Alat Pemadam Api Co2 Carbondioksida

APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida Fila Safe

APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2  salah satu jenis APAR yang menggunakan gas karbon dioksida sebagai agen pemadamnya. 

Penggunaan CO2 APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida  bertujuan untuk menghilangkan oksigen dari area terbakar, sehingga api mati karena kekurangan oksigen. APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida biasanya digunakan di lingkungan di mana pemadaman harus dilakukan tanpa merusak peralatan atau barang berharga lainnya karena tidak meninggalkan residu yang bersih dan tidak menghantarkan listrik. Harga APAR Co2 Carbondioksida Alat ini efektif untuk memadamkan api kelas B (api dari cairan yang mudah terbakar seperti minyak, bensin, atau pelumas) dan kelas C (api dari peralatan listrik yang terbakar).

APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida biasanya terdiri dari tabung berisi gas karbon dioksida yang disimpan di bawah tekanan tinggi. Saat dipicu, gas CO2 dikeluarkan melalui nozzle atau selang yang disematkan pada tabung tersebut. Ketika gas ini dilepaskan, ia menciptakan efek pendinginan dan menghilangkan oksigen di sekitar area terbakar, sehingga memadamkan api.

Meskipun APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida sangat efektif dalam memadamkan api kelas B dan C, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakannya. Pertama, karena CO2 menggantikan oksigen di udara, pengguna perlu berhati-hati untuk menghindari terpapar gas tersebut dalam jumlah yang berlebihan. Juga, karena tekanan gas dalam tabung, pengguna harus mengikuti prosedur penggunaan yang benar dan menghindari menyimpan atau menggunakan APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dalam kondisi yang tidak sesuai. Harga Alat Pemadam Api

 

Penting untuk diingat bahwa APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida adalah alat pemadam api yang sangat berguna, tetapi bukanlah solusi untuk semua jenis kebakaran. Perlu untuk memiliki pengetahuan tentang jenis kebakaran yang dapat dipadamkan dengan APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dan jenis kebakaran yang memerlukan pendekatan lain. Selain itu, pelatihan dalam penggunaan APAR dan penanganan kebakaran secara umum sangat disarankan untuk semua orang yang berpotensi menghadapi situasi darurat semacam itu. 

 

Penting untuk diingat bahwa setiap APAR, termasuk APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida , harus diperiksa secara teratur untuk memastikan bahwa mereka dalam kondisi kerja yang baik. Pengecekan rutin meliputi memeriksa tekanan gas dalam tabung, memastikan bahwa selang dan nozzle tidak tersumbat atau rusak, dan memverifikasi tanggal kadaluwarsa atau masa penggantian yang mungkin ada untuk komponen-komponen tertentu.

 

Selain itu, lokasi strategis penempatan APAR di sekitar area yang rentan terhadap kebakaran juga sangat penting. Pastikan APAR mudah diakses dan terlihat dengan jelas, dan bahwa personel yang bekerja di area tersebut dilatih untuk menggunakan APAR dengan benar. 

 

Terakhir, APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida tidak boleh digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A (api dari bahan-bahan padat seperti kayu atau kertas) karena CO2 tidak efektif dalam memadamkan jenis kebakaran ini. Untuk kebakaran kelas A, alat pemadam api seperti air atau bahan pemadam lainnya harus digunakan. 

 

Dengan memahami cara kerja, pemeliharaan, dan batasan APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida , serta melatih personel dalam penggunaannya, kita dapat meningkatkan keselamatan dan kesiapan dalam menghadapi situasi kebakaran di tempat kerja atau lingkungan lainnya. Alat Pemadam Api Ringan APAR STARVVO Bersertifikat

 

Bahan utama yang digunakan dalam APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida adalah tabung yang berisi gas karbon dioksida (CO2) yang disimpan di bawah tekanan tinggi. Tabung ini biasanya terbuat dari bahan logam yang tahan terhadap tekanan tinggi, seperti baja karbon atau aluminium. Tabung harus dirancang untuk menahan tekanan gas CO2 yang tinggi tanpa bocor atau pecah. Alat pemadam Api APAR Co2 Carbondioksida 

 

Selain itu, APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dilengkapi dengan komponen-komponen seperti nozzle atau selang yang terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia dengan CO2 dan dapat menyalurkan gas dengan lancar dan aman. Komponen lainnya mungkin termasuk katup pelepas tekanan, pengukur tekanan, dan fitur keselamatan lainnya untuk memastikan APAR dapat dioperasikan dengan aman dan efektif. 

Selain bahan-bahan tersebut, APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida juga menggunakan gas karbon dioksida itu sendiri sebagai agen pemadam api. CO2 adalah gas yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak beracun, yang membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk memadamkan api di lingkungan di mana kebersihan dan ketidakberacunan sangat penting, seperti ruang server atau laboratorium. Ketika dilepaskan, CO2 menggantikan oksigen di udara, menghilangkan sumber pembakaran dan memadamkan api.

Ketika memilih APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida , penting untuk memastikan bahwa semua komponen dan bahan yang digunakan memenuhi standar keselamatan dan kualitas yang relevan. Pengecekan berkala dan pemeliharaan rutin juga penting untuk memastikan bahwa APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida siap digunakan dalam situasi darurat.

 

Selain komponen utama yang disebutkan sebelumnya, APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida juga dapat memiliki beberapa fitur tambahan yang dirancang untuk meningkatkan kinerja dan keselamatan. Beberapa fitur tambahan ini termasuk: 


  1. Indikator Tekanan: Sebuah indikator tekanan yang terpasang pada tabung gas CO2 dapat memberikan informasi visual tentang apakah tekanan dalam tabung masih dalam rentang yang aman. Ini memungkinkan pengguna untuk memeriksa ketersediaan gas sebelum atau selama penggunaan APAR.

  2. Katup Pemicu: APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida biasanya dilengkapi dengan katup pemicu yang dirancang untuk dengan cepat melepaskan gas CO2 saat dipicu. Katup ini harus dirancang dengan cermat untuk memastikan operasi yang andal dan respons instan saat diperlukan.

  3. Pegangan dan Selang: APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dilengkapi dengan pegangan yang memudahkan penggunaan dan penuntasan, serta selang yang cukup panjang untuk mencapai area yang terbakar dengan mudah. Selang ini biasanya terbuat dari bahan yang tahan terhadap tekanan dan suhu ekstrem.

  4. Fitur Keselamatan Tambahan: Beberapa APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida mungkin dilengkapi dengan fitur keselamatan tambahan seperti katup pengaman atau katup pelepas tekanan tambahan untuk mencegah kegagalan struktural atau tekanan yang berlebihan pada tabung gas.

Semua fitur tambahan ini dirancang untuk meningkatkan kinerja dan keselamatan APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dalam situasi darurat. Penting untuk memahami fungsi dan cara kerja setiap fitur ini agar dapat menggunakan APAR dengan benar dan efektif saat diperlukan. Selain itu, pelatihan dalam penggunaan APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida sangat disarankan untuk semua orang yang berpotensi menghadapi situasi kebakaran di lingkungan kerja atau lainnya.

  1. Penyangga dan Pelindung: Beberapa APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dilengkapi dengan penyangga atau pelindung tambahan di sekitar tabung atau katup untuk melindungi perangkat dari kerusakan mekanis selama penyimpanan atau penggunaan. Penyangga ini dapat terbuat dari bahan seperti karet atau plastik yang tahan terhadap benturan.

  2. Label dan Instruksi Penggunaan: Setiap APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida harus dilengkapi dengan label yang jelas dan instruksi penggunaan yang mudah dipahami. Label ini biasanya menyediakan informasi tentang cara menggunakan APAR dengan benar, batasan penggunaan, dan tindakan keselamatan yang harus diikuti dalam situasi darurat.

  3. Pemeliharaan dan Pengujian Rutin: Untuk memastikan kinerja yang optimal, APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida harus menjalani pemeliharaan dan pengujian rutin sesuai dengan pedoman produsen dan standar keselamatan yang berlaku. Ini dapat mencakup pengujian tekanan tabung, pemeriksaan visual komponen, dan penggantian atau pengisian ulang gas CO2 sesuai kebutuhan.


  1. Kompatibilitas dengan Lingkungan: Saat memilih APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida , penting untuk mempertimbangkan kompatibilitasnya dengan lingkungan tempat APAR akan digunakan. Misalnya, dalam lingkungan di mana kebersihan dan ketidakberacunan sangat penting, seperti laboratorium atau fasilitas pengolahan makanan, APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dapat menjadi pilihan yang lebih baik daripada APAR yang menggunakan bahan pemadam api kimia.

Dengan memperhatikan semua faktor ini dan memastikan bahwa APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dipelihara dan digunakan dengan benar, kita dapat meningkatkan keselamatan dan kesiapan dalam menghadapi situasi kebakaran di berbagai lingkungan.

Tentu, mari kita lanjutkan dengan fungsi APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dalam memadamkan kebakaran. Berikut adalah fungsi utama dari Alat Pemadam Api Ringan (APAR) CO2 berbasis karbon dioksida:

  1. Pemadaman Api Kelas B: APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida efektif dalam memadamkan kebakaran kelas B, yang melibatkan bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti minyak, bensin, pelumas, atau cat minyak. Ketika gas CO2 dilepaskan dari APAR, ia menggantikan oksigen di sekitar api, mengurangi ketersediaan oksigen yang diperlukan untuk pembakaran, sehingga memadamkan api.

 

  1. Pemadaman Api Kelas C: APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida juga cocok untuk memadamkan kebakaran kelas C, yang melibatkan peralatan listrik yang terbakar. Gas CO2 tidak menghantarkan listrik, sehingga aman untuk digunakan pada peralatan listrik yang terbakar tanpa risiko kejutan listrik bagi petugas pemadam atau pengguna APAR.

  2. Tidak Meninggalkan Residu: Salah satu keuntungan utama dari menggunakan CO2 sebagai agen pemadam api adalah bahwa ia tidak meninggalkan residu atau sisa setelah penggunaan. Ini membuatnya ideal untuk digunakan di lingkungan di mana kebersihan dan pemeliharaan peralatan setelah kebakaran sangat penting, seperti dalam laboratorium atau ruang server.

  3. Cepat dan Efektif: APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida memberikan pemadam api instan begitu dilepaskan. Gas CO2 keluar dari tabung dengan tekanan tinggi dan menutupi area terbakar dengan cepat, mengurangi risiko penyebaran api atau kerusakan yang lebih lanjut.

  4. Tidak Merusak Peralatan: Selain tidak meninggalkan residu, CO2 juga tidak merusak peralatan atau barang berharga lainnya saat digunakan untuk memadamkan kebakaran. Ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan di lingkungan di mana perlindungan peralatan atau barang berharga dari kerusakan akibat pemadaman api sangat penting.


 

Dengan fungsi-fungsi ini, APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida merupakan alat pemadam api yang sangat efektif dan serbaguna untuk memadamkan kebakaran kelas B dan C di berbagai lingkungan, mulai dari kantor dan pabrik hingga laboratorium dan fasilitas penyimpanan.

 


 
  1. Kebutuhan Oksigen yang Dikurangi: CO2 yang dilepaskan dari APAR mengurangi konsentrasi oksigen di sekitar area terbakar. Karena kebakaran memerlukan oksigen untuk berkembang, pengurangan ketersediaan oksigen secara signifikan dapat membantu memadamkan api dengan efektif.
  2. Keamanan Operator: Penggunaan APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dapat mengurangi risiko bagi operator karena gas CO2 tidak beracun dan tidak meninggalkan residu berbahaya. Hal ini membantu memastikan keselamatan mereka selama dan setelah penggunaan APAR.
  3. Reaksi Cepat: APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida menyediakan pemadam api yang cepat dan responsif. Ketika situasi darurat terjadi, respon cepat adalah kunci untuk membatasi kerusakan dan bahaya, dan APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida memberikan solusi yang efektif dalam hal ini.
  4. Penggunaan di Lingkungan Khusus: Kelebihan CO2 sebagai agen pemadam api adalah kemampuannya untuk digunakan di lingkungan khusus di mana pemadaman dengan air atau bahan kimia tidak praktis atau berisiko, seperti di sekitar peralatan listrik atau bahan kimia berbahaya.
  5. Pelatihan dan Kesadaran: Fungsi penting lainnya dari APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida adalah untuk membantu meningkatkan kesadaran akan kebakaran dan keselamatan di lingkungan kerja atau publik. Dengan menyediakan APAR yang mudah diakses dan dilengkapi dengan instruksi yang jelas, orang dapat merasa lebih siap untuk menghadapi kebakaran dan mengurangi risiko cedera atau kerugian.
Dengan mempertimbangkan semua fungsi ini, APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida menjadi alat yang penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di berbagai lingkungan.
JENIS ALAT PEMADAM API
CO2 PEMADAM API Dalam konteks kebakaran kelas BC, karbon dioksida (CO2) biasanya digunakan sebagai agen pemadam api karena sifatnya yang tidak bersifat konduktif dan dapat menggantikan oksigen dari ruang pembakaran, sehingga memadamkan api. CO2 dalam sistem pemadam api kelas BC terutama terdiri dari dua jenis: Harga Alat Pemadam Api Berat APAB Troley Co2 Carbondioksida,
  1. CO2 Pemadam Api Portabel: Merupakan jenis CO2 yang disimpan dalam tabung tekanan tinggi. Tabung-tabung ini dapat dibawa dan digunakan oleh petugas pemadam kebakaran atau personel yang terlatih untuk menangani kebakaran kelas BC. Ketika dilepaskan ke dalam ruang pembakaran, CO2 ini membanjiri area dan menghilangkan oksigen yang diperlukan untuk pembakaran, memadamkan api.
  2. Sistem CO2 Pemadam Api Otomatis: Sistem ini biasanya terpasang di area atau ruang tertentu yang memerlukan perlindungan terhadap kebakaran, seperti ruang server komputer atau ruang mesin yang berisi peralatan elektronik sensitif. Sistem ini secara otomatis melepaskan CO2 ke ruang tersebut jika terdeteksi adanya kebakaran. CO2 ini biasanya disimpan dalam tangki besar dan dilepaskan melalui sistem pipa dan nozzle untuk memadamkan api.
Keduanya adalah jenis CO2 yang umum digunakan dalam pemadam api kelas BC untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan bahan-bahan yang mudah terbakar seperti minyak, lemak, dan bahan bakar cair. 
FUNGSI
Fungsi CO2 dalam pemadam api kelas BC adalah untuk memadamkan kebakaran dengan menghilangkan atau mengurangi ketersediaan oksigen yang diperlukan untuk pembakaran. Berikut adalah beberapa fungsi CO2 dalam konteks ini:

 


 
  1. Memadamkan Api: CO2 bertindak dengan cepat untuk mengurangi kadar oksigen di sekitar api, sehingga menghentikan proses pembakaran. Tanpa oksigen yang cukup, api akan mati.
  2. Tidak Merusak Bahan: CO2 adalah agen pemadam api yang tidak konduktif, tidak meninggalkan residu atau tidak merusak permukaan bahan yang terkena kebakaran. Ini membuatnya cocok untuk digunakan di sekitar peralatan elektronik sensitif atau bahan-bahan yang rentan terhadap kerusakan akibat pemadam api yang bersifat korosif.
  3. Mudah Disimpan dan Digunakan: CO2 dapat disimpan dalam tabung-tekanan tinggi atau tangki besar, membuatnya mudah diangkut dan digunakan oleh petugas pemadam kebakaran atau sistem otomatis. Ini memungkinkan respons cepat terhadap kebakaran.
  4. Tidak Meninggalkan Jejak Residu: Setelah CO2 digunakan untuk memadamkan kebakaran, tidak ada residu yang tersisa. Ini mengurangi waktu dan biaya pembersihan setelah kebakaran.
  5. Efektif pada Kebakaran Kelas BC: CO2 adalah agen pemadam api yang efektif untuk kebakaran kelas BC, yang melibatkan bahan-bahan yang mudah terbakar seperti minyak, lemak, dan bahan bakar cair.
Dengan demikian, fungsi CO2 dalam pemadam api kelas BC adalah untuk memberikan solusi cepat dan efektif untuk memadamkan kebakaran, mengurangi risiko kerusakan dan memastikan keselamatan area yang terkena kebakaran. 
SPESIFIKASI

Spesifikasi CO2 dalam pemadam api kelas BC bervariasi tergantung pada jenisnya, apakah itu pemadam api portabel atau sistem pemadam otomatis. Berikut adalah beberapa spesifikasi umum:
  1. Kandungan CO2: Pemadam api CO2 biasanya mengandung CO2 murni dengan kadar yang tinggi, seringkali lebih dari 99,5% kemurnian, untuk memastikan efektivitasnya dalam memadamkan api.
  2. Tekanan: Tabung CO2 portabel memiliki tekanan yang tinggi untuk memastikan pemadaman yang cepat dan efektif. Tekanan ini biasanya berkisar antara 850 hingga 900 psi (pounds per square inch).
  3. Kapasitas: Kapasitas tabung CO2 portabel bervariasi tergantung pada ukurannya. Mereka bisa memiliki kapasitas mulai dari beberapa kilogram hingga beberapa puluhan kilogram CO2.
  4. Sistem Pemadam Otomatis: Sistem CO2 otomatis biasanya menggunakan tangki CO2 yang lebih besar dengan kapasitas yang lebih besar daripada tabung portabel. Mereka dapat menyimpan ribuan kilogram CO2 dan terhubung ke sistem deteksi kebakaran untuk melepaskan CO2 secara otomatis saat terdeteksi kebakaran.
  5. Pipa dan Nozzle: Sistem CO2 otomatis dilengkapi dengan pipa dan nozzle untuk mendistribusikan CO2 secara merata ke area yang terkena kebakaran.
  6. Waktu Penyemprotan: Waktu pemadaman CO2 tergantung pada ukuran tabung atau tangki, tekanan, dan laju aliran CO2. Biasanya, pemadaman CO2 terjadi dalam beberapa detik setelah pelepasan.
  7. Kemampuan Pemadaman: CO2 efektif dalam memadamkan kebakaran kelas BC, tetapi tidak cocok untuk semua jenis kebakaran. Misalnya, CO2 tidak efektif dalam memadamkan kebakaran kelas A (material padat) karena tidak memiliki kemampuan pendinginan atau pembatasan pemindahan panas.
 
Spesifikasi CO2 dalam pemadam api kelas BC ini dirancang untuk memberikan solusi yang cepat, efektif, dan aman dalam situasi kebakaran. Spesifikasi CO2 (karbon dioksida) sebagai agen pemadam kebakaran kelas BC biasanya termasuk dalam tabung tekanan tinggi yang disimpan dalam bentuk cair di bawah tekanan tinggi. Berikut adalah beberapa spesifikasi umum untuk tabung CO2 pemadam kebakaran:

  1. Tekanan Tinggi: Biasanya, tabung CO2 memiliki tekanan antara 850 hingga 1000 psi (pounds per square inch) atau sekitar 58 hingga 69 bar.
  2. Kapasitas: Tabung CO2 tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari beberapa kilogram hingga beberapa puluhan kilogram CO2.
  3. Material Tabung: Tabung CO2 biasanya terbuat dari baja berkualitas tinggi yang tahan tekanan tinggi.
  4. Sistem Pemadaman: CO2 digunakan dalam bentuk gas yang dilepaskan melalui nosel saat tabungnya diaktifkan. Ini menghasilkan pemadaman yang cepat dan efektif karena CO2 adalah agen pemadam kebakaran yang tidak menghantarkan listrik dan tidak meninggalkan residu yang berbahaya setelahnya.
  5. Pemakaian: CO2 efektif untuk pemadaman kebakaran kelas B (bahan cair atau cairan yang mudah terbakar seperti minyak, bensin, dan pelarut organik) dan kelas C (kebakaran listrik). Namun, perlu diingat bahwa CO2 juga memiliki beberapa risiko, seperti kurangnya efektivitas dalam mengatasi kebakaran kelas A (bahan padat) karena tidak memiliki kemampuan untuk mendinginkan bahan yang terbakar.
  6. Ukuran dan Portabilitas: Tabung CO2 tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari yang sangat portabel untuk penggunaan pribadi hingga yang lebih besar untuk penggunaan komersial atau industri.
Penting untuk memperhatikan panduan dan regulasi setempat terkait dengan penggunaan dan penanganan tabung CO2, karena penggunaan yang tidak benar dapat mengakibatkan cedera atau kerusakan lingkungan.
 
KELAS KEBAKARAN API 
APAR (Alat Pemadam Api Ringan) CO2 (Karbon Dioksida) adalah jenis pemadam api portabel yang menggunakan karbon dioksida sebagai agen pemadamnya. Ini adalah pemadam api yang efektif terutama untuk kebakaran kelas B dan C, yang melibatkan cairan mudah terbakar (kelas B) dan peralatan listrik (kelas C). Berikut adalah spesifikasi umum untuk APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida : Kapasitas: APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari beberapa kilogram hingga beberapa puluhan kilogram karbon dioksida. Kapasitas ini menentukan berapa lama pemadam api dapat digunakan dan seberapa besar area yang dapat dipadamkan.
  1. Tabung: APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida biasanya menggunakan tabung tekanan tinggi yang terbuat dari baja yang kuat dan tahan korosi untuk menyimpan karbon dioksida. Tabung ini dirancang untuk menahan tekanan tinggi yang diperlukan untuk melepaskan CO2 dengan kecepatan dan tekanan yang cukup untuk memadamkan kebakaran.
  2. Tekanan: Tabung CO2 dalam APAR biasanya memiliki tekanan tinggi, berkisar antara 850 hingga 900 psi (pounds per square inch). Tekanan ini penting untuk memastikan pemadaman yang cepat dan efektif saat CO2 dilepaskan.
  3. Nozzle: APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dilengkapi dengan nozzle yang dirancang khusus untuk mendistribusikan CO2 secara merata ke area yang terkena kebakaran. Nozzle ini memungkinkan pengguna untuk mengarahkan aliran CO2 ke titik yang tepat di mana kebakaran sedang terjadi.
  4. Penyemprotan: CO2 dalam APAR melepaskan dalam bentuk gas yang membanjiri area yang terkena kebakaran, menghilangkan oksigen yang diperlukan untuk pembakaran dan memadamkan api.
  5. Kemampuan Pemadaman: APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida efektif dalam memadamkan kebakaran kelas B (cairan mudah terbakar seperti minyak, bahan bakar, dan pelarut) dan kelas C (peralatan listrik). Namun, tidak efektif untuk kebakaran kelas A (material padat) karena kurangnya kemampuan pendinginan.
  6. Kemurnian CO2: CO2 dalam APAR biasanya memiliki kemurnian yang tinggi, seringkali lebih dari 99,5%, untuk memastikan efektivitas dalam pemadaman kebakaran.
APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida adalah alat pemadam api yang berguna dan efektif untuk situasi kebakaran kelas B dan C di mana pemadaman cepat dan tanpa residu yang merusak diperlukan.

UKURAN 

Berat sebuah APAR (Alat Pemadam Api Ringan) CO2 (karbon dioksida) tergantung pada kapasitasnya. APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida biasanya tersedia dalam beberapa kapasitas, seperti 2 kg, 5 kg, atau 9 kg. Berat pastinya tertera pada label atau spesifikasi produk. Sebagai contoh, APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dengan kapasitas 2 kg biasanya memiliki berat sekitar 5-7 kg, sedangkan APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dengan kapasitas 5 kg bisa memiliki berat sekitar 13-15 kg.

 

 ALAT PEMADAM API CO2 3,2 KG

Alat pemadam api CO2 seberat 3,2 kg adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memadamkan kebakaran dengan menggunakan karbon dioksida (CO2) sebagai agen pemadamnya. Biasanya, alat ini digunakan untuk kebakaran kelas B (minyak, bensin, dll.) dan kelas C (listrik) di mana penggunaan air mungkin tidak efektif atau bahkan berbahaya.

 

CO2 adalah gas yang tidak meninggalkan residu atau tidak menyebabkan korosi, sehingga sering digunakan di tempat-tempat seperti laboratorium, ruang mesin, atau peralatan elektronik. Perangkat pemadam api CO2 bekerja dengan cara melepaskan gas CO2 yang mengurangi kadar oksigen di sekitar api, sehingga memadamkannya.

 

Perangkat pemadam api CO2 ini memiliki kelebihan dalam memadamkan api secara cepat tanpa meninggalkan residu yang dapat merusak. Namun, perlu diingat bahwa penggunaannya memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang tepat untuk memastikan keselamatan penggunaan dan efektivitasnya.

 

Alat pemadam api CO2 seberat 3,2 kg adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memadamkan kebakaran dengan menggunakan karbon dioksida (CO2) sebagai agen pemadamnya. Biasanya, alat ini digunakan untuk kebakaran kelas B (minyak, bensin, dll.) dan kelas C (listrik) di mana penggunaan air mungkin tidak efektif atau bahkan berbahaya.

 

CO2 adalah gas yang tidak meninggalkan residu atau tidak menyebabkan korosi, sehingga sering digunakan di tempat-tempat seperti laboratorium, ruang mesin, atau peralatan elektronik. Perangkat pemadam api CO2 bekerja dengan cara melepaskan gas CO2 yang mengurangi kadar oksigen di sekitar api, sehingga memadamkannya.

 

Perangkat pemadam api CO2 ini memiliki kelebihan dalam memadamkan api secara cepat tanpa meninggalkan residu yang dapat merusak. Namun, perlu diingat bahwa penggunaannya memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang tepat untuk memastikan keselamatan penggunaan dan efektivitasnya.

 

Kapasitas dan Waktu: Pertimbangkan kapasitas alat pemadam api CO2 dan perkiraan waktu pemadaman yang dibutuhkan. Dengan kapasitas 3,2 kg, alat ini mungkin cocok untuk mengatasi kebakaran dalam skala kecil hingga menengah. Namun, untuk kebakaran yang lebih besar, mungkin diperlukan lebih dari satu alat atau jenis pemadam api lainnya.

HARGA APAR ALAT PEMADAM API RINGAN CO2 CARBONDIOKSIDA

Harga alat pemadam api CO2  dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, seperti merek, kapasitas, dan kualitas. Umumnya, harga APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida akan lebih tinggi daripada jenis pemadam api lainnya karena teknologi dan bahan yang digunakan.

Untuk memberikan gambaran kasar, harga APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida bisa berkisar antara beberapa ratus hingga beberapa ribu dolar, tergantung pada spesifikasi dan ukurannya. Variasi harga ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti standar keselamatan yang dipatuhi, sertifikasi, dan ketersediaan di pasar lokal.

Penting untuk mempertimbangkan bahwa ketika membeli APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida , Anda juga harus memperhitungkan biaya perawatan dan pengujian reguler untuk memastikan bahwa perangkat tersebut berfungsi dengan baik saat dibutuhkan. Jika Anda tertarik untuk membeli APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida , disarankan untuk membandingkan berbagai merek dan model, serta berkonsultasi dengan penjual atau ahli keselamatan yang berpengalaman untuk memastikan Anda mendapatkan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Harga alat pemadam api CO2 dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, termasuk merek, kapasitas, dan kualitas alat tersebut. Secara umum, harga untuk alat pemadam api CO2 biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan jenis pemadam api lainnya karena teknologi dan bahan pemadam yang digunakan.

Untuk APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dengan kapasitas sekitar 3,2 kg, harga bisa berkisar antara beberapa ratus hingga beberapa ribu rupiah, tergantung pada merek dan kualitasnya. Faktor lain yang dapat memengaruhi harga adalah apakah alat tersebut bersertifikasi oleh lembaga atau badan yang berwenang dalam bidang keselamatan, seperti Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Indonesia atau lembaga serupa di negara lain.

Penting untuk mempertimbangkan kebutuhan spesifik dan anggaran Anda saat memilih alat pemadam api CO2. Pastikan untuk memilih produk yang memenuhi standar keselamatan yang relevan dan membelinya dari pemasok yang terpercaya untuk memastikan kualitas dan keandalannya dalam situasi darurat.
 
APAR ALAT PEMADAM API RINGAN CO2 CARBONDIOKSIDA 4,6KG

Harga APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dengan kapasitas sekitar 4,6 kg juga dapat bervariasi tergantung pada merek, kualitas, dan sertifikasi keselamatan. Umumnya, dengan kapasitas yang lebih besar, harga APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida akan cenderung lebih tinggi daripada yang berkapasitas lebih kecil.

 

Di pasar, harga untuk APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dengan kapasitas sekitar 4,6 kg bisa berkisar antara beberapa ratus hingga beberapa ribu rupiah, tergantung pada berbagai faktor seperti merek, kualitas pembuatan, dan sertifikasi keselamatan.

Sebelum membeli, pastikan untuk mempertimbangkan kebutuhan spesifik Anda, termasuk lingkungan di mana alat tersebut akan digunakan, standar keselamatan yang berlaku, dan anggaran yang tersedia. Selain itu, pastikan untuk membeli dari pemasok yang terpercaya dan memeriksa apakah alat tersebut memiliki sertifikasi yang diperlukan sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku di wilayah Anda.

Untuk APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida dengan kapasitas sekitar 4,6 kg, harganya juga akan bervariasi tergantung pada merek, kualitas, serta penjualnya. Secara umum, alat pemadam api CO2 dengan kapasitas yang lebih besar akan memiliki harga yang lebih tinggi.

Di pasaran, harga untuk APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida berukuran 4,6 kg biasanya dapat berkisar antara beberapa ratus hingga beberapa ribu rupiah, tergantung pada spesifikasi dan mereknya. Namun, harga yang tepat dapat berbeda tergantung pada faktor-faktor seperti negara tempat Anda tinggal, persyaratan regulasi lokal, dan sumber dari mana Anda membeli alat tersebut (misalnya, dari toko perlengkapan keselamatan, distributor resmi, atau pengecer online).

Saat membeli APAR Alat Pemadam Api Ringan Co2 Carbondioksida , pastikan untuk mempertimbangkan tidak hanya harga, tetapi juga kualitas, sertifikasi keselamatan, dan layanan purna jual yang ditawarkan oleh penjual atau produsennya. Selalu penting untuk memastikan bahwa alat pemadam api yang Anda beli telah diuji dan memenuhi standar keselamatan yang relevan untuk memastikan efektivitasnya dalam situasi darurat.

 

JENIS- JENIS APAR (ALAT PEMADAM API RINGAN)
Berdasarkan Bahan pemadam api yang digunakan, APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dapat digolongkan menjadi beberapa Jenis. Diantaranya terdapat 4 jenis APAR yang paling umum digunakan, yaitu :

 

2. ALAT PEMADAM API (APAR) BUSA FOAM (AFFF)

 

APAR Jenis Busa ini adalah Jenis APAR yang terdiri dari bahan kimia yang dapat membentuk busa. Busa AFFF (Aqueous Film Forming Foam) yang disembur keluar akan menutupi bahan yang terbakar sehingga Oksigen tidak dapat masuk untuk proses kebakaran. APAR Jenis Busa AFFF ini efektif untuk memadamkan api yang ditimbulkan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Kain, Karet dan lain sebagainya (Kebakaran Kelas A) serta kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti Minyak, Alkohol, Solvent dan lain sebagainya (Kebakaran Jenis B). 
Kebakaran dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis bahan bakar yang terlibat. Secara umum, kebakaran diklasifikasikan menjadi empat kelas utama:
  1. Kelas A: Kebakaran bahan padat, seperti kayu, kertas, dan kain.
  2. Kelas B: Kebakaran bahan cair, seperti minyak, bensin, dan pelarut.
Pencegahan Kebakaran Pencegahan kebakaran sangat penting untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran. Langkah-langkah pencegahan meliputi penggunaan peralatan pemadam api yang sesuai, pengelolaan bahan berbahaya dengan hati-hati, instalasi sistem deteksi asap dan alarm kebakaran, serta pelatihan untuk tindakan darurat dalam situasi kebakaran.
 
3. ALAT PEMADAM API (APAR) SERBUK KIMIA DRY CHEMICAL POWDER

 

APAR Jenis Serbuk Kimia atau Dry Chemical Powder Fire Extinguisher terdiri dari serbuk kering kimia yang merupakan kombinasi dari Mono-amonium danammonium sulphate. Serbuk kering Kimia yang dikeluarkan akan menyelimuti bahan yang terbakar sehingga memisahkan Oksigen yang merupakan unsur penting terjadinya kebakaran. APAR Jenis Dry Chemical Powder ini merupakan Alat pemadam api yang serbaguna karena efektif untuk memadamkan kebakaran di hampir semua kelas kebakaran seperti Kelas A, B dan C. Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder
APAR (Alat Pemadam Api Ringan) powder, atau yang lebih dikenal sebagai APAR serbuk, adalah jenis APAR yang menggunakan serbuk kering untuk memadamkan api. Serbuk yang digunakan biasanya adalah serbuk kering kimia yang efektif untuk memadamkan api kelas A, B, dan C. 

 

  • Kelas A: Api dari material padat seperti kayu, kertas, dan kain.
  • Kelas B: Api dari bahan cair seperti minyak, bensin, dan pelumas.
  • Kelas C: Api dari peralatan listrik.
APAR powder bekerja dengan cara menutupi api dengan serbuk kering yang menghambat pasokan oksigen, sehingga memadamkan api. Serbuk ini juga bisa mendinginkan suhu bahan yang terbakar. APAR powder sering digunakan di berbagai tempat seperti kantor, rumah, kendaraan, dan tempat-tempat umum lainnya karena dapat mengatasi berbagai jenis kebakaran dengan efektif.

 

APAR Jenis Dry Chemical Powder tidak disarankan untuk digunakan dalam Industri karena akan mengotori dan merusak peralatan produksi di sekitarnya. APAR Dry Chemical Powder umumnya digunakan pada mobil.
 
4. ALAT PEMADAM API (APAR)  CARBON DIOXIDE (CO2)

 

APAR Jenis Karbon Dioksida (CO2) adalah Jenis APAR yang menggunakan bahan Karbon Dioksida (Carbon Dioxide / CO2) sebagai bahan pemadamnya.  APAR Karbon Dioksida sangat cocok untuk Kebakaran Kelas B (bahan cair yang mudah terbakar) dan Kelas C (Instalasi Listrik yang bertegangan).

Kelas kebakaran adalah klasifikasi yang digunakan untuk mengelompokkan jenis-jenis kebakaran berdasarkan materi yang terbakar. Sistem kelas kebakaran ini membantu dalam pemilihan alat pemadam yang sesuai untuk menangani kebakaran yang terjadi. Berikut adalah beberapa kelas kebakaran yang umum:

Kelas B: Kebakaran kelas B terjadi pada cairan mudah terbakar seperti minyak, bensin, pelarut, atau lemak. Alat pemadam yang efektif untuk kebakaran kelas B termasuk pemadam api CO2, pemadam api bubuk kering, atau pemadam api busa. 

 

  1. Kelas C: Kebakaran kelas C terjadi pada bahan-bahan yang melibatkan gas seperti propana, metana, atau hidrogen. Alat pemadam yang cocok untuk kebakaran kelas C adalah pemadam api CO2 atau pemadam api bubuk kering.

Memahami kelas kebakaran sangat penting dalam menentukan strategi pemadaman yang tepat dan memilih alat pemadam yang sesuai untuk keadaan darurat. Pelatihan yang tepat dalam penggunaan alat pemadam yang sesuai juga diperlukan untuk memastikan pemadaman kebakaran dilakukan dengan aman dan efektif. 

Related Articles

Alat Pemadam Api Co2 Carbondioksida

Alat Pemadam Api Co2 Carbondioksida Kelas Bc

Kontak

WA- 081317980707

 HP- 0822 7796 0808

Tlp+6221-38799105

 Info@Lavindosafety.com

Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok O-41, Jl. Letjen Suprapto , Jakarta Pusat 10640

 

Visitor Counter

United States of America 50.0% United States of America
Indonesia 26.2% Indonesia
Taiwan, Province of China 5.1% Taiwan, Province of China
Brazil 2.8% Brazil

Total:

43

Countries
000007
Today: 2
This Week: 10
This Month: 19
This Year: 19

Google Maps

Sertifikat