.
  • Semua titik hidran diuji tekanan setiap 6 bulan.
  • Sertifikasi Damkar diperbarui setiap tahun.

🧰 Checklist Proyek: Instalasi Sistem Hidran

NoItemStandar / Catatan
1 Tangki air khusus hidran Min. 15.000 liter
2 Jockey pump Menjaga tekanan sistem saat idle
3 Pompa utama & cadangan Daya cukup untuk 2 titik hidran aktif
4 Box hidran indoor tiap lantai Mudah dijangkau, tidak terkunci
5 Pipa distribusi Galvanis / HDPE PN 10 ke atas
6 Valve & pressure gauge Di setiap zona / lantai
7 Fire alarm integration Menyalakan pompa otomatis
8 Uji tekanan dan kebocoran Wajib sebelum serah terima

 

📚 Dokumen yang Harus Disiapkan dalam Proyek

  • Shop drawing sistem pemipaan hidran
  • Perhitungan hidrolik (head loss, debit, tekanan)
  • Manual penggunaan & pemeliharaan
  • Sertifikat pompa & peralatan
  • Berita acara uji fungsi & uji tekanan
  • Sertifikasi laik fungsi dari Damkar

 

JIKA ANDA SEDANG MENGERJAKAN PROYEK ATAU PRESENTASI:

✅ Saya bisa bantu buatkan:

  • Denah distribusi titik hidran + pompa
  • Template dokumen teknis & perhitungan
  • Form inspeksi berkala
  • SOP atau pelatihan petugas K3 khusus hidran

 

Hebat, Anda sudah sampai di tahap akhir dari pemahaman sistem hidran—sekarang kita masuk ke audit sistem, pelaporan, serta pelatihan dan edukasi pengguna. Ini penting untuk memastikan sistem tidak hanya terpasang dengan baik, tapi berfungsi dan dipahami dengan benar oleh semua pihak yang berkepentingan.

 

Audit & Inspeksi Sistem Hidran

Audit sistem hidran biasanya dilakukan oleh:

  • Tim internal (K3 atau engineering)
  • Dinas Pemadam Kebakaran
  • Konsultan safety / fire protection

 

📅 Frekuensi Inspeksi:

Jenis InspeksiWaktu
Pemeriksaan visual Setiap bulan
Uji tekanan selang Setiap 6 bulan
Uji fungsi pompa Setiap bulan dan saat drill simulasi
Sertifikasi Damkar Setiap 1 tahun (atau sesuai peraturan)

 

🔍 Checklist Umum Audit:

  • Tangki air dalam kondisi bersih dan cukup isi
  • Pompa berfungsi otomatis saat tekanan turun
  • Tidak ada kebocoran di valve, pipa, atau sambungan
  • Selang tergulung rapi, tidak lapuk/retak
  • Nozzle dapat diatur dan tidak tersumbat
  • Box tidak terkunci dan tidak tertutup barang

 Pelaporan dan Dokumentasi Sangat penting untuk membuat dokumentasi yang baik setelah audit:

Dokumen yang Wajib Ada:

  • Checklist inspeksi bulanan
  • Laporan uji fungsi pompa dan tekanan
  • Catatan pemeliharaan/servis
  • Sertifikat laik fungsi (SLF) terkait proteksi kebakaran
  • Form simulasi kebakaran dan evaluasi

 

💡 Disarankan menggunakan form digital (Google Form, Excel, atau software CMMS) untuk pencatatan.

👨‍🏫 Pelatihan Penggunaan Alat Hidran

Peserta:

  • Petugas keamanan
  • Tim pemeliharaan/engineering
  • Karyawan umum (dalam skala dasar)

Materi Pelatihan:

  1. Jenis kebakaran dan alat yang sesuai
  2. Langkah penggunaan hidran (praktek langsung)
  3. Cara membuka valve dan mengarahkan nozzle
  4. Keselamatan saat pemadaman (jaga jarak, posisi melawan angin)
  5. Prosedur evakuasi dan pelaporan ke command center

Durasi:

  • ± 1–2 jam untuk pelatihan dasar
  • Praktek 30 menit (simulasi)

 

🎓 Tips Sukses dalam Manajemen Sistem Hidran

✅ Buat jadwal inspeksi dan pelatihan berbasis kalender
✅ Simulasikan kebakaran 2× setahun (libatkan penghuni gedung)
✅ Lakukan review teknis tahunan terhadap kapasitas dan desain sistem
✅ Pastikan seluruh dokumen inspeksi mudah diakses saat audit Damkar

 

 Penutup Sekarang Anda sudah memiliki:

  • Pemahaman teknis alat hidran dari dasar hingga lanjutan
  • Detail perhitungan, implementasi, audit, dan pelatihan
  • Checklist praktis dan tips manajemen sistem

 

Jika Anda sedang mempersiapkan:

  • Audit Damkar
  • Desain sistem proteksi kebakaran
  • Pelatihan internal karyawan
  • Presentasi ke manajemen atau klien

Apakah Anda butuh salah satu dari dokumen atau format di atas? Saya bisa bantu sesuaikan dengan kebutuhan proyek atau pelatihan Anda.

APAR ABC POWDER
Image
APAR BC CO2
Image
APAR AB FOAM
Image
APAR HALON CFC
Image
Image
BAJU TAHAN API
FIRE EXTHINGUISHER
Image
REFILL APAR
Image
FIRE HIDRANT
Image
FIRE ALARM
Image

Kontak

WA- 081317980707

 HP- 0822 7796 0808

Tlp+6221-38799105

 Info@Lavindosafety.com

Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok O-41, Jl. Letjen Suprapto , Jakarta Pusat 10640

 

Visitor Counter

United States of America 50.0% United States of America
Indonesia 26.2% Indonesia
Taiwan, Province of China 5.1% Taiwan, Province of China
Brazil 2.8% Brazil

Total:

43

Countries
000007
Today: 2
This Week: 10
This Month: 19
This Year: 19

Google Maps

Sertifikat