Alat Pemadam Api Dry Chemical powder

APAR CO2 Alat Pemadam Api Ringan Karbon Dioksida

APAR CO2 Alat Pemadam Api Ringan Karbon Dioksida

APAR CO2,  Alat Pemadam Api Ringan Karbon Dioksida, refers to a type of fire extinguisher that uses carbon dioxide as its extinguishing agent. Here's a breakdown of key information:

Keunggulan APAR CO2:

  • Tidak Meninggalkan Residu:Salah satu keunggulan utama APAR CO2 adalah tidak meninggalkan residu setelah digunakan. Hal ini sangat penting untuk melindungi peralatan elektronik dan benda-benda berharga lainnya dari kerusakan akibat residu bahan pemadam.

  • Efektif untuk Kebakaran Kelas B dan C:APAR CO2 sangat efektif untuk memadamkan kebakaran yang  disebabkan oleh cairan mudah terbakar (kelas B) dan peralatan listrik bertegangan (kelas C).

  • Bersifat Non-Konduktif: Gas CO2 tidak menghantarkan listrik, sehingga aman digunakan pada kebakaran yang melibatkan peralatan listrik.

  • Mampu Mendinginkan Api: Selain menghilangkan oksigen, CO2 juga memiliki efek pendinginan yang membantu memadamkan api.

Kekurangan APAR CO2:

  • Risiko Sesak Napas: Gas CO2 dapat mengurangi kadar oksigen di udara, sehingga penggunaan di ruangan tertutup harus dilakukan dengan hati-hati.

  • Risiko Luka Bakar Dingin: CO2 dikeluarkan dengan suhu yang sangat rendah, sehingga dapat menyebabkan luka bakar dingin jika kontak dengan kulit.

  • Jangkauan Terbatas: APAR CO2 memiliki jangkauan yang relatif pendek, sehingga pengguna harus berada cukup dekat dengan sumber api.

Perawatan APAR CO2:

  • Periksa tekanan tabung secara berkala.

  • Pastikan segel dan pin pengaman dalam kondisi baik.

  • Lakukan pengisian ulang jika tekanan tabung menurun.

  • Pastikan untuk mengikuti petunjuk perawatan yang tertera pada tabung APAR.

JENIS-JENIS APAR CO2 BERDASARKAN UKURAN:

APAR CO2 Alat Pemadam Api Ringan Karbon Dioksida

  • APAR CO2 tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari yang kecil (2 kg) hingga yang besar (9 kg atau lebih).
  • Ukuran yang tepat tergantung pada risiko kebakaran di area yang akan dilindungi.
  • Untuk ruangan kecil dengan risiko kebakaran ringan, APAR CO2 2 kg atau 3 kg mungkin sudah cukup.
  • Untuk ruangan yang lebih besar atau dengan risiko kebakaran yang lebih tinggi, APAR CO2 5 kg atau 9 kg mungkin diperlukan.

Penempatan APAR CO2 yang Tepat:

  • APAR CO2 harus ditempatkan di lokasi yang mudah diakses dan terlihat jelas.
  • Idealnya, APAR CO2 ditempatkan di dekat pintu keluar, di sepanjang jalur evakuasi, dan di dekat area dengan risiko kebakaran tinggi.
  • Pastikan APAR CO2 digantung pada ketinggian yang mudah dijangkau.
  • Berikan tanda yang jelas pada lokasi penempatan APAR CO2.

Pelatihan Penggunaan APAR CO2:

  • Semua orang yang bekerja di area yang dilindungi harus dilatih tentang cara menggunakan APAR CO2 dengan benar.
  • Pelatihan harus mencakup cara mengidentifikasi jenis kebakaran, cara menggunakan APAR CO2, dan tindakan keselamatan yang harus diambil setelah kebakaran padam.
  • Pelatihan harus diulang secara berkala untuk memastikan semua orang tetap kompeten.

Standar dan Regulasi:

  • APAR CO2 harus memenuhi standar dan regulasi yang berlaku.
  • Di Indonesia, APAR CO2 harus memenuhi standar SNI (Standar Nasional Indonesia).
  • Pastikan APAR CO2 yang Anda beli memiliki sertifikasi yang sesuai.

Hal-hal penting tambahan:

  • Penting untuk di ingat, bahwa gas CO2 dapat menyebabkan sesak nafas, oleh karena itu sangat di sarankan untuk tidak menggunakan APAR CO2 di ruangan yang tertutup.
  • Ketika CO2 keluar dari tabung APAR, suhu dari gas tersebut sangatlah dingin, sehingga dapat mengakibatkan luka bakar dingin, oleh karena itu, jangan memegang bagian ujung dari tabung APAR ketika sedang digunakan.
  • Lakukan pengecekan secara berkala terhadap APAR CO2.

Perbedaan APAR CO2 dengan Jenis APAR Lainnya:

APAR Serbuk Kimia (Dry Chemical Powder):

  • APAR serbuk kimia efektif untuk kebakaran kelas A, B, dan C.
  • Meninggalkan residu yang dapat merusak peralatan elektronik.
  • Lebih cocok untuk kebakaran umum.

APAR Busa (Foam):

  • APAR busa efektif untuk kebakaran kelas A dan B.
  • Tidak cocok untuk kebakaran listrik.
  • Meninggalkan residu basah.

APAR Air (Water):

  • APAR air hanya efektif untuk kebakaran kelas A (benda padat).
  • Sangat berbahaya digunakan pada kebakaran listrik.

Pentingnya Inspeksi dan Pemeliharaan Berkala:

  • Inspeksi rutin sangat penting untuk memastikan APAR CO2 selalu dalam kondisi siap pakai.
  • Inspeksi meliputi pemeriksaan tekanan tabung, kondisi selang dan nozzle, serta segel pengaman.
  • Pemeliharaan berkala harus dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman.
  • Pengisian ulang harus dilakukan setelah digunakan atau jika tekanan tabung menurun.

Aspek Keselamatan Tambahan:

  • Selalu prioritaskan keselamatan diri saat menggunakan APAR CO2.
  • Jika api terlalu besar atau tidak dapat dikendalikan, segera evakuasi dan hubungi pemadam kebakaran.
  • Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik setelah menggunakan APAR CO2.
  • Jangan memegang bagian ujung dari tabung APAR, ketika sedang digunakan, karena akan sangat dingin dan dapat mengakibatkan luka bakar dingin.

APAR CO2 Alat Pemadam Api Ringan Karbon Dioksida

Pentingnya Kualitas APAR CO2:

  • Pastikan APAR CO2 yang Anda gunakan memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar yang berlaku.

  • Beli APAR CO2 dari pemasok yang terpercaya.

  • Periksa tanggal kedaluwarsa APAR CO2 secara berkala.

Penyimpanan APAR CO2 yang Benar:

  • Lokasi yang Tepat:
    • Simpan APAR CO2 di tempat yang mudah diakses, terlihat jelas, dan terlindung dari sinar matahari langsung, kelembaban berlebih, dan suhu ekstrem.
    • Hindari menyimpan APAR CO2 di tempat yang terkunci atau terhalang oleh benda-benda lain.
  • Kondisi Penyimpanan:
    • Pastikan APAR CO2 disimpan dalam posisi tegak.
    • Jaga kebersihan tabung APAR CO2 dan hindari kerusakan fisik.
    • Periksa secara berkala kondisi tempat penyimpanan untuk memastikan tidak ada risiko kerusakan pada APAR CO2.
  • Pemberian Tanda:
    • Berikan tanda yang jelas pada lokasi penyimpanan APAR CO2 agar mudah ditemukan saat keadaan darurat.

Pertimbangan Ekonomi:

  • Biaya Awal dan Pemeliharaan:
    • Biaya awal APAR CO2 mungkin lebih tinggi dibandingkan dengan jenis APAR lainnya.
    • Biaya pemeliharaan, termasuk pengisian ulang, juga perlu dipertimbangkan.
  • Nilai Perlindungan:
    • Meskipun biaya awal mungkin lebih tinggi, nilai perlindungan yang diberikan APAR CO2 untuk peralatan elektronik dan benda berharga lainnya dapat menghemat biaya penggantian yang lebih besar jika terjadi kebakaran.
    • Mencegah kerugian akibat kebakaran, jauh lebih baik dari pada memperbaiki kerugian akibat kebakaran tersebut.

Peran APAR CO2 dalam Industri Tertentu:

  • Industri Elektronik:
    • APAR CO2 sangat penting dalam industri elektronik untuk melindungi peralatan sensitif dari kerusakan akibat kebakaran dan residu bahan pemadam.
    • Ruang server, laboratorium, dan fasilitas produksi elektronik sering dilengkapi dengan APAR CO2.
  • Industri Minyak dan Gas:
    • APAR CO2 digunakan dalam industri minyak dan gas untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan cairan dan gas yang mudah terbakar.
    • Fasilitas penyimpanan, kilang, dan platform lepas pantai sering dilengkapi dengan APAR CO2.
  • Industri Penerbangan:
    • APAR CO2 digunakan dalam industri penerbangan untuk memadamkan kebakaran di kabin pesawat dan ruang kargo.
    • APAR CO2 yang ringan dan efektif sangat penting untuk keselamatan penerbangan.

Pengembangan Teknologi APAR CO2:

  • Peningkatan Efisiensi:
    • Penelitian dan pengembangan terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi APAR CO2 dalam memadamkan api.
    • Teknologi baru sedang dikembangkan untuk meningkatkan jangkauan dan efektivitas semprotan CO2.
  • Desain yang Lebih Ergonomis:
    • Desain APAR CO2 yang lebih ergonomis sedang dikembangkan untuk memudahkan penggunaan dalam situasi darurat.
    • APAR CO2 yang lebih ringan dan mudah dioperasikan dapat meningkatkan respons terhadap kebakaran.
  • Sistem Deteksi Otomatis:
    • Integrasi APAR CO2 dengan sistem deteksi kebakaran otomatis dapat memungkinkan respons yang lebih cepat terhadap kebakaran.
    • Sistem ini dapat secara otomatis melepaskan CO2 jika terdeteksi kebakaran, bahkan sebelum manusia sempat merespons.

Pertimbangan dalam Pemilihan APAR CO2:

  • Ukuran dan Kapasitas:
    • Pilih ukuran dan kapasitas APAR CO2 yang sesuai dengan risiko kebakaran di area yang akan dilindungi.
    • Pertimbangkan luas ruangan, jenis bahan yang mudah terbakar, dan potensi tingkat keparahan kebakaran.
  • Kualitas dan Sertifikasi:
    • Pastikan APAR CO2 yang Anda pilih memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.
    • Periksa apakah APAR CO2 memiliki sertifikasi dari lembaga yang terakreditasi.
  • Kemudahan Penggunaan:
    • Pilih APAR CO2 yang mudah digunakan dalam situasi darurat.
    • Pertimbangkan desain ergonomis dan kemudahan pengoperasian.
  • Perawatan dan Pemeliharaan:
    • Pertimbangkan kemudahan perawatan dan pemeliharaan APAR CO2.
    • Pastikan ada layanan purna jual yang tersedia untuk pengisian ulang dan perbaikan.

Aspek Kesehatan dan Keselamatan:

  • Risiko Asfiksia:
    • Gas CO2 dapat mengurangi kadar oksigen di udara, sehingga dapat menyebabkan asfiksia (sesak napas).
    • Gunakan APAR CO2 di ruangan tertutup dengan hati-hati dan pastikan ada ventilasi yang baik.
  • Risiko Luka Bakar Dingin:
    • CO2 dikeluarkan dengan suhu yang sangat rendah, sehingga dapat menyebabkan luka bakar dingin jika kontak dengan kulit.
    • Hindari kontak langsung dengan semprotan CO2.
  • Prosedur Keselamatan:
    • Selalu ikuti prosedur keselamatan yang ditetapkan saat menggunakan APAR CO2.
    • Jika api terlalu besar atau tidak dapat dikendalikan, segera evakuasi dan hubungi pemadam kebakaran.

Integrasi dengan Teknologi Modern:

  • Sistem Pemantauan Jarak Jauh:
    • Sistem pemantauan jarak jauh dapat digunakan untuk memantau kondisi APAR CO2 secara real-time.
    • Sistem ini dapat memberikan peringatan jika ada masalah, seperti penurunan tekanan atau kerusakan.
  • Sistem Deteksi Kebakaran Terintegrasi:
    • Integrasi APAR CO2 dengan sistem deteksi kebakaran terintegrasi dapat meningkatkan respons terhadap kebakaran.
    • Sistem ini dapat secara otomatis melepaskan CO2 jika terdeteksi kebakaran.
  • Aplikasi Mobile:
    • Aplikasi mobile dapat digunakan untuk memberikan informasi tentang lokasi APAR CO2, prosedur penggunaan, dan jadwal pemeliharaan.

Pentingnya Edukasi Berkelanjutan:

  • Pelatihan Berkala:
    • Pelatihan tentang penggunaan APAR CO2 harus dilakukan secara berkala untuk memastikan pengetahuan dan keterampilan tetap terjaga.
    • Pelatihan ini harus mencakup simulasi pemadaman api dan prosedur keselamatan.
  • Kampanye Keselamatan Kebakaran:
    • Kampanye keselamatan kebakaran harus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan kebakaran dan penggunaan APAR CO2.
    • Peningkatan kesadaran masyarakat akan mengurangi resiko terjadinya kebakaran.

Pertimbangan dalam Pemilihan APAR CO2:

  • Ukuran dan Kapasitas:

    • Pilih ukuran dan kapasitas APAR CO2 yang sesuai dengan risiko kebakaran di area yang akan dilindungi.

    • Pertimbangkan luas ruangan, jenis bahan yang mudah terbakar, dan potensi tingkat keparahan kebakaran.

  • Kualitas dan Sertifikasi:

    • Pastikan APAR CO2 yang Anda pilih memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

    • Periksa apakah APAR CO2 memiliki sertifikasi dari lembaga yang terakreditasi.

  • Kemudahan Penggunaan:

    • Pilih APAR CO2 yang mudah digunakan dalam situasi darurat.

    • Pertimbangkan desain ergonomis dan kemudahan pengoperasian.

  • Perawatan dan Pemeliharaan:

    • Pertimbangkan kemudahan perawatan dan pemeliharaan APAR CO2.

    • Pastikan ada layanan purna jual yang tersedia untuk pengisian ulang dan perbaikan.

Aspek Kesehatan dan Keselamatan:

  • Risiko Asfiksia:
    • Gas CO2 dapat mengurangi kadar oksigen di udara, sehingga dapat menyebabkan asfiksia (sesak napas).
    • Gunakan APAR CO2 di ruangan tertutup dengan hati-hati dan pastikan ada ventilasi yang baik.
  • Risiko Luka Bakar Dingin:
    • CO2 dikeluarkan dengan suhu yang sangat rendah, sehingga dapat menyebabkan luka bakar dingin jika kontak dengan kulit.
    • Hindari kontak langsung dengan semprotan CO2.
  • Prosedur Keselamatan:
    • Selalu ikuti prosedur keselamatan yang ditetapkan saat menggunakan APAR CO2.
    • Jika api terlalu besar atau tidak dapat dikendalikan, segera evakuasi dan hubungi pemadam kebakaran.

Integrasi dengan Teknologi Modern:

  • Sistem Pemantauan Jarak Jauh:
    • Sistem pemantauan jarak jauh dapat digunakan untuk memantau kondisi APAR CO2 secara real-time.
    • Sistem ini dapat memberikan peringatan jika ada masalah, seperti penurunan tekanan atau kerusakan.
  • Sistem Deteksi Kebakaran Terintegrasi:
    • Integrasi APAR CO2 dengan sistem deteksi kebakaran terintegrasi dapat meningkatkan respons terhadap kebakaran.
    • Sistem ini dapat secara otomatis melepaskan CO2 jika terdeteksi kebakaran.
  • Aplikasi Mobile:
    • Aplikasi mobile dapat digunakan untuk memberikan informasi tentang lokasi APAR CO2, prosedur penggunaan, dan jadwal pemeliharaan.

Pentingnya Edukasi Berkelanjutan:

  • Pelatihan Berkala:
    • Pelatihan tentang penggunaan APAR CO2 harus dilakukan secara berkala untuk memastikan pengetahuan dan keterampilan tetap terjaga.

Pertimbangan dalam Pemilihan APAR CO2:

  • Ukuran dan Kapasitas:
    • Pilih ukuran dan kapasitas APAR CO2 yang sesuai dengan risiko kebakaran di area yang akan dilindungi.
    • Pertimbangkan luas ruangan, jenis bahan yang mudah terbakar, dan potensi tingkat keparahan kebakaran.
  • Kualitas dan Sertifikasi:
    • Pastikan APAR CO2 yang Anda pilih memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.
    • Periksa apakah APAR CO2 memiliki sertifikasi dari lembaga yang terakreditasi.
  • Kemudahan Penggunaan:
    • Pilih APAR CO2 yang mudah digunakan dalam situasi darurat.
    • Pertimbangkan desain ergonomis dan kemudahan pengoperasian.
  • Perawatan dan Pemeliharaan:
    • Pertimbangkan kemudahan perawatan dan pemeliharaan APAR CO2.
    • Pastikan ada layanan purna jual yang tersedia untuk pengisian ulang dan perbaikan.

Foam AR-AFFF I Foam Concentrate AR-AFFF 3% dan 6%

Pertimbangan dalam Pemilihan APAR CO2:

  • Ukuran dan Kapasitas:

    • Pilih ukuran dan kapasitas APAR CO2 yang sesuai dengan risiko kebakaran di area yang akan dilindungi.

    • Pertimbangkan luas ruangan, jenis bahan yang mudah terbakar, dan potensi tingkat keparahan kebakaran.

  • Kualitas dan Sertifikasi:

    • Pastikan APAR CO2 yang Anda pilih memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

    • Periksa apakah APAR CO2 memiliki sertifikasi dari lembaga yang terakreditasi.

  • Kemudahan Penggunaan:

    • Pilih APAR CO2 yang mudah digunakan dalam situasi darurat.

    • Pertimbangkan desain ergonomis dan kemudahan pengoperasian.

  • Perawatan dan Pemeliharaan:

    • Pertimbangkan kemudahan perawatan dan pemeliharaan APAR CO2.

    • Pastikan ada layanan purna jual yang tersedia untuk pengisian ulang dan perbaikan.

Aspek Kesehatan dan Keselamatan:

  • Risiko Asfiksia:

    • Gas CO2 dapat mengurangi kadar oksigen di udara, sehingga dapat menyebabkan asfiksia (sesak napas).

    • Gunakan APAR CO2 di ruangan tertutup dengan hati-hati dan pastikan ada ventilasi yang baik.

  • Risiko Luka Bakar Dingin:

    • CO2 dikeluarkan dengan suhu yang sangat rendah, sehingga dapat menyebabkan luka bakar dingin jika kontak dengan kulit.

    • Hindari kontak langsung dengan semprotan CO2.

  • Prosedur Keselamatan:

    • Selalu ikuti prosedur keselamatan yang ditetapkan saat menggunakan APAR CO2.

    • Jika api terlalu besar atau tidak dapat dikendalikan, segera evakuasi dan hubungi pemadam kebakaran.

Integrasi dengan Teknologi Modern:

  • Sistem Pemantauan Jarak Jauh:

    • Sistem pemantauan jarak jauh dapat digunakan untuk memantau kondisi APAR CO2 secara real-time.

    • Sistem ini dapat memberikan peringatan jika ada masalah, seperti penurunan tekanan atau kerusakan.

  • Sistem Deteksi Kebakaran Terintegrasi:

    • Integrasi APAR CO2 dengan sistem deteksi kebakaran terintegrasi dapat meningkatkan respons terhadap kebakaran.

    • Sistem ini dapat secara otomatis melepaskan CO2 jika terdeteksi kebakaran.

  • Aplikasi Mobile:

    • Aplikasi mobile dapat digunakan untuk memberikan informasi tentang lokasi APAR CO2, prosedur penggunaan, dan jadwal pemeliharaan.

Pentingnya Edukasi Berkelanjutan:

  • Pelatihan Berkala:

    • Pelatihan tentang penggunaan APAR CO2 harus dilakukan secara berkala untuk memastikan pengetahuan dan keterampilan tetap terjaga.

    • Pelatihan ini harus mencakup simulasi pemadaman api dan prosedur keselamatan.

  • Kampanye Keselamatan Kebakaran:

    • Kampanye keselamatan kebakaran harus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan kebakaran dan penggunaan APAR CO2.

    • Peningkatan kesadaran masyarakat akan mengurangi resiko terjadinya kebakaran.

  • APAR CO2 Sangat cocok untuk memadamkan api yang diakibatkan oleh masalah kelistrikan.

  • APAR CO2 tidak meninggalkan residu, sehingga tidak akan merusak barang

Pertimbangan dalam Pemilihan APAR CO2:

  • Ukuran dan Kapasitas:
    • Pilih ukuran dan kapasitas APAR CO2 yang sesuai dengan risiko kebakaran di area yang akan dilindungi.
    • Pertimbangkan luas ruangan, jenis bahan yang mudah terbakar, dan potensi tingkat keparahan kebakaran.
  • Kualitas dan Sertifikasi:
    • Pastikan APAR CO2 yang Anda pilih memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.
    • Periksa apakah APAR CO2 memiliki sertifikasi dari lembaga yang terakreditasi.
  • Kemudahan Penggunaan:
    • Pilih APAR CO2 yang mudah digunakan dalam situasi darurat.
    • Pertimbangkan desain ergonomis dan kemudahan pengoperasian.
  • Perawatan dan Pemeliharaan:
    • Pertimbangkan kemudahan perawatan dan pemeliharaan APAR CO2.
    • Pastikan ada layanan purna jual yang tersedia untuk pengisian ulang dan perbaikan.

APAR CO2 JENIS BAHAN , FUNGSI DAN HARGA

APAR CO2 (Alat Pemadam Api Ringan Karbon Dioksida) adalah alat pemadam api yang menggunakan karbon dioksida sebagai bahan pemadamnya. Berikut adalah informasi mengenai jenis bahan, fungsi, dan perkiraan harga APAR CO2:

Jenis Bahan:

  • Bahan pemadam utama: Karbon dioksida (CO2)
  • Karbon dioksida bekerja dengan cara menghilangkan oksigen dari api, sehingga api padam.
  • CO2 juga memiliki efek pendinginan yang membantu memadamkan api.

Fungsi:

  • APAR CO2 sangat efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B (bahan cair yang mudah terbakar) dan kelas C (instalasi listrik bertegangan).
  • Cocok digunakan di area yang memiliki peralatan elektronik sensitif, seperti ruang server, laboratorium, dan ruang komputer, karena tidak meninggalkan residu setelah digunakan.
  • APAR CO2 juga sering digunakan di industri minyak dan gas, serta penerbangan.

Perkiraan Harga:

Harga APAR CO2 bervariasi tergantung pada ukuran, merek, dan kualitasnya. Berikut adalah perkiraan harga berdasarkan penelusuran:

  • Harga isi ulang/refill APAR CO2: Sekitar Rp 44.975 per kg.
  • Harga APAR CO2 3 Kg: mulai dari Rp823.232.
  • Harga APAR CO2 juga dapat mencapai jutaan rupiah, tergantung pada ukuran dan merek.

Penting untuk diperhatikan:

  • Harga dapat berubah sewaktu-waktu, dan sebaiknya Anda membandingkan harga dari beberapa penjual sebelum membeli.
  • Pastikan APAR CO2 yang Anda beli memiliki sertifikasi yang sesuai dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.
  • Lakukan pengecekan secara berkala terhadap APAR CO2.

APAR CO2 (Alat Pemadam Api Ringan Karbon Dioksida) adalah alat pemadam api yang menggunakan karbon dioksida sebagai bahan pemadamnya. Berikut adalah informasi mengenai jenis bahan, fungsi, dan perkiraan harga APAR CO2:

Related Articles

Alat Pemadam Api Ringan Abc Powder

APAR Alat Pemadam Api

Kontak

WA- 081317980707

 HP- 0822 7796 0808

Tlp+6221-38799105

 Info@Lavindosafety.com

Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok O-41, Jl. Letjen Suprapto , Jakarta Pusat 10640

 

Visitor Counter

United States of America 50.0% United States of America
Indonesia 26.2% Indonesia
Taiwan, Province of China 5.1% Taiwan, Province of China
Brazil 2.8% Brazil

Total:

43

Countries
000007
Today: 2
This Week: 10
This Month: 19
This Year: 19

Google Maps

Sertifikat