Alat Pemadam Api Co2 Carbondioksida

APAR Co2 Carbondioksida 3,2 Kg

APAR Co2 Carbondioksida jenis APAR yang digunakan untuk memadamkan kebakaran skala kecil. Setiap jenis APAR Co2 Carbondioksida 

dibuat menggunakan media tertentu dengan fungsi kelas kebakaran yang berbeda", begitu juga dengan APAR Co2 Carbondioksida memiliki fungsi khusus atau spesifik yang berbeda dengan jenis APAR Co2 Carbondioksida lainnya. 

Apa Itu Alat Pemadam Api CO2? APAR Co2 Carbondioksida sistem pemadam kebakaran yang memanfaatkan Carbon Dioxide atau Co² Carbondiokside untuk memadamkan api . Carbon Dioxide (CO2) merupakan gas yang sifatnya tidak dapat terbakar dan terdiri atas 1 atom karbon dan 2 atom oksigen. 

APAR Co2 Carbondioksida 3,2 Kg 

Berbeda dengan APAR Co2 Carbondioksida jenis lainnya, APAR Co2 Carbondioksida tidak dilengkapi dengan pressure gauge. Pressure Gauge sendiri berfungsi untuk mengecek tekanan di dalam tabung APAR Co² Carbondiokside menggunakan media berupa Co² Carbondiokside cair atau liquid yang secara kimia mempunyai tekanan 830 psi. Hal ini membuat pressure gauge tidak berfungsi optimal untuk membaca tekanan APAR Co² Carbondiokside secara tepat.

 

Lantas, bagaimana cara mengecek tekanan APAR Co² Carbondiokside ? Karena tidak bisa dicek menggunakan pressure gauge, maka pengecekan tekanan APAR Co² Carbondioksidedilakukan dengan cara menimbangnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jumlah Co² Carbondioksidedi dalamnya. Jika beratnya berkurang dari berat awalnya, maka tekanan APAR Co² Carbondioksidebisa dipastikan turun. 

 

CARA KERJA APAR CO² CARBONDIOKSIDE DALAM MEMADAMKAN API
APAR Co2 Carbondioksida kelas kebakaran B dan C APAR Co² Carbondiokside dapat diaplikasikan untuk mengatasi kebakaran kelas B dan C. Namun, alat pemadam api ini lebih sering dimanfaatkan untuk menangani kebakaran akibat masalah elektrikal, yaitu kebakaran kelas C. Hal ini karena sifat APAR Co² Carbondiokside yang non- konduktif dengan listrik. Lalu, bagaimana cara kerja APAR CO2? 

 APAR Co2 Carbondioksida 3,2 Kg

Pada awalnya, media APAR Co² Carbondioksideadalah berbentuk cair. Setelah tekanan keluar dari tabung pemadam api dan media Co² Carbondioksideterkena suhu ruangan, maka Co² Carbondioksideakan segera berubah bentuk menjadi gas. Perubahan karakteristik Co² Carbondioksideini terbentuk karena adanya proses sublimasi.

Alasannya kenapa APAR Co²Carbondioksidebisa memadamkan api adalah suhu Co² Carbondiokside yang rendah (-50 °C) mampu melawan suhu api yang tinggi. Hal ini akan menghasilkan efek pendinginan pada titik api secara intens. Selain itu, gas Co² Carbondiokside juga lebih berat dibandingkan oksigen. Ketika APAR Co² Carbondiokside ditembakkan ke area titik api, maka Co² Carbondiokside akan langsung menggantikan oksigen. Padahal, oksigen sangat dibutuhkan agar api bisa tetap menyala karena termasuk sebagai unsur pembentuk api. Sesuai dengan teori segitiga api bahwa apabila salah satu unsur pembentuk api dihilangkan, maka api bisa padam. 

 

Berdasarkan teori segitiga api, unsur- unsur pembentuk api adalah sumber panas, oksigen, dan bahan bakar. Saat oksigen terhalang oleh CO2, maka tidak bisa bereaksi dengan bahan bakar dan sumber panas untuk membentuk api. Hal inilah yang kemudian membuat api bisa segera padam.

 

KEGUNAAN ALAT PEMADAM API CO² CARBONDIOKSIDE DI BERBAGAI BIDANG
APAR Co2 Carbondioksida pilihan yang tepat untuk mengatasi kelas kebakaran B dan C. Kelas kebakaran B disebabkan karena benda cair mudah terbakar, seperti alkohol, cat, minyak, bensin, dll. Sementara itu, kelas kebakaran C disebabkan karena masalah elektrikal, seperti korsleting atau arus pendek listrik. 

 APAR Co2 Carbondioksida 3,2 Kg

Berbeda dengan beberapa jenis lainnya, APAR Co2 Carbondioksida bersifat clean agent. Sifat ini membuat gas Co² Carbondiokside tidak akan merusak peralatan listrik serta tidak meninggalkan residu apa pun. Selain itu, gas Co² Carbondiokside juga bersifat tidak berbau, tidak berwarna, serta ramah lingkungan.

Karena bersifat clean agent, alat pemadam api apar Co² Carbondiokside menjadi pilihan tepat untuk memproteksi ruang yang berisi alat elektronik. Contohnya adalah ruang server dan ruang komputer. Selain itu, APAR Co² Carbondiokside juga sangat aman digunakan pada ruangan yang berisi benda- benda sensitif, seperti ruang arsip dan laboratorium.

Selain aman untuk peralatan listrik, APAR Co² Carbondiokside yang minim residu juga dapat mempersingkat down time. Hal ini karena kita tidak perlu direpotkan dengan membersihkan residu. Ruangan bisa segera digunakan kembali pasca terjadinya kebakaran. 

 

APAR CO² CARBONDIOKSIDE KWALITAS TERBAIK REKOMENDASI DAMKAR DKI
APAR Co2 Carbondioksida ini untuk memproteksi kebakaran api . Agar hasil proteksi lebih optimal, pastikan kamu memilih alat pemadam api Co² Carbondiokside yang terbaik. kami merupakan distributor alat pemadam api berkualitas standar NFPA.

dipeersiapkan  kwalitas terbaik merk Pronaar. Alat pemadam api Co² Carbondiokside ini dijamin berkwalitas karena sudah teruji dan mendapatkan sertifikasi dari Lab Damkar DKI Jakarta. Tabung terbukti kuat, tidak bocor, dan anti karat. Tabung APAR juga telah diuji hingga tekanan 80 bar.

Setiap pembelian APAR Co² Carbondiokside Pronaar di kami juga pasti akan mendapatkan garansi 5 tahun. Alat pemadam api APAR Co² Carbondiokside Brasnd Pronaar tersedia dengan beberapa ukuran yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Beberapa produk APAR Co² CarbondioksidePronaar yang tersedia diantaranya adalah sebagai berikut:

 

 APAR Co² Carbondiokside 2,2 kg

 APAR Co² Carbondiokside 3 kg

 APAR Co² Carbondiokside 5 kg

 APAR Co² Carbondiokside 6,8 kg

.

Apa Itu APAR Co² Carbondiokside..?

APAR Co² Carbondioksidea menggunakan media gas carbondioksida Efektif dan cepat dalam memadamkan api karena terdapat senyawa karbon dioksida, yaitu satu atom karbon dan dua atom oksigen.

 

Cara kerja APAR Co² Carbondiokside dalah mengubah media pemadam api yang awalnya berbentuk cairan liquid. Ketika media APAR Co² Carbondiokside dan tekanan gas keluar dari tabung dan bereaksi dengan suhu ruangan, maka media tersebut akan berubah menjadi gas.

Proses tersebut dinamakan sublimasi atau perubahan suatu zat berbentuk cair menjadi gas. Hal ini membuat proses pemadaman api bisa berjalan cepat dan efisien. Mengapa bisa begitu? Ya, karena suhu Co² Carbondiokside sangat rendah (-50°C), sehingga mampu melawan suhu api yang tinggi.

 

APAR Co² Carbondiokside adalah salah satu jenis alat pemadam api yang banyak digunakan dan diaplikasikan untuk berbagai area. Fungsi alat pemadam api Co² Carbondioksi desama seperti APAR Co² Carbondiokside lain, yaitu membantu memadamkan kebakaran kecil.

Jenis APAR Co² Carbondiokside ini menggunakan agen pemadam gas bersih yang tidak mudah terbakar. Gas ini mampu menghentikan kebakaran dengan cara menghilangkan oksigen yang dibutuhkan pada proses pembakaran.

 

Saat APAR Co² Carbondiokside dilepaskan  gas ini akan mengalir keluar dalam bentuk tekanan tinggi. Co² Carbondiokside memiliki sifat yang lebih berat dibanding udara, sehingga cenderung mengalir turun dan menyebar ke area yang terkena kebakaran.

 

APAR Co² Carbondiokside bekerja dengan cara menghilangkan oksigen di sekitar api. Perlu diketahui bahwa kebakaran memerlukan tiga unsur yang disebut segitiga api. Unsur tersebut adalah oksigen, sumber panas, dan bahan bakar.

 

Dengan mengalirkan APAR Co² Carbondiokside ke titik api, oksigen yang dibutuhkan untuk reaksi pembakaran pada segitiga api akan berkurang, bahkan hilang sepenuhnya. Saat pasokan oksigen berkurang atau hilang, maka otomatis akan padam.

 

Selain menghilangkan oksigen, APAR Co² Carbondiokside juga memadamkan api dengan cara memberikan pendinginan. Dalam wujud gas, Co² Carbondioksidememiliki sifat alamiah dapat menyerap panas saat berubah ke dalam bentuk padat (Co² Carbondioksidebeku).

 

Beda dari Alat Pemadam Api lainya APAR Co² Carbondiokside Tidak Punya Pressure Gauge Alat pemadam api Co² Carbondiokside ternyata nggak punya pressure gauge, loh! Padahal, hampir semua jenis APAR dilengkapi dengan komponen pressure gauge. Nah, pressure gauge sendiri adalah alat untuk mengukur tekanan pada APAR.

 

Agar aman dan efektif untuk digunakan saat darurat, tekanan APAR Co² Carbondiokside harus berada pada batas normal. Tekanan APAR Co² Carbondiokside normal ditunjukkan dengan jarum indikator yang menunjuk area hijau atau green area dengan tekanan 13 – 18 bar.

 

Namun, komponen pressure gauge seperti ini tidak akan  temukan pada APAR CO2. Kok bisa ya? Ya, bentuk APAR Co² Carbondiokside memang cukup berbeda dari APAR lainnya. Kalau nggak punya pressure gauge, terus bagaimana cara mengecek tekanannya? Cara mengecek APAR Co² Carbondiokside dilakukan dengan cara menimbang berat tabung pemadam tersebut. Bandingkan antara berat APAR Co² Carbondioksidepada awal pembelian atau pengisian ulang APAR dengan berat pada saat pengecekan tekanan.

 

Jika beratnya masih sama atau tidak berkurang, maka artinya tekanan APAR Co² Carbondioksidetersebut masih normal. Sebaliknya, jika beratnya menurun, maka bisa diartikan bahwa tabung APAR Co² Carbondiokside  mengalami kebocoran, sehingga perlu diservice atau diisi ulang.

 

Apa Saja Kelas Kebakaran yang Bisa Dipadamkan Alat Pemadam Api CO2?
Jenis APAR Co² Carbondiokside sangat beragam berdasarkan media atau agen pemadam yang digunakan. Mulai dari APAR CO2, powder, foam, hingga liquid gas. Setiap jenis APAR Co² Carbondiokside  memiliki kemampuan dalam memadamkan kelas kebakaran tertentu.

 

Perlu diketahui bahwa tidak semua kelas kebakaran bisa efektif dipadamkan dengan APAR Co² Carbondiokside . Lalu, apa jenis kebakaran yang dapat dipadamkan dengan APAR Co² Carbondiokside ? Kelas kebakaran yang cocok diatasi dengan APAR Co² Carbondiokside adalah sebagai berikut:

KEBAKARAN KELAS B (BAHAN CAIR DAN GAS)

Jenis kebakaran yang diklasifikasikan sebagai kelas B adalah kebakaran yang melibatkan bahan cair dan gas mudah terbakar. Bahan tersebut diantaranya minyak, bensin, alkohol, solar, pelarut, spiritus, gas LPG, dll.

 

Kebakaran Kelas C (Listrik)
Kelas C adalah jenis kebakaran yang disebabkan oleh peralatan listrik yang terbakar. Mulai dari masalah pada kabel, peralatan elektronik, hingga mesin listrik. Biasanya, masalah listrik yang terjadi seperti korsleting listrik atau hubungan pendek arus listrik.

 

APAR Co² Carbondiokside kurang efektif untuk mengatasi kebakaran kelas A (bahan padat mudah terbakar seperti kayu dan plastik). Selain itu, kebakaran kelas D (logam mudah terbakar seperti natrium dan magnesium) juga tidak bisa diatasi oleh APAR CO2.

 

Untuk kebakaran kelas A, lebih cocok diatasi menggunakan APAR media powder atau foam. Sementara pada kebakaran kelas D, kamu membutuhkan bahan pemadam khusus yang memang dirancang untuk jenis logam tertentu..

 

KEUNGGULAN ALAT PEMADAM API CO2

Setiap jenis APAR tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Termasuk alat pemadam api Co² Carbondioksideyang memiliki beberapa kelebihan dibanding APAR lain. Memang apa saja kelebihannya? Yuk, cek penjelasannya berikut ini!

 APAR Co2 Carbondioksida 3,2 Kg

1. Tidak Meninggalkan Residu
alat pemadam api Co² Carbondiokside untuk kebakaran kelas B dan C

Alat pemadam api Co² Carbondiokside termasuk kategori APAR clean agent. Apa sih clean agent itu? Clean agent adalah jenis APAR Co² Carbondiokside yang dirancang khusus untuk memadamkan api tanpa meninggalkan residu atau kerusakan pada peralatan setelah pemadaman.

Biasanya, APAR Co² Carbondiokside clean agent digunakan pada area yang sensitif terhadap media pemadam lain, seperti air, powder, dan busa. Media tersebut bisa menyebabkan kerusakan, terutama area yang terdapat komponen listrik dan peralatan elektronik.

 

Alat pemadam api Co² Carbondiokside dianggap sebagai clean agent karena saat digunakan untuk memadamkan kebakaran hanya mengeluarkan gas saja. Gas Co² Carbondiokside tidak meninggalkan residu atau bekas setelah pemadaman selesai dilakukan.

 

2. Tidak Merusak Benda Berharga
APAR Co² Carbondiokside menggunakan agen pemadam yang tidak meninggalkan residu dan tidak merusak benda berharga. Mulai dari dokumen, aset berharga, hingga peralatan elektronik yang sensitif terhadap kerusakan oleh air maupun bahan pemadam lain.

 

3. Tidak Merusak Peralatan Listrik
Gas Co² Carbondiokside bersifat non- konduktor terhadap listrik. Ini artinya, penggunaan APAR Co² Carbondiokside tidak akan menghantarkan arus listrik. Hal ini berbeda dengan agen pemadam lain, seperti air dan busa yang bersifat konduktor atau bisa menghantarkan listrik.

 

Alat pemadam api Co² Carbondioksideuntuk ruang elektrik Oleh karena itu, APAR Co² Carbondiokside menjadi pilihan terbaik untuk mengatasi kebakaran di tempat atau area yang terdapat peralatan listrik.

 

FUNGSI

Api Co² Carbondiokside untuk Kebakaran Kelas B dan C apar Co² Carbondiokside Pronaar Setiap jenis alat pemadam api memiliki fungsi tersendiri, termasuk alat pemadam CO2. Meskipun sama- sama untuk memadamkan api, namun jenis kebakaran yang bisa dipadamkan oleh setiap APAR Co² Carbondiokside berbeda. Jenis kebakaran diklasifikasikan berdasarkan bahan bakar pemicunya.

Di Indonesia, kebakaran diklasifikasikan menjadi empat kelas, yaitu kebakaran kelas A, B, C, dan D. Lalu, APAR Co² Carbondioksideuntuk memadamkan kebakaran apa? Alat pemadam api Co² Carbondioksidecocok digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas B dan kelas C.

  • Kelas kebakaran B (disebabkan oleh benda cair dan gas mudah terbakar) 

  • Kelas kebakaran C (dipicu oleh adanya malfungsi alat elektronik atau korsleting listrik)

     

Jika Anda belum mengenal tentang apa itu kelas kebakaran dan klasifikasinya, silahkan baca dulu di sini Jenis APAR ini termasuk sebagai alat pemadam api clean agent, lho! Selain tidak menghantarkan listrik, media APAR Co² Carbondiokside yang berbentuk gas juga tidak meninggalkan residu. Jadi, setelah penyemprotan tidak akan meninggalkan residu dan area di sekitar lokasi tetap bersih.

 

APAR CO² CARBONDIOKSIDE UNTUK PANEL

Karena sifatnya yang clean agent, maka APAR Carbondioksida lebih sering digunakan di area/tempat khusus yang tidak boleh kotor dan terkena air. Di Indonesia sendiri, APAR Co² Carbondiokside lebih sering digunakan untuk memproteksi tempat yang berpotensi terjadi kebakaran kelas C, seperti:

  • Ruang panel

  • Ruang server

  • Pusat data

  • Ruang arsip

  • Ruang komputer

  • Laboratorium

  • Ruang generator Dan tempat- tempat khusus lainnya

 

Lalu, Apa Saja Ciri-Ciri dan Kelebihan APAR CO2?
apar Co² Carbondioksideguardall

Bagi Anda yang belum pernah melihat alat pemadam api CO2, tidak perlu khawatir. Sangat mudah untuk mengenali perbedaan APAR Co² Carbondioksidedan powder atau jenis APAR lainnya. Berikut merupakan beberapa kelebihan dan ciri-ciri APAR Co² Carbondioksideyang harus Anda tahu:

 

  • Bersifat clean agent dan tidak meninggalkan residu.

  • Bersifat non-konduktor/tidak menghantarkan arus listrik.

  • Jenis alat pemadam api ini menggunakan media yang tidak mengotori area maupun merusak peralatan elektronik.

  • Media karbon dioksida yang digunakan pada APAR Co² Carbondiokside mampu menurunkan suhu panas dengan cepat, sehingga sangat mudah untuk memadamkan kebakaran.

  • Memiliki keunikan tersendiri, yaitu tidak memiliki pressure gauge/pengukur tekanan tabung.

 

Lho, kenapa APAR Co² Carbondioksidetidak ada pressure gauge?
Di dalam tabung APAR Co² Carbondioksideberisikan media karbon dioksida cair atau liquid gas. Jika dihitung secara kimia, tekanan APAR Co² Carbondioksideadalah sebesar 830 psi. Sangat tinggi dibandingkan dengan standar tekanan APAR jenis lainnya yang hanya 13-18 bar saja.

 

Hal ini membuat pressure gauge tidak berfungsi optimal untuk membaca tekanan tabung APAR secara tepat. Oleh sebab itu, alat pemadam kebakaran Co² Carbondioksideini tidak memiliki pressure gauge.

 APAR Co2 Carbondioksida 3,2 Kg

Kalau tidak ada pressure gauge, lalu bagaimana cara mengetahui kondisi tekanan pada tabung APAR?
Ada satu cara untuk mengetahui tekanan APAR CO2, apakah normal atau berkurang. Caranya yaitu menimbang tabung APAR tersebut. Jika pada saat ditimbang tabung menjadi lebih ringan dari awal pembelian/pengisian ulang APAR, berarti terjadi penurunan tekanan.

 

Apabila berat tabung APAR Co² Carbondiokside berkurang, maka dapat diindikasikan terjadi kebocoran. Anda bisa segera melakukan perbaikan di vendor atau penjual alat pemadam api yang Anda percayai. Lakukan pengecekan dan penimbangan APAR Co² Carbondioksidesetiap 3- 6 bulan sekali.

CARA MENGECEK TEKANAN APAR CO2

Selain itu, Anda juga harus memastikan terlebih dahulu berat tabung APAR pada saat pertama membeli maupun isi ulang. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah Anda dalam mengetahui perbedaan berat tabung APAR.

 

Berdasarkan standar NFPA 10 7.3.3.1, alat pemadam kebakaran Co² Carbondioksideharus dilakukan hydrotest atau pengujian tekanan tabung APAR setiap 5 tahun. Setiap pemilik APAR juga harus mencatat tanggal pengetesan tersebut dengan jelas.

 

CARA MENGGUNAKAN

Apar co² carbondiokside yang aman dan efektif Sebenarnya, dalam penggunaan APAR Co² Carbondioksidesama dengan jenis alat pemadam lainnya, baik itu powder, foam, maupun liquid gas. Anda bisa menerapkan teknis PASS dalam penggunaan APAR CO2. Untuk lebih jelasnya, berikut tutorial menggunakan APAR Co² Carbondioksideyang bisa Anda lakukan.

 

1. Pull (Tarik Safety Pin)
Setiap APAR dilengkali dengan pin pengaman agar media pemadam api di dalam tabung APAR dan tekanan gas di dalamnya tidak keluar saat kondisi APAR sedang tidak digunakan. Nah, langkah pertama menggunakan APAR Co² Carbondioksideadalah menarik safety pin APAR tersebut.

2. Aim (Arahkan Selang)
Arahkan selang APAR ke sumber api dengan tangan memegang bagian nozzle atau ujung selang dengan erat. Hal tersebut bertujuan supaya selang pada saat media APAR keluar dapat terkendali dan tidak membuat api semakin menyebar. apar Co² Carbondiokside

3. Squeeze (Tekan Handle)
Cara menggunakan APAR selanjutnya adalah mengeluarkan media APAR Co² Carbondioksidedari dalam tabung. Caranya dengan menekan handle APAR secara penuh sambil mengarahkan selang APAR ke titik api. Pastikan tekan handle secara penuh supaya media APAR bisa keluar semua.

4. Sweep (Sapukan)
Anda juga harus menyapukan selang ke kanan dan ke kiri agar media keluar secara merata dan api bisa cepat padam. Lakukan langkah ini secara terus-menerus sampai api benar-benar padam atau sampai isi media pemadam kebakaran di dalam tabung APAR habis.

 

Nah, bagi Anda yang belum memiliki alat pemadam api ringan media CO2, sudah tahu belum harus beli dimana? Dapatkan alat pemadam api ringan media Co² Carbondioksidedi. Di sini, kami menyediakan APAR dengan kualitas terbaik dan tersertifikasi Damkar Indonesia.

 

Selain banyak keunggulannya, alat pemadam api yang kami jual juga bergaransi 5 tahun dan terintegrasi aplikasi apark. Anda juga bisa hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut terkait pemesanan APAR CO2. Yuk, sediakan alat proteksi kebakaran mulai dari sekarang!

ALAT PEMADADAM API Co² CARBONDIOKSIDA

Alat Pemadam api Co² Carbondiokside menggunakan media CO2 karbondioksida untuk memadamkan api. Didalamnya terdapat senyawa Co² Carbondiokside (1 atom karbon dan 2 atom oksigen) dan memiliki sifat gas yang tidak bisa terbakar.

 APAR Co2 Carbondioksida 3,2 Kg

Kelas B (Biasanya pemicu kebakaran ditimbulkan karena benda cair mudah terbakar, seperti bensin, minyak, alkohol, oli, dll)
Kelas C (Di kelas ini, kebakaran biasanya dipicu oleh masalah elektrikal, baik itu korsleting listrik maupun terjadi malfungsi alat elektronik yang mengandung aliran listrik) Kemudian bentuk media yang dikeluarkan dari selang tabung berupa solid snow/ice dry (salju padat). Jadi, jika kamu menggunakan APAR Co² Carbondioksidetidak akan mengotori ruangan. Hal tersebut dikarenakan alat pemadam api ini tidak meninggalkan residu.

 

Alat pemadam api Co² Carbondiokside sangat direkomendasikan untuk memproteksi tempat-tempat yang berisikan mesin atau benda yang memiliki aliran listrik bertegangan. Selain itu, APAR Co² Carbondioksidejuga bisa ditempatkan di ruangan yang berisikan cairan yang mudah terbakar. apar Co² Carbondioksideatasi kebakaran karena istrik Maka tak heran, jika kamu sering melihat alat pemadam api Co² Carbondioksideyang dipasang di tempat-tempat, seperti laboratorium, dapur restoran, dan ruang server.
 
Lalu, berapa tekanan tabung APAR pada model ini?
Umumnya, APAR memiliki tekanan tabung sebesar 13 bar saja. Akan tetapi, khusus untuk APAR CO2/Carbon Dioxide ini memiliki tekanan hingga 55 bar, lho. Kemudian dengan tekanan yang begitu besar, tabung APAR dibuat dengan ukuran yang tebal pula. Supaya tabung APAR kuat untuk menahan tekanan yang diberikan media CO2.
 
KELEBIHAN DARI ALAT PEMADAM API CO2
Berikut merupakan beberapa kelebihan dan keunggulan yang akan kamu dapatkan ketika menggunakan alat pemadam api karbon dioksida:
\
  • Alat pemadam api ini memiliki media yang memiliki sifat tidak merusak.
  • Media tidak membahayakan makhluk hidup, seperti tumbuhan, maupun manusia.
  • APAR Co² Carbondioksidedapat dengan cepat memutus rantai reaksi, sehingga api dapat cepat padam.
  • Tidak meninggalkan residu, sehingga ruangan yang disemprot menggunakan APAR Co² Carbondioksideakan tetap bersih.
  • Mampu menurunkan suhu panas dengan cepat di ruangan yang terbakar. Jadi, tanpa harus menunggu lama, ruangan sudah bisa digunakan kembali.
 
Seperti Apa Pengaplikasian Alat Pemadam Api CO2?
alat pemadam api Co² Carbondioksidedalam pengimplementasian
Saat mengaplikasikan alat pemadam kebakaran CO2, kami sarankan untuk menggunakan masker pernafasan (breathing apparatus). Penggunaan masker tersebut digunakan untuk mencegah pengguna APAR Co² Carbondioksidemenghirup CO2, karena akan berdampak buruk bagi pengguna, apalagi yang memiliki penyakit asma.

 APAR Co2 Carbondioksida 3,2 Kg

Sebelum menggunakan APAR CO2, kamu juga harus memperhatikan sirkulasi udara yang ada di ruangan tersebut. Karena jika sirkulasi udara tidak baik, dikhawatirkan gas karbon dioksida akan terlalu menumpuk di dalam ruangan dan menyebabkan masalah pernafasan pada orang-orang yang ada didalamnya.

 

Dalam penggunaan alat pemadam api Co² Carbondioksidejuga tidak disarankan menggunakannya di ruangan yang sempit. Selain menghambat mobilitas, juga membuat kadar karbon dioksida didalam ruangan tersebut semakin menumpuk.

 

Unik, APAR Co² Carbondiokside Ini Tidak Memiliki Pressure Gauge apar Co² Carbondioksidedan apar powder Pressure Gauge merupakan sebuah alat ukur yang berfungsi untuk mengukur tekanan dalam cairan maupun gas. Ini menjadi komponen penting dalam alat pemadam api ringan (APAR), karena sangat membantu dalam mengontrol dan menjaga tekanan dalam tabung sesuai batas yang diperlukan.

 

Tapi, kenapa alat pemadam api Co² Carbondiokside tidak memiliki Pressure Gauge? Jadi, seperti yang kita tahu bahwa APAR ini menggunakan CO2/Liquid gas cair yang biasa dikenal dengan salju/es kering ketika disemprotkan keluar.

 

Jika menggunakan hitungan kimia, cairan tersebut memiliki tekanan 830 psi. Maka dari itu, jika APAR Co² Carbondioksidedipasang alat pengukur tekanan akan selalu mendeteksi tekanan sebesar 830 psi. Sehingga alat pengukur tersebut tidak bisa membaca tekanan dengan tepat atau bisa dikatakan tidak dapat bekerja secara maksimal.

 

Nah, jadi itulah alasan mengapa alat pemadam api karbon dioksida ini tidak dipasang komponen tambahan pressure gauge.

 

Terus, Bagaimana Cara Mengetahui Tekanan di Dalam Tabung, Jika Tidak Ada Pressure Gauge nya?
menimbang apar co2
Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan menimbang APAR Co² Carbondiokside tersebut. Kamu bisa melakukan pengecekan APAR setidaknya 3- 6 bulan sekali dengan cara menimbangnya.

 APAR Co2 Carbondioksida 3,2 Kg

Dengan catatan, pastikan kamu sudah menimbang APAR pada saat pertama membeli/isi ulang APAR. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan atau tidak berat sekarang dengan berat tabung sebelumnya. Akan tetapi, menurut tabel NFPA 10 7.3.3.1, APAR Co² Carbondiokside yang dimiliki harus diuji tekanan silindernya setiap 5 tahun. Ingat! Kamu juga tetap harus mencatat tanggal pengetesan dengan jelas, ya!

Related Articles

Alat Pemadam Api Co2 Carbondioksida

Alat Pemadam Api Co2 Carbondioksida Kelas Bc

Kontak

WA- 081317980707

 HP- 0822 7796 0808

Tlp+6221-38799105

 Info@Lavindosafety.com

Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok O-41, Jl. Letjen Suprapto , Jakarta Pusat 10640

 

Visitor Counter

United States of America 50.0% United States of America
Indonesia 26.2% Indonesia
Taiwan, Province of China 5.1% Taiwan, Province of China
Brazil 2.8% Brazil

Total:

43

Countries
000007
Today: 2
This Week: 10
This Month: 19
This Year: 19

Google Maps

Sertifikat