Alat Pemadam Api Co2 Carbondioksida

Harga Apar Co2 Untuk Computer

Harga Apar Co2 Untuk Computer bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti:Berikut adalah perkiraan harga APAR berdasarkan jenis dan kapasitasnya

JENIS BAHAN PEMADAM:

  • Serbuk kimia kering (dry chemical powder): Umumnya lebih terjangkau.
  • Karbon dioksida (CO2): Lebih mahal karena efektif untuk kebakaran elektrik.
  • Busa (foam): Harganya bervariasi tergantung jenis busa.
  • Ukuran dan kapasitas: Semakin besar kapasitas APAR, semakin tinggi harganya.
  • Merek: Merek-merek ternama biasanya menawarkan harga yang lebih tinggi.
  • Fitur tambahan: APAR dengan fitur tambahan, seperti indikator tekanan atau selang yang lebih panjang, mungkin memiliki harga yang lebih mahal.
  • Tempat Pembelian: Harga juga dapat berbeda tergantung pada tempat pembelian, baik di toko online maupun toko fisik.
  • Berikut adalah perkiraan harga APAR berdasarkan jenis dan kapasitasnya:

APAR SERBUK KIMIA KERING (DRY CHEMICAL POWDER

  • Kapasitas 1 kg: Mulai dari Rp100.000 - Rp600.000
  • Kapasitas 3 kg: Mulai dari Rp185.000 - Rp800.000
  • Kapasitas 9 kg: Mulai dari Rp500.000 - Rp1.000.000
  • APAR Karbon Dioksida (CO2):
    • Kapasitas 2,3 kg: Mulai dari Rp700.000 - Rp2.000.000
    • Kapasitas 5 kg: Mulai dari Rp1.200.000 - Rp3.000.000
  • APAR Busa (Foam):
    • Kapasitas 5 kg: Mulai dari Rp225.000
    • Kapasitas 6 kg: Mulai dari Rp245.000

Catatan:

  • Harga-harga di atas adalah perkiraan dan dapat berubah sewaktu-waktu.
  • Sebaiknya lakukan riset dan bandingkan harga dari beberapa penjual sebelum membeli.
  • Pastikan APAR yang dibeli memiliki sertifikasi SNI untuk menjamin kualitas dan keamanannya.

JENIS-JENIS APAR DAN PENGGUNAANNYA:

  • APAR Serbuk Kimia Kering (Dry Chemical Powder):
    • Efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A (benda padat), B (cairan mudah terbakar), dan C (gas mudah terbakar).
    • Cocok untuk penggunaan di rumah, kantor, dan kendaraan.
  • APAR Karbon Dioksida (CO2):
    • Efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B dan C, serta kebakaran yang melibatkan peralatan listrik.
    • Tidak meninggalkan residu, sehingga aman untuk digunakan pada peralatan elektronik.
    • Cocok untuk laboratorium, ruang server, dan area dengan peralatan listrik sensitif.
  • APAR Busa (Foam):
    • Efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A dan B.
    • Membentuk lapisan busa yang dapat menutupi permukaan bahan bakar dan mencegah penyalaan ulang.
    • Cocok untuk area penyimpanan bahan bakar dan industri.
  • APAR Cairan Kimia (Liquid Chemical):
    • jenis ini biasanya di gunakan untuk memadamkan kebakaran yang di sebabkan oleh minyak goreng atau lemak. biasanya di gunakan di dapur.
  • APAR Halon:
    • Jenis ini sudah sangat jarang di temui, karena bahan yang di gunakan dapat merusak lapisan ozon.

Tips Memilih APAR:

  • Identifikasi potensi risiko kebakaran di area Anda.
  • Pilih jenis APAR yang sesuai dengan risiko kebakaran tersebut.
  • Perhatikan ukuran dan kapasitas APAR agar sesuai dengan luas area yang dilindungi.
  • Pastikan APAR memiliki sertifikasi SNI.
  • Periksa tanggal kedaluwarsa APAR secara berkala.
  • selalu letakan APAR di tempat yang mudah di jangkau.

Perawatan APAR:

  • Lakukan pemeriksaan berkala untuk memastikan APAR dalam kondisi baik.
  • Isi ulang APAR setelah digunakan atau jika tekanan menurun.
  • Simpan APAR di tempat yang kering dan mudah diakses.

Pentingnya Pelatihan Penggunaan APAR:

  • Pastikan semua orang di rumah atau tempat kerja mengetahui cara menggunakan APAR dengan benar.
  • Ikuti pelatihan penggunaan APAR secara berkala untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Alat Pemadam Api Merk Vila Safe Vila Safe adalah merek alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia dalam berbagai jenis dan ukuran untuk memenuhi kebutuhan pemadaman kebakaran di berbagai lingkungan. Berikut adalah beberapa informasi mengenai APAR Vila Safe:

  • Jenis APAR Vila Safe:

    • Vila Safe menyediakan APAR dengan berbagai media pemadam, termasuk bubuk kimia kering (dry chemical powder) dan karbon dioksida (CO2).

    • APAR bubuk kimia kering cocok untuk memadamkan kebakaran kelas A (benda padat), B (cairan mudah terbakar), dan C (listrik).

    • APAR CO2 efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B dan C, serta tidak meninggalkan residu yang merusak peralatan elektronik.

  • Keunggulan APAR Vila Safe:

    • Dirancang untuk penggunaan yang mudah dan efektif dalam memadamkan api.

    • Tersedia dalam berbagai ukuran, memungkinkan penyesuaian dengan kebutuhan spesifik.

    • Beberapa model dilengkapi dengan fitur tambahan, seperti indikator tekanan untuk memudahkan pemantauan kondisi APAR.

  • Penggunaan APAR Vila Safe:

    • Cocok digunakan di berbagai lokasi, termasuk rumah, kantor, pabrik, kendaraan, dan tempat umum lainnya.

    • Penting untuk memastikan APAR ditempatkan di lokasi yang mudah diakses dan diketahui oleh semua orang.

    • Penting untuk dilakukan pengecekan kondisi dan masa berlaku APAR secara berkala.

  • Dimana bisa mendapatkan APAR Vila Safe:

    • APAR merek Vila Safe dapat ditemukan di toko-toko peralatan keselamatan dan toko daring yang menjual perlengkapan pemadam kebakaran.

Penting untuk diingat bahwa penggunaan APAR yang efektif memerlukan pengetahuan tentang jenis-jenis kebakaran dan cara penggunaan APAR yang benar. Oleh karena itu, pelatihan penggunaan APAR sangat dianjurkan.


Harga Apar Co2 Untuk Computer APAR CO2 (Alat Pemadam Api Ringan Karbon Dioksida) sangat cocok untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan peralatan elektronik, termasuk komputer. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai penggunaan APAR CO2 untuk komputer:

 

Keunggulan APAR CO2 untuk Komputer:

  • Tidak Meninggalkan Residu: CO2 adalah gas yang tidak meninggalkan residu setelah digunakan, sehingga tidak merusak komponen elektronik yang sensitif. Ini sangat penting untuk komputer dan peralatan elektronik lainnya.

  • Efektif Memadamkan Kebakaran Kelas C: Kebakaran kelas C melibatkan peralatan listrik bertegangan. CO2 sangat efektif dalam memadamkan jenis kebakaran ini dengan cara menghilangkan oksigen yang dibutuhkan untuk pembakaran.

  • Tidak Konduktif: CO2 tidak menghantarkan listrik, sehingga aman digunakan pada peralatan elektronik yang masih bertegangan.

Hal yang Perlu Diperhatikan:

  • Risiko Asfiksia: CO2 dapat menyebabkan asfiksia (kekurangan oksigen) jika digunakan di ruangan tertutup. Oleh karena itu, pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik saat menggunakan APAR CO2.

  • Efek Dingin: CO2 dapat menyebabkan efek dingin yang ekstrem saat dilepaskan, yang dapat merusak beberapa komponen elektronik jika terkena langsung dalam waktu lama. Semprotkan CO2 dari jarak yang aman.

  • Tidak Efektif untuk Kebakaran Kelas A: APAR CO2 kurang efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A (benda padat yang mudah terbakar seperti kertas atau kayu).

Penggunaan APAR CO2 yang Tepat:

  • Pastikan APAR CO2 dalam kondisi baik dan tekanan tabung sesuai.

  • Arahkan nozzle APAR ke dasar api.

  • Semprotkan CO2 dengan gerakan menyapu dari sisi ke sisi.

  • Setelah kebakaran padam, ventilasi ruangan dengan baik untuk menghilangkan CO2.

APAR CO2 adalah pilihan yang tepat untuk memadamkan kebakaran pada komputer dan peralatan elektronik lainnya karena tidak meninggalkan residu dan tidak menghantarkan listrik. Namun, penting untuk menggunakannya dengan hati-hati dan memperhatikan risiko asfiksia.

1. Pemeliharaan dan Inspeksi Rutin:

  • Pemeriksaan Tekanan:
    • Pastikan untuk secara teratur memeriksa tekanan pada tabung APAR CO2. Tekanan yang tidak sesuai dapat mengurangi efektivitas alat pemadam.
    • Biasanya, terdapat indikator tekanan pada tabung yang menunjukkan apakah tekanan berada dalam kisaran normal.
  • Inspeksi Fisik:
    • Periksa tabung APAR dari kerusakan fisik seperti karat, penyok, atau retak.
    • Pastikan selang dan nozzle dalam kondisi baik, tidak tersumbat atau rusak.
    • Periksa segel pengaman untuk memastikan APAR belum pernah digunakan atau mengalami gangguan.
  • Pengisian Ulang:
    • APAR CO2 perlu diisi ulang setelah digunakan, bahkan jika hanya sebagian kecil isinya yang dikeluarkan.
    • Pengisian ulang juga perlu dilakukan secara berkala, sesuai dengan rekomendasi pabrikan atau peraturan setempat.
  • Penempatan yang Tepat:
    • Tempatkan APAR CO2 di lokasi yang mudah diakses dan terlihat jelas, dekat dengan area yang berisiko kebakaran (misalnya, ruang server, ruang komputer).
    • Pastikan APAR tidak terhalang oleh benda-benda lain.
    • Berikan tanda penempatan APAR yang jelas.

2. Pelatihan Penggunaan:

  • Pelatihan Dasar:
    • Semua orang yang bekerja di area dengan peralatan komputer harus dilatih tentang cara menggunakan APAR CO2 dengan benar.
    • Pelatihan harus mencakup cara mengidentifikasi jenis kebakaran, cara mengoperasikan APAR, dan tindakan keselamatan yang perlu diambil.
  • Simulasi:
    • Melakukan simulasi pemadaman api secara berkala dapat membantu karyawan untuk lebih percaya diri dan siap menghadapi situasi darurat.

3. Pertimbangan Tambahan:

  • Ukuran APAR:
    • Pilih ukuran APAR CO2 yang sesuai dengan ukuran ruangan dan potensi risiko kebakaran.
    • Untuk ruang server atau ruang komputer yang besar, mungkin diperlukan beberapa APAR atau APAR dengan kapasitas yang lebih besar.
  • Standar dan Sertifikasi:
    • Pastikan APAR CO2 yang Anda beli memenuhi standar dan sertifikasi keselamatan yang berlaku.
    • Cek masa berlaku tabung APAR.

4. Keamanan Tambahan:

  • Sistem Deteksi Dini:
    • Pertimbangkan untuk memasang sistem deteksi asap atau panas di ruang komputer untuk mendeteksi kebakaran sejak dini.
  • Sistem Pemadaman Otomatis:
    • Untuk ruang server atau area dengan risiko kebakaran tinggi, sistem pemadaman otomatis (misalnya, sistem sprinkler gas) dapat memberikan perlindungan tambahan.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat meningkatkan keamanan peralatan komputer Anda dan meminimalkan risiko kerusakan akibat kebakaran.

5. Pertimbangan Lingkungan Dampak CO2:

  • Meskipun CO2 adalah agen pemadam api yang efektif, penting untuk diingat bahwa CO2 adalah gas rumah kaca. Penggunaan yang berlebihan dapat berkontribusi pada perubahan iklim.
  • Oleh karena itu, gunakan APAR CO2 hanya jika benar-benar diperlukan dan hindari pemborosan.
  • Alternatif:
    • Dalam beberapa kasus, agen pemadam api alternatif yang lebih ramah lingkungan mungkin tersedia. Pertimbangkan untuk mengevaluasi opsi-opsi ini jika memungkinkan.

6. Integrasi dengan Sistem Keselamatan Lainnya:

  • Sistem Alarm Kebakaran:
    • Integrasikan APAR CO2 dengan sistem alarm kebakaran untuk memberikan peringatan dini jika terjadi kebakaran.
  • Prosedur Evakuasi:
    • Pastikan ada prosedur evakuasi yang jelas dan dipahami oleh semua orang di area tersebut.
    • Latihan evakuasi secara berkala dapat membantu memastikan bahwa semua orang tahu apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat.

7. Standar dan Regulasi:

  • Kepatuhan:
    • Pastikan bahwa APAR CO2 yang digunakan mematuhi standar dan regulasi keselamatan kebakaran yang berlaku.
    • Ini mungkin termasuk standar dari organisasi seperti NFPA (National Fire Protection Association) atau standar lokal.
  • Inspeksi dan Sertifikasi:
    • Lakukan inspeksi dan sertifikasi APAR CO2 secara berkala oleh teknisi yang memenuhi syarat.

8. Tindakan Pasca Kebakaran:

  • Evaluasi Kerusakan:
    • Setelah kebakaran padam, lakukan evaluasi kerusakan untuk menentukan sejauh mana kerusakan pada peralatan komputer.
    • Jangan mencoba menyalakan kembali peralatan yang rusak sampai diperiksa oleh teknisi yang memenuhi syarat.
  • Pembersihan:
    • Meskipun CO2 tidak meninggalkan residu, mungkin ada debu atau kotoran lain yang perlu dibersihkan setelah kebakaran.
    • Gunakan peralatan pembersih yang sesuai untuk menghindari kerusakan pada komponen elektronik.
  • Pelaporan:
    • Laporkan insiden kebakaran kepada pihak berwenang yang sesuai dan dokumentasikan semua kerusakan dan tindakan yang diambil.

Dengan memperhatikan semua aspek ini, Anda dapat meningkatkan keamanan area komputer dan memastikan bahwa APAR CO2 digunakan dengan cara yang efektif dan bertanggung jawab.

9. Peran Penting dalam Perlindungan Data:

  • Meminimalkan Kerusakan Data:
    • Kebakaran pada peralatan komputer tidak hanya merusak perangkat keras tetapi juga dapat menghancurkan data berharga. APAR CO2, dengan sifatnya yang tidak meninggalkan residu, membantu meminimalkan risiko kerusakan data.
    • Ini sangat penting untuk bisnis dan organisasi yang menyimpan data sensitif dan penting.
  • Keberlanjutan Bisnis:
    • Dengan melindungi peralatan komputer dari kerusakan akibat kebakaran, APAR CO2 membantu memastikan keberlanjutan bisnis.
    • Ini meminimalkan waktu henti dan biaya pemulihan yang terkait dengan kehilangan data dan kerusakan peralatan.

10. Faktor Manusia dan Pelatihan:

  • Kepanikan dan Respons:
    • Dalam situasi kebakaran, kepanikan dapat menghambat respons yang efektif. Pelatihan yang tepat membantu individu tetap tenang dan menggunakan APAR CO2 dengan benar.
    • Pastikan pelatihan mencakup simulasi situasi darurat untuk mempersiapkan karyawan menghadapi tekanan.
  • Aksesibilitas dan Penempatan:
    • APAR CO2 harus ditempatkan di lokasi yang mudah diakses dan terlihat jelas.
    • Pastikan semua orang di area tersebut mengetahui lokasi APAR dan cara menggunakannya.
  • Pembaruan Pelatihan:
    • Pelatihan penggunaan APAR CO2 harus diperbarui secara berkala untuk memastikan bahwa semua orang tetap mengetahui prosedur yang benar.
    • Perubahan pada peralatan atau prosedur keselamatan harus dikomunikasikan dengan jelas.

11. Teknologi dan Inovasi:

  • APAR CO2 Otomatis:
    • Beberapa sistem APAR CO2 dirancang untuk beroperasi secara otomatis dalam mendeteksi dan memadamkan kebakaran.
    • Sistem ini dapat diintegrasikan dengan sistem deteksi kebakaran untuk respons yang lebih cepat.
  • Pemantauan Jarak Jauh:
    • Teknologi pemantauan jarak jauh dapat digunakan untuk memantau kondisi APAR CO2 dan memberikan peringatan jika ada masalah.
    • Ini membantu memastikan bahwa APAR selalu dalam kondisi siap pakai.

12. Pertimbangan Asuransi Persyaratan Asuransi:

  • Beberapa perusahaan asuransi mungkin memiliki persyaratan khusus terkait dengan perlindungan kebakaran di area komputer.
  • Pastikan untuk memahami persyaratan ini dan memastikan bahwa APAR CO2 dan sistem keselamatan lainnya memenuhi standar yang diperlukan.
  • Pengurangan Risiko:
    • Memiliki sistem perlindungan kebakaran yang efektif, termasuk APAR CO2, dapat membantu mengurangi risiko dan biaya asuransi.

Dengan mempertimbangkan semua aspek ini, Anda dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terlindungi untuk peralatan komputer Anda.

13. Integrasi dengan Sistem Manajemen Gedung Sistem Otomatis:

  • Integrasikan sistem APAR CO2 dengan sistem manajemen gedung (BMS) untuk pemantauan dan pengendalian yang lebih efektif.
  • BMS dapat memberikan peringatan dini jika terjadi kebakaran dan secara otomatis mengaktifkan sistem APAR CO2.
  • Pemantauan Terpusat:
    • Sistem pemantauan terpusat dapat memungkinkan petugas keamanan untuk memantau kondisi APAR CO2 di seluruh gedung dari satu lokasi.
    • Ini memungkinkan respons yang lebih cepat dan terkoordinasi dalam situasi darurat.

14. Pertimbangan Biaya:

  • Biaya Awal:
    • Biaya awal untuk membeli dan memasang APAR CO2 mungkin lebih tinggi daripada jenis APAR lainnya.
    • Namun, biaya ini dapat diimbangi oleh perlindungan yang lebih baik terhadap peralatan komputer yang mahal dan data berharga.
  • Biaya Pemeliharaan:
    • Biaya pemeliharaan rutin, seperti inspeksi dan pengisian ulang, juga perlu dipertimbangkan.
    • Pastikan untuk memilih penyedia layanan yang menawarkan harga yang kompetitif dan layanan yang berkualitas.
  • Biaya Asuransi:
    • Seperti yang telah dibahas sebelumnya, memiliki sistem perlindungan kebakaran yang efektif dapat membantu mengurangi biaya asuransi.

15. Kesadaran dan Tanggung Jawab Budaya Keselamatan:

  • Membangun budaya keselamatan yang kuat di tempat kerja sangat penting untuk mencegah kebakaran dan meminimalkan kerugian.
  • Ini mencakup pelatihan reguler, kesadaran akan potensi bahaya kebakaran, dan tanggung jawab individu untuk mengikuti prosedur keselamatan.
  • Peran Manajemen:
    • Manajemen memiliki peran penting dalam memastikan bahwa APAR CO2 dan sistem keselamatan lainnya dipelihara dengan baik dan digunakan dengan benar.
    • Mereka juga bertanggung jawab untuk memberikan sumber daya yang diperlukan untuk pelatihan dan pemeliharaan.

Poin Penting Tambahan Jenis Kebakaran:

  • APAR CO2 paling efektif untuk kebakaran Kelas B (cairan mudah terbakar) dan Kelas C (peralatan listrik).
  • Tidak efektif untuk kebakaran Kelas A (benda padat) atau Kelas D (logam).
  • Penempatan APAR:
    • Letakkan APAR di tempat yang mudah diakses dan terlihat jelas.
    • Pastikan ada tanda yang jelas yang menunjukkan lokasi APAR.
  • Pelatihan Penggunaan:
    • Semua karyawan harus dilatih tentang cara menggunakan APAR dengan benar.
    • Latihan rutin sangat penting untuk memastikan respons yang efektif dalam keadaan darurat.

Dengan memperhatikan semua aspek ini, Anda dapat memastikan bahwa APAR CO2 digunakan dengan cara yang paling efektif untuk melindungi peralatan komputer Anda dan orang-orang di sekitar Anda.

16. Integrasi dengan Sistem Deteksi Kebakaran Sistem Deteksi Dini:

  • Integrasikan APAR CO2 dengan sistem deteksi kebakaran seperti detektor asap atau panas. Integrasi ini akan memicu respons otomatis saat kebakaran terdeteksi.
  • Sistem deteksi dini membantu meminimalkan kerusakan dengan memadamkan api secepat mungkin.
  • Alarm Otomatis:
    • Sistem deteksi dapat mengirimkan alarm otomatis ke pusat pemantauan atau petugas keamanan, memungkinkan respons cepat dan terkoordinasi.

17. Pertimbangan Ergonomi dan Kemudahan Penggunaan Desain Ergonomis:

  • Pilih APAR CO2 dengan desain ergonomis yang mudah dipegang dan dioperasikan.
  • Pastikan tuas dan nozzle mudah diakses dan digunakan, bahkan dalam situasi panik.
  • Berat dan Mobilitas:
    • Pertimbangkan berat dan mobilitas APAR CO2, terutama jika perlu dipindahkan dengan cepat.
    • Untuk area yang luas, pertimbangkan APAR dengan roda atau troli.
  • Instruksi yang Jelas:
    • Pastikan APAR CO2 dilengkapi dengan instruksi yang jelas dan mudah dipahami.
    • Instruksi harus mencakup langkah-langkah penggunaan, tindakan pencegahan, dan informasi pemeliharaan.

18. Regulasi dan Standar Keselamatan Kepatuhan Terhadap Regulasi:

  • Pastikan APAR CO2 yang digunakan mematuhi regulasi dan standar keselamatan kebakaran yang berlaku.
  • Ini mungkin termasuk standar dari organisasi seperti NFPA (National Fire Protection Association) atau standar lokal.
  • Sertifikasi dan Pengujian:
    • Pilih APAR CO2 yang telah disertifikasi dan diuji oleh lembaga yang diakui.
    • Ini memastikan bahwa APAR memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ditetapkan.
  • Inspeksi Berkala:
    • Pastikan untuk melakukan inspeksi berkala pada APAR CO2 oleh teknisi yang memenuhi syarat.
    • Inspeksi ini akan memastikan bahwa APAR dalam kondisi siap pakai dan memenuhi standar keselamatan.

19. Edukasi dan Pelatihan Berkelanjutan Pelatihan Rutin:

  • Lakukan pelatihan rutin tentang penggunaan APAR CO2 dan prosedur keselamatan kebakaran.
  • Pelatihan ini harus mencakup simulasi situasi darurat untuk mempersiapkan karyawan.
  • Kesadaran Keselamatan:
    • Tingkatkan kesadaran keselamatan di tempat kerja dengan mengadakan kampanye dan lokakarya tentang pencegahan kebakaran.
    • Pastikan semua orang memahami pentingnya keselamatan kebakaran dan peran mereka dalam mencegah kebakaran.
  • Pembaruan Informasi:
    • Pastikan semua orang mendapatkan informasi terbaru tentang prosedur keselamatan kebakaran dan penggunaan APAR CO2.
    • Perubahan pada regulasi atau standar keselamatan harus dikomunikasikan dengan jelas.

Dengan mempertimbangkan semua aspek ini, Anda dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terlindungi untuk peralatan komputer Anda dan orang-orang di sekitar Anda.

Related Articles

Alat Pemadam Api Co2 Carbondioksida

Alat Pemadam Api Co2 Carbondioksida Kelas Bc

Kontak

WA- 081317980707

 HP- 0822 7796 0808

Tlp+6221-38799105

 Info@Lavindosafety.com

Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok O-41, Jl. Letjen Suprapto , Jakarta Pusat 10640

 

Visitor Counter

United States of America 50.0% United States of America
Indonesia 26.2% Indonesia
Taiwan, Province of China 5.1% Taiwan, Province of China
Brazil 2.8% Brazil

Total:

43

Countries
000007
Today: 2
This Week: 10
This Month: 19
This Year: 19

Google Maps

Sertifikat